PHRI: Perbaiki Jalur Alternatif ke Anyer

Kompas.com - 07/06/2013, 15:54 WIB
EditorI Made Asdhiana

SERANG, KOMPAS.com - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) meminta Pemerintah Provinsi Banten memperbaiki jalur alternatif menuju kawasan wisata Pantai Anyer untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke provinsi ini.

Ketua PHRI Kabupaten Serang, Hardomo di Serang, Jumat (7/6/2013) mengatakan, kunjungan wisatawan ke Pantai Anyer pada Mei dan Juni 2013 meningkat sekitar 50 persen jika dibanding bulan yang sama tahun sebelumnya.

Peningkatan kunjungan wisatawan ke Anyer tersebut karena kondisi jalan nasional dari Cilegon menuju Anyer dan sekitarnya sudah bagus kembali setelah tahun lalu dalam kondisi perbaikan.

"Sekarang ini kunjungan meningkat karena jalan sudah mulai bagus, akan tetapi pada hari-hari tertentu selalu terjadi kepadatan karena banyaknya kendaraan industri sehingga akan lebih baik jika dua jalur alternatif itu diperbaiki dan dilebarkan," kata Hardomo.

Menurut Hardomo, kunjungan wisatawan ke Anyer akan lebih meningkat jika dua jalur alternat dari Jakarta menuju Anyer, yakni dari arah Serang melalui Gunung Sari-Mancak-Anyer dan Serang-Palima-Pabuaran-Ciomas-Cinangka-Anyer diperbaiki dan dilebarkan. Sehingga nantinya akan menjadi jalur khusus untuk wisatawan.

"Jalur nasional dari Cilegon memang sekarang sudah bagus, hanya saja di situ kan banyak kendaraan menuju kawasan industri sehingga saat-saat tertentu padat," katanya.

Namun demikian, lanjut Hardomo, dengan kondisi jalan yang sudah baik, mampu mendorong peningkatan kunjungan wisatawan ke Anyer hingga mencapai 50 persen dibandingkan tahun sebelumnya di saat kondisi jalan rusak. "Tingkat hunian hotel saat ini rata-rata sekitar 70 persen pada saat akhir pekan. Kalau long weekend biasanya penuh," katanya.

Salah seorang warga Cinangka, Hikmatulah, mengatakan kondisi jalur alternatif dari Serang menuju Cinangka dan Anyer sudah rusak karena beberapa titik jalan berlubang terutama di sekitar Kecamatan Pabuaran dan Padarincang. Kerusakan jalan tersebut salah satunya disebabkan angkutan kendaraan truk pengangkut pasir di sekitar Kecamatan Pabuaran.

"Sekarang ini biasanya kalau jalur Cilegon-Anyer macet, banyak wisatawan yang memilih jalur alternatif ini. Apalagi jika kondisi jalannya bagus, akan semakin ramai dilalui wisatawan," kata Hikmatulah.

Untuk itu dia meminta pemerintah segera memperbaiki jalur tersebut serta dilengkapi dengan penerangan jalan umum untuk keselamatan dan kenyamanan para pengendara.

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X