Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 18/07/2012, 06:46 WIB
|
EditorBenny N Joewono

BERAU, KOMPAS.com - Konsultan Sail Derawan Aji Sularso mengatakan pihaknya akan membuat Sail Derawan 2013 berbeda dari festival lainnya. Salah satunya memecahkan rekor dunia yakni menghadirkan 500 penyelam senior dengan usia di atas 50 tahun.

"Kita merancang akan menciptakan Guiness World Record penyelam usia di atas 50 tahun. Belum ada rekor dunia senior diver dengan jumlah 500 orang," ujar Sularso, Senin (16/7/2012).

Menurutnya pihak penyelenggara akan mengumpulkan 500 penyelam Indonesia maupun luar negeri. Dengan adanya rekor dunia ini diharapkan mampu mengangkat kawasan wisata Kepulauan Derawan di mata dunia.

Sail Derawan direncanakan berlangsung pada bulan Juni. Pada bulan itu merupakan musim terbaik untuk menyelam di Derawan. Adapun puncak acara akan berlangsung pada September, setelah Sail Komodo 2013.

Kegiatan lainnya yang direncanakan pada Sail Derawan nanti diantaranya lomba fotografi bawah laut, live aboard festival, dan york cruise.

Sementara itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Mari Elka Pangestu menyatakan siap mendukung Sail Derawan 2013.

Ia berharap kegiatan ini dapat menyedot lebih banyak lagi wisatawan seperti target meningkatnya pengunjung di Kepulauan Derawan sebanyak dua kali lipat di tahun mendatang.

"Dua tahun kedepan kunjungan wisatawan ditargetkan dua kali lipat. Dengan infrastruktur kita harap siap. Mengenalkan Derawan seperti pada event Sail Derawan," ujar Mari saat mengunjungi Pulau Derawan, Senin (16/7/2012).

Sail Derawan menurut Sularso memang sebagai salah satu upaya untuk mempromosikan atau mengenalkan Derawan ke dunia luar. Selain itu ingin menjadikan kawasan tersebut itu sebagai ekotourism.

"Suatu kawasan dijadikan kawasan konservasi maka nilai wisatanya menjadi semakin mahal," terangnya.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terkini Lainnya

5 Aktivitas di Desa Wisata Welora Maluku, Cuci Mata di Bawah Laut

5 Aktivitas di Desa Wisata Welora Maluku, Cuci Mata di Bawah Laut

Jalan Jalan
Mengapa Idul Adha di Kudus Tidak Menyembelih Sapi? Simak Sejarahnya

Mengapa Idul Adha di Kudus Tidak Menyembelih Sapi? Simak Sejarahnya

Jalan Jalan
4 Tempat Beli Oleh-oleh Haji di Surabaya, Ada Beragam Jenis Kurma

4 Tempat Beli Oleh-oleh Haji di Surabaya, Ada Beragam Jenis Kurma

Jalan Jalan
Desa Wisata Bakal Jadi Andalan Baru Labuan Bajo untuk Gaet Wisatawan

Desa Wisata Bakal Jadi Andalan Baru Labuan Bajo untuk Gaet Wisatawan

Travel Update
Ekowisata Sungai Mudal di Kulon Progo Tutup pada Rabu, 7 Juni 2023

Ekowisata Sungai Mudal di Kulon Progo Tutup pada Rabu, 7 Juni 2023

Travel Update
Rute ke Padukuhan Wotawati dari Pantai Sadeng, Permukiman di Dasar Bengawan Solo Purba

Rute ke Padukuhan Wotawati dari Pantai Sadeng, Permukiman di Dasar Bengawan Solo Purba

Travel Tips
Panduan Lengkap ke OMAH Library, Hidden Gem di Tangerang

Panduan Lengkap ke OMAH Library, Hidden Gem di Tangerang

Travel Update
7 Tempat Beli Oleh-oleh Haji dan Umrah di BandungĀ 

7 Tempat Beli Oleh-oleh Haji dan Umrah di BandungĀ 

Jalan Jalan
Ada Aturan Baru untuk Turis Asing di Bali, Catat 5 Penting Ini

Ada Aturan Baru untuk Turis Asing di Bali, Catat 5 Penting Ini

Travel Update
Kunjungan Wisman ke Sulsel 69 Persen pada April 2023

Kunjungan Wisman ke Sulsel 69 Persen pada April 2023

Travel Update
Nyulo, Aktivitas Berburu Hewan Laut Saat Malam Hari di  Belitung

Nyulo, Aktivitas Berburu Hewan Laut Saat Malam Hari di Belitung

Jalan Jalan
Kompleks Taman Dadaha di Tasikmalaya Akan Direvitalisasi Jadi Wisata Baru

Kompleks Taman Dadaha di Tasikmalaya Akan Direvitalisasi Jadi Wisata Baru

Travel Update
INDOFEST 2023 Dikunjungi Lebih dari 48.000 Orang, Lampaui Target Awal

INDOFEST 2023 Dikunjungi Lebih dari 48.000 Orang, Lampaui Target Awal

Travel Update
Sejarah Idul Adha, Mengapa Disebut Lebaran Haji dan Kurban?

Sejarah Idul Adha, Mengapa Disebut Lebaran Haji dan Kurban?

Jalan Jalan
Bali Terbitkan Aturan Baru untuk Turis Asing, Cegah Pelanggaran Terulang

Bali Terbitkan Aturan Baru untuk Turis Asing, Cegah Pelanggaran Terulang

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+