Tour de Singkarak Tingkatkan Kunjungan Wisman ke Sumbar

Kompas.com - 02/08/2013, 10:23 WIB
Pebalap sepeda bertanding pada etape empat Tour de Singkarak 2013 dengan rute Sijunjung-Pulau Punjung, Sumatera Barat, Rabu (5/6/2013). Pebalap dari OCBC Singapore Continental Cycling Team, Sea Keong Loh tampil sebagai juara etape tesebut. KOMPAS IMAGES / KRISTIANTO PURNOMOPebalap sepeda bertanding pada etape empat Tour de Singkarak 2013 dengan rute Sijunjung-Pulau Punjung, Sumatera Barat, Rabu (5/6/2013). Pebalap dari OCBC Singapore Continental Cycling Team, Sea Keong Loh tampil sebagai juara etape tesebut.
Penulis Tri Wahyuni
|
EditorNi Luh Made Pertiwi F
— Jumlah kunjungan wisman ke Sumatera Barat mengalami lonjakan yang cukup tinggi. Angka kunjungan wisman ke wilayah tersebut naik sebesar 31,9 persen. Hal tersebut diungkapkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu saat jumpa pers di Jakarta, Kamis (1/8/2013).  

“Kalau menurut saya, itu karena Tour de Singkarak, karena ada beberapa event di bulan Juni yang terjadi di Padang. Kedua, orang-orang Malaysia yang belanja untuk persiapan Lebaran, barangkali,” ujar Mari.

Peningkatan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada Juni 2013 ini disebabkan pada bulan tersebut merupakan musim liburan. Bahkan diperkirakan bulan Juli sampai Agustus tahun ini, jumlah wisman masih terus tumbuh.

Mari mengungkapkan pertumbuhan jumlah wisman bisa dilihat dari tingginya angka kedatangan wisman di beberapa bandara internasional di Indonesia.

“Ada 3 destinasi terbesar bagi Indonesia, yaitu Bali, Jakarta, Batam, dan Bintan”, tutur Mari.

Bali mengalami kenaikan sebanyak 7,8 persen, sedangkan Jakarta naik 8,3 persen dan Batam meningkat 8,8 persen.

Over all, main destination tetap tumbuh baik,” tambah Mari.

Pertumbuhan jumlah wisman tertinggi jatuh pada Lombok dengan kenaikan sebesar 72,22 persen dan Yogyakarta sebanyak 43,07 persen. Hal ini disebabkan adanya penerbangan langsung ke Bandara International Lombok.

Direct flight (penerbangan langsung) mempunyai dampak yang cukup besar terhadap peningkatan jumlah wisman,” kata Mari.

Di sisi lain, terjadi penurunan jumlah wisman di wilayah Jawa Tengah, Makassar, Kaltim, dan Entikong (Kalbar).

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X