Salin Artikel

Semboyan dan Slogan Kota Solo Beserta Makna dan Artinya

KOMPAS.com – Setiap Kota di Indonesia memiliki motto atau slogan atau semboyan masing-masing untuk mempromosikan daerahnya. 

Setiap kalimat atau kata yang dipilih tersebut benar-benar disesuaikan dengan karakter daerahnya masing-masing. 

Misalnya saja di Kota Solo atau Surakarta, Jawa Tengah memiliki motto sendiri yakni “Mulat sarira angrasa wani”. 

Kalimat itu jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia memiliki arti “Intropeksi diri, merasa berani”, seperti yang dikutip dari dprd.surakarta.go.id, Sabtu (19/3/2022). 

Kemudian untuk semboyannya Solo memilih kata “Berseri” yang merupakan kepanjangan dari bersih, sehat, rapi, dan indah. 

Tak hanya mengandalkan dua kalimat tersebut, Solo juga punya semboyan yang dipakai untuk mempromosikan pariwisatanya. 

“The Spirit of Java” dipilih untuk mengangkat citra Solo sebagai pusat kebudayaan Jawa. 

Jika diartikan Solo bisa disebut sebagai kota dengan jiwa Jawa yang masih kental dan juga akan terus dilestarikan. 

Semboyan tersebut didapatkan dari hasil sayembara pada 4 Oktober sampai 14 November 2005 lalu, dikutip dari Kompaspedia.

Sayembara yang diadakan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Solo selama beberapa hari itu berhasil dimenangkan oleh Dwi Endang Setyorini. 

Dwi Endang Setyorini adalah seorang perempuan yang berasal dari Giritoto, Ngemplak, Boyolali. 

Kota Solo dan wisata di sana

Kota yang punya luas wilayah mencapai 44,04 kilometer (km) ini secara administrasi dibagi menjadi lima kecamatan dan 54 kelurahan. 

Sebagai kota dengan kebudayaan Jawa yang masih mengakar, Solo punya banyak tradisi yang hingga kini masih dilakukan.

Salah satunya adalah Kirab Pusaka Satu Suro, yang sudah lama menjadi sebuah acara terkenal yang diselenggarakan oleh Kraton Solo atau Puro Mangkunegaran. 

Acara tersebut diketahui dilakukan di Solo setiap tahunnya, pada malam hari menjelang tanggal 1 Suro.  Selain masih memegang teguh budaya leluhurnya, Solo juga dikenal sebagai Kota Batik. 

Itu lantaran di setiap kawasan mulai dari pasar, mall dan pusat penjualan batik seperti Kampung Lawean, Batik bisa dengan mudah ditemui. 

Motif batik paling khas di Solo dan sudah terkenal di kalangan wisatawan adalah motif Parang Kusumo dan Truntum. 

https://travel.kompas.com/read/2022/03/20/130900227/semboyan-dan-slogan-kota-solo-beserta-makna-dan-artinya

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.