Sensasi di Sungai Ciberang - Kompas.com

Sensasi di Sungai Ciberang

Kompas.com - 18/07/2011, 10:15 WIB

Oleh: C Anto Saptowalyono

Wahana arung jeram buatan saat ini tak lagi sulit ditemukan warga di beberapa sarana rekreasi perkotaan. Namun, apabila ingin kembali menikmati sensasi alami melintasi riam-riam, Sungai Ciberang di Lebak, Banten, kiranya dapat menjadi satu pilihan tempat untuk berarung jeram.

Matahari pada Minggu (3/7/2011) pagi menguapkan embun yang menempel di daun pepohonan kawasan Kampung Muhara, Desa Ciladaeun, Kecamatan Lebak Gedong, Kabupaten Lebak, Banten. Cericit suara burung sesekali terdengar berpadu bunyi serangga, menyambut rombongan keluarga yang hendak berarung jeram di Sungai Ciberang.

Hari itu, Adrianto, panggilan akrabnya Adri, warga Graha Raya Bintaro Jaya, Tangerang Selatan, membawa sembilan anggota keluarganya ke Muhara yang menjadi lokasi start arung jeram. Padahal, empat hari sebelumnya, keluarga Adri baru saja berarung jeram di sungai yang hulunya di Gunung Halimun ini. ”Rabu kemarin kami agak kesorean sampai sini, jadi kemalaman di alur sungai,” kata Adri.

”Yang kemarin terlihat gelap di kiri-kanan sungai itu sebenarnya hutan lho Pak. Enggak kelihatan, ya, kemarin karena kemalaman,” seloroh Bay Iskandar, Direktur Banten Rafting Ciberang (BRC), operator arung jeram di Sungai Ciberang.

Pemandangan alami di rute sepanjang 10 kilometer itu menjadi daya tarik arung jeram di Sungai Ciberang. Belum lagi kesempatan menyaksikan beragam aktivitas warga yang terlihat saat melintasi kampung demi kampung. Di sekitar kampung Muhara terlihat warga yang menyeberangi sungai sambil memanggul sekarung gabah hasil panen. Dengan langkah terhuyung mengimbangi sapuan arus di dasar sungai, warga itu pun sempat membagi senyum. Keramahan khas di pedesaan.

Tiga rute

Setidaknya ada tiga rute menuju kawasan wisata arung jeram Ciberang di Kampung Muhara ini. Rute pertama adalah Jakarta-Serang-Pandeglang-Rangkasbitung-Cipanas-Kampung Muhara. Rute kedua adalah lewat Tigaraksa-Tenjo-Jasinga-Cipanas-Muhara.

Bagi wisatawan dari Jakarta, Bay menawarkan rute ketiga karena lebih singkat. Rutenya adalah Jakarta-Bogor (melalui tol Jagorawi, keluar di Tol Sentul Selatan)-Leuwiliang-Jasinga-Cipanas-Muhara.

Begitu sampai, pengunjung tinggal mendaftar di kantor BRC. Setiap perahu dapat disewa minimal tiga orang, maksimal lima orang. Tiap perahu akan didampingi satu pemandu dari BRC.

Empat paket

Ada empat paket arung jeram yang ditawarkan BRC. Paket arus deras I, dengan panjang rute 700 meter yang ditempuh selama 20 menit, dapat dinikmati pengunjung dengan membayar Rp 50.000 per orang. Paket arus deras II, dengan harga tiket Rp 185.000 per orang, membawa peserta menyusuri riam Sungai Ciberang sepanjang 10 kilometer, waktu tempuh dua jam.

Paket arus deras III, dengan membayar Rp 350.000 per orang, akan mengajak berarung jeram selama 5 jam menyusuri Sungai Ciberang sepanjang 25 kilometer. Adapun paket lengkap seharga Rp 205.000 per orang menawarkan kesempatan berarung jeram di rute sepanjang 11 kilometer plus minuman selamat datang, makan siang, dan sajian kelapa muda.

Ada belasan riam di Sungai Ciberang yang akan dilintasi para peserta arung jeram. Masing-masing riam memiliki karakteristik dan ragam tingkat kesulitan.

Kawasan arung jeram Ciberang juga memiliki tempat beristirahat sejenak untuk mengatur napas agar tidak kepayahan mendayung, yaitu di kampung Bungawari. Medan sungai di sekitar tempat peristirahatan ini relatif datar dengan arus tenang. Tak heran ketika Idza, anak laki-laki Adri, yang tahun ini masuk kelas VI SD langsung menceburkan diri berenang.

Mendekati garis akhir, riam yang terbentuk akibat derasnya arus yang membentur bebatuan besar kian menantang. Mereka tidak lagi dapat saling bercanda. Pemandu yang duduk di bagian belakang perahu sibuk mengeluarkan komando untuk bahu-membahu supaya sukses melewati tantangan riam.

Sebagaimana pendaki gunung yang puas begitu menjejakkan kaki di puncak, peserta arung jeram pun merasakan kelegaan begitu perahu karet mereka mendarat di garis akhir. Sebentuk spirit yang dapat dibawa sebagai bekal ketika kembali bersekolah atau bekerja selepas liburan.


EditorI Made Asdhiana

Close Ads X