Kompas.com - 04/04/2013, 14:50 WIB
EditorI Made Asdhiana

BANJARNEGARA, KOMPAS.com - Wisatawan mancanegara (wisman) tetap tertarik mengunjungi Kawasan Wisata Dataran Tinggi (KWDT) Dieng, Kabupaten Banjarnegara, meskipun terjadi peningkatan aktivitas di Kawah Timbang.

"Wisatawan mancanegara tidak terpengaruh oleh pemberitaan tentang Kawah Timbang meskipun aktivitas Kawah Timbang meningkat dari status waspada menjadi siaga," kata Ketua Kelompok Sadar Wisata Dieng Pandawa, Alif Faozi, di Desa Dieng Kulon, Banjarnegara, Kamis (4/4/2013).

Kendati demikian, dia mengakui, wisman yang mengunjungi Dieng mengalami penurunan sekitar 5 persen terutama dari Malaysia. Sementara wisatawan dari Eropa dan Amerika tetap datang karena mereka sudah terikat kontrak dengan sejumlah biro perjalanan yang selalu menginformasikan bahwa Dieng aman dikunjungi.

"Namun kalau wisatawan domestik terus mengalami penurunan, apalagi sejak ada peningkatan status Kawah Timbang dari waspada menjadi siaga. Hingga sekarang, kunjungan wisatawan domestik turun sekitar 30 persen," katanya.

Menurut Alif, beberapa biro perjalanan wisata menunda rencana membawa rombongan wisatawan ke Dieng hingga kondisi benar-benar kondusif.

"Mereka mengaku bingung oleh pemberitaan karena ada media yang memberikan bahwa Dieng persiapan erupsi. Padahal, bukan Dieng yang sedang aktif, tetapi Kawah Timbang," katanya.

Lebih lanjut, Alif mengatakan, Dataran Tinggi Dieng sangat luas karena dimiliki Kabupaten Banjarnegara, Wonosobo, Batang, dan Pekalongan. Meskipun wilayah Dieng yang paling luas berada di Kabupaten Banjarnegara, Kawah Timbang bukan daerah tujuan wisata dan lokasinya jauh dari KWDT Dieng.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Rencananya, tanggal 6-7 April ada sekitar 50-60 wisatawan dari Jakarta yang akan datang. Namun saat ini, ada keraguan dari mereka, sehingga kalau kami tidak bisa meyakinkan bahwa Dieng aman untuk dikunjungi, kemungkinan mereka akan menunda rencana kunjungannya," ungkapnya.

Erica, wisatawan asal Jerman mengaku tetap datang ke Dieng karena sudah lama memesan tiket perjalanan wisata.

Selain banyak terdapat candi, kata dia, Dieng memiliki panorama alam yang sangat indah. "Apalagi Kawah Sikidang ini, sangat indah. Saya tidak takut untuk datang ke sini," katanya.

Baca tentang


    25th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Legenda Danau Toba, Tercipta akibat Amarah Putri Jelmaan Ikan

    Legenda Danau Toba, Tercipta akibat Amarah Putri Jelmaan Ikan

    Jalan Jalan
    Jumlah Penumpang Domestik Berangkat dari Bandara Kualanamu Naik

    Jumlah Penumpang Domestik Berangkat dari Bandara Kualanamu Naik

    Travel Update
    Sandiaga Targetkan Vaksin di Sektor Pariwisata sampai 40.000 Per Hari

    Sandiaga Targetkan Vaksin di Sektor Pariwisata sampai 40.000 Per Hari

    Travel Update
    Legenda Dewi Sri: Simbol Kesuburan, Kehidupan, sekaligus Penderitaan - (Seri 1 dari 5 Tulisan)

    Legenda Dewi Sri: Simbol Kesuburan, Kehidupan, sekaligus Penderitaan - (Seri 1 dari 5 Tulisan)

    Jalan Jalan
    Menjual Cerita di Balik Makna 'Sebalik Sumpah'

    Menjual Cerita di Balik Makna "Sebalik Sumpah"

    Jalan Jalan
    Cari Tahu, Ini 5 Destinasi Geopark di Indonesia yang Tersertifikasi UNESCO

    Cari Tahu, Ini 5 Destinasi Geopark di Indonesia yang Tersertifikasi UNESCO

    Jalan Jalan
    Wengi, Wahana Misteri dengan Konsep VR Digelar pada Oktober 2021

    Wengi, Wahana Misteri dengan Konsep VR Digelar pada Oktober 2021

    Travel Update
    Kasus Covid-19 Bertambah Jadi Salah Satu Risiko Revenge Travel

    Kasus Covid-19 Bertambah Jadi Salah Satu Risiko Revenge Travel

    Jalan Jalan
    Fenomena Revenge Travel, Balas Dendam Wisatawan akibat Pandemi

    Fenomena Revenge Travel, Balas Dendam Wisatawan akibat Pandemi

    Jalan Jalan
    Industri Pariwisata di Jogja Rugi Rp 10 Triliun Selama Pandemi

    Industri Pariwisata di Jogja Rugi Rp 10 Triliun Selama Pandemi

    Travel Update
    Sebelum Destinasi Wisata Dibuka Kembali, Pahami Panduan Protokol Berwisata Berikut

    Sebelum Destinasi Wisata Dibuka Kembali, Pahami Panduan Protokol Berwisata Berikut

    BrandzView
    Perusahaan Bus Wisata di Jogja Jual Unit Bus untuk Tutup Kerugian

    Perusahaan Bus Wisata di Jogja Jual Unit Bus untuk Tutup Kerugian

    Travel Update
    PPKM Diperpanjang, Obyek Wisata di Bantul Masih Tutup sampai 9 Agustus

    PPKM Diperpanjang, Obyek Wisata di Bantul Masih Tutup sampai 9 Agustus

    Travel Update
    Dampak PPKM terhadap Okupansi Hotel di Jakarta, Hotel Bintang Juga Kena

    Dampak PPKM terhadap Okupansi Hotel di Jakarta, Hotel Bintang Juga Kena

    Travel Update
    Sepi Tamu akibat PPKM, Hotel Jadi seperti Toko Mebel

    Sepi Tamu akibat PPKM, Hotel Jadi seperti Toko Mebel

    Travel Update
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X