Kompas.com - 24/09/2013, 15:00 WIB
|
EditorI Made Asdhiana
KOMPAS.com - Nama Danau Toba mungkin sudah tak asing di kalangan para pelancong. Apalagi, danau yang menjadi kebanggaan masyarakat Sumatera Utara ini menawarkan keindahan alam khas Tanah Batak.

Keelokan Danau Toba tak lepas dari Pulau Samosir yang berada di tengah-tengah danau. Maka tak jarang para pelancong yang menyambangi Danau Toba menyempatkan untuk bisa menyeberang ke Pulau Samosir.

Salah satu pusat kegiatan pelancong saat berada di Pulau Samosir ada di Tuk Tuk. Untuk menuju ke sana kira-kira dapat ditempuh sekitar setengah jam dari Tomok, pelabuhan masuk ke dalam pulau.

Di Tuk Tuk telah banyak pilihan akomodasi penginapan dan rumah makan. Untuk penginapan sendiri, banyak hotel-hotel yang dikelola oleh pihak asing bekerja sama dengan masyarakat setempat.

Sebagian besar penginapan yang ada menawarkan kecantikan Danau Toba dengan memiliki dermaga pesisir danau. Salah satunya yakni Tabo Cottages di Tuk Tuk. Hotel ini terbilang sebagai hotel senior yang ada di kawasan Danau Toba.

KOMPAS.COM/FITRI PRAWITASARI Tabo Cottage di Tuk Tuk, Pulau Samosir, Sumatera Utara.
Pemiliknya yakni seorang berkebangsaan Jerman yang menikah dengan Antonius Silalahi, warga setempat. Annette boru Siallagan bersama Silalahi mendirikan Tabo Cottages sejak 19 tahun lalu. Ia menceritakan mulanya penginapannya hanya terdiri beberapa kamar dengan satu restoran.

Namun kini, Tabo Cottages memiliki puluhan kamar dengan jenis Superior, Deluxe, Batak Villa, Junior Suite dan VIP Batak. Harga kamar yang ditawarkan mulai dari Rp 250.000 per malam sudah termasuk sarapan pagi.

Sebagai pelengkap fasilitas penginapan, Tabo Cottages memiliki ruangan khusus untuk melakukan pertemuan. Penginapan pun menyediakan pendopo-pendopo kecil, tempat tamu dapat bersantai menikmati ketenangan air danau dan kecantikan perbukitan di seberang Danau toba.

Annette mengatakan kebanyakan tamunya memang adalah turis asing. Mereka datang karena ingin bersantai menikmati alam Samosir. Tak jarang dari mereka pula datang atas rekomendasi kerabat yang pernah berkunjung ke sana.

"Promosi yang kami lakukan seperti dari travel agent, melalui kerabat juga. Info dari mulut ke mulut itu yang paling banyak. Mereka datang ke sini lalu cerita kepada temannya," kisah Annette.

KOMPAS.COM/FITRI PRAWITASARI Tabo Cottage di Tuk Tuk, Pulau Samosir, Sumatera Utara.
Tak hanya penginapan yang Annette tawarkan. Pada restorannya, Annette menyajikan makanan ringan berupa roti dan kue-kue cantik. Ia mengatakan, salah satu makanan yang disukai tamu adalah brown bread. "Kami punya brown bread. Kadang orang datang ke Tabo ingin coba brown bread-nya," kata Annette.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.