Kompas.com - 27/06/2013, 19:45 WIB
Kompleks Candi Arjuna di Dieng, Banjarnegara, Jawa Tengah, Selasa (27/12/2011). Kompleks candi Hindu peninggalan dari abad ke-7 memiliki tujuh candi yaitu Semar, Gatotkaca, Puntadewa, Srikandi, Sembadra, Bima dan Dwarawati. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO Kompleks Candi Arjuna di Dieng, Banjarnegara, Jawa Tengah, Selasa (27/12/2011). Kompleks candi Hindu peninggalan dari abad ke-7 memiliki tujuh candi yaitu Semar, Gatotkaca, Puntadewa, Srikandi, Sembadra, Bima dan Dwarawati.
EditorI Made Asdhiana
BANJARNEGARA, KOMPAS.com - Puluhan homestay di Dataran Tinggi Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, telah habis dipesan oleh calon wisatawan yang ingin menyaksikan pergelaran Dieng Culture Festival (DCF) 2013, 29-30 Juni.

"Berdasarkan pantauan kami, 62 homestay di Desa Dieng Kulon (Banjarnegara) maupun 20 homestay di Desa Dieng Wetan (Wonosobo) telah habis dipesan calon wisatawan. Demikian pula di desa-desa sekitar Kawasan Wisata Dataran Tinggi (KWDT) Dieng," kata Wakil Ketua Panitia DCF 2013, Alif Faozi di Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Banjarnegara, Kamis (27/6/2013).

Bahkan, menurut Alif, hingga saat ini masih banyak calon wisatawan yang berusaha mencari penginapan di sekitar KWDT Dieng guna menyaksikan pergelaran DCF 2013. Oleh karena itu, Panitia DCF berusaha menghubungi warga yang rumahnya belum dijadikan sebagai homestay agar bisa disewakan kepada calon wisatawan.

"Saat ini sudah ada beberapa rumah warga yang siap menerima calon wisatawan yang belum mendapatkan homestay," kata Alif yang juga Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) "Dieng Pandawa" Desa Dieng Kulon itu.

Kendati demikian, Alif mengakui fasilitas di rumah-rumah warga tersebut belum selengkap rumah yang telah dijadikan sebagai homestay. "Di rumah-rumah itu belum tersedia fasilitas water heater (pemanas air), sehingga kalau mau mandi harus merebus air," katanya.

Alif mengatakan bahwa kondisi tersebut menunjukkan tingginya animo calon wisatawan untuk menyaksikan DCF yang digelar satu kali dalam setahun dengan acara utama berupa ruwatan massal anak berambut gimbal.

Tradisi ruwatan masal yang akan digelar di pelataran kompleks Candi Arjuna pada Minggu (30/6/2013) bakal diikuti enam anak berambut gimbal.

Selain itu berbagai atraksi hiburan juga bakal digelar dalam rangkaian kegiatan DCF 2013, seperti peluncuran lampion hias pada Sabtu (29/6/2013) malam dan pergelaran musik jazz pada Minggu (30/6/2013) malam.

"Kami juga menyiapkan serangkaian kegiatan seni budaya, seperti festival film dan pergelaran kesenian tradisional khas Dieng," tambah Alif.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.