Menikmati Jajanan Pasar di Waroeng Kopi

Kompas.com - 09/04/2012, 07:48 WIB
EditorI Made Asdhiana

KOMPAS.com - Kehadiran Waroeng Kopi menambah satu lagi restoran atau kafe yang mengangkat makanan tradisional Indonesia. Menu yang ditawarkan banyak banget, dari makanan khas di Pulau Jawa dan Sumatera. Dan untuk kopi-nya pun datang dari segala penjuru Indonesia.

Waroeng Kopi berada di dalam Alun-Alun Indonesia, Grand Indonesia West Mall Level 3, Jakarta. Menurut saya tempatnya sangat adem, nyaman, dan tenang. Bisa untuk sekadar ngopi, makan, maupun untuk meeting santai. Saya pun mengajak teman-teman saya untuk mencoba Waroeng Kopi ini, dan mereka pun tampak tertarik untuk mencoba aneka makanan yang ada disini, terutama jajanan pasarnya, seperti cenil, sawut, ongol-ongol, dan masih banyak lagi.

Tapi sayang sekali pas kami kesitu sudah banyak menu jajanan yang sudah habis, mungkin karena itu sudah terlalu sore kali ya. Akhirnya kami pun hanya memesan Sawut dan Ongol-ongol. Sedangkan minuman yang kami pesan adalah Es Kopi Sidikalang, Teh Tarik, dan Cammomile Tea. Sedangkan untuk makanan kami pesan menu yang sama, yaitu Nasi Ayam Panggang Taliwang. Hanya satu orang yang hanya pesan Bubur Ketan Hitam  & Kacang Hijau. Yup, ini gara-gara ide dari waiter-nya yang bilang Nasi Ayam Panggang Taliwang favorit banget disini, jadilah kami memilih menu yang sama.

Jajanannya disajikan dalam keadaan hangat, membuat aromanya semakin terasa. Ongol-ongolnya lebih manis daripada Sawut-nya, kenyal banget dan gurih karena ada potongan kelapa kecil-kecil di dalam adonan ongol-ongolnya. Ditambah lagi dengan taburan kelapa parut yang menutup semua ongol-ongolnya. Mantap deh. Sawut yang terbuat dari ketela yang di parut ini juga enak, manis gula merahnya sangat terasa tapi tidak berlebihan. Sudah agak susah mencari jajanan kaya gini. Dan ternyata ada di Waroeng Kopi. Saya pun menyeruput es kopi Sidikalang sebagai teman makan ongol-ongol dan sawut, yummy...

Nasi Ayam Bakar Taliwang datang pas banget saat jajanan kami habis. Wahh porsinya banyak sekali, ayamnya pun ukurannya cukup besar. Seporsi berisi nasi putih, ayam bakar taliwang, kangkung plecing, dan dua buah krupuk gendar plus sambal mentah. Ayamnya lembut banget, dan bumbunya meresap hingga membuat rasa dagingnya sangat spicy. Kangkung plecingnya juga pedas dan segar. Enak banget lho. Tidak salah memang waiter-nya menyarankan kamu untuk pesan menu ini. Campurkan sambal mentahnya dan akan lebih terasa nikmat lagi ayam bakar taliwangnya.

Teman saya pun nampak sangat menikmati bubur ketan hitam dan kacang hijau pesanannya. Teh Tarik pun menjadi pilihannya untuk menemani bubur ketan hitam.

Memang asyik makan di Waroeng Kopi, selain menu makanannya yang banyak banget, disini pun kita bisa menikmati aneka macam kopi dan jajanan tradisional yang sudah jarang banget kita temui di kota Jakarta. Adem dan nyaman pula tempatnya. (Ita)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Borobudur Marathon Bisa Jadi Contoh Pengembangan Sport Tourism di NTB

Borobudur Marathon Bisa Jadi Contoh Pengembangan Sport Tourism di NTB

Travel Update
Thailand Tetap Wajibkan Tes PCR untuk Turis Asing

Thailand Tetap Wajibkan Tes PCR untuk Turis Asing

Travel Update
Budayawan Sebut Lombok NTB Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Budaya

Budayawan Sebut Lombok NTB Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Budaya

Travel Update
Akademisi Sebut Kemajuan Pariwisata Mandalika Jangan Bikin Daerah Lain Dilupakan

Akademisi Sebut Kemajuan Pariwisata Mandalika Jangan Bikin Daerah Lain Dilupakan

Travel Update
Swiss Larang Penerbangan dari 7 Negara akibat Omicron

Swiss Larang Penerbangan dari 7 Negara akibat Omicron

Travel Update
Cara Perancis Manfaatkan Acara Olahraga untuk Promosi Produk Lokal

Cara Perancis Manfaatkan Acara Olahraga untuk Promosi Produk Lokal

Travel Update
Berpotensi Gelar Sport Tourism, Pemprov NTB Bisa Tiru Perancis

Berpotensi Gelar Sport Tourism, Pemprov NTB Bisa Tiru Perancis

Travel Update
Kamboja Batasi Kedatangan dari 10 Negara untuk Antisipasi Varian Omicron

Kamboja Batasi Kedatangan dari 10 Negara untuk Antisipasi Varian Omicron

Travel Update
9 Negara Masuk Daftar Merah Inggris akibat Varian Omicron

9 Negara Masuk Daftar Merah Inggris akibat Varian Omicron

Travel Update
Lion Air Buka Rute Surabaya-Labuan Bajo PP, Harga Mulai Rp 1 Juta

Lion Air Buka Rute Surabaya-Labuan Bajo PP, Harga Mulai Rp 1 Juta

Travel Update
Lama Karantina WNI dan WNA di Indonesia Bakal Diperpanjang hingga 10 Hari

Lama Karantina WNI dan WNA di Indonesia Bakal Diperpanjang hingga 10 Hari

Travel Update
MotoGP 2022 Bakal Bikin Untung Pariwisata NTB, tapi...

MotoGP 2022 Bakal Bikin Untung Pariwisata NTB, tapi...

Travel Update
Turis Asing Lebih Tahu Gunung Rinjani Ketimbang Gunung Bromo?

Turis Asing Lebih Tahu Gunung Rinjani Ketimbang Gunung Bromo?

Travel Update
Australia Tunda Buka Perbatasan akibat Varian Omicron

Australia Tunda Buka Perbatasan akibat Varian Omicron

Travel Update
Indonesia Larang Kedatangan WNA dari 11 Negara akibat Varian Omicron

Indonesia Larang Kedatangan WNA dari 11 Negara akibat Varian Omicron

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.