Kompas.com - 25/04/2014, 09:08 WIB
EditorNi Luh Made Pertiwi F
JAKARTA, KOMPAS.com - Mungkin Anda mengenal hotel Grand Hotel Preanger Bandung atau Sanur Beach Bali Hotel. Hotel-hotel yang berdiri sejak lama ini berganti nama seiring dengan re-branding yang dilakukan jaringan hotel yang mengelola hotel-hotel tersebut, Aerowisata Hotels & Resorts.

Menurut Executive Vice President Hotels & Resorts PT Aero Wisata Francis Dehnhardt, Aerowisata Hotels & Resorts memperkenalkan tiga brand hotel. Ketiga brand itu adalah Prama, Kila, dan Asana.

"Untuk kelas atas kita sebut Prama, yang menengah Kila, dan ekonomi Asana," katanya saat konferensi pers di Jakarta, Rabu (23/4/2014).

Ia menambahkan pengkategorian berdasarkan nama bukan bintang. Walau begitu, klasifikasi ketiga brand ini sendiri mulai dari bintang tiga sampai lima. Untuk brand Prama adalah hotel berbintang lima. Sementara Kila untuk hotel bintang empat dan Asana untuk hotel bintang tiga.

Seperti Sanur Beach Hotel Bali berganti nama menjadi Prama Sanur Beach Hotel Bali. Sebagai bentuk re-branding, ada beberapa perubahan yang dijalankan. Terutama untuk menonjolkan sisi autentik Indonesia.

"Setiap kamar ada guling, aromaterapi bambu dari Sumatera, makanan yang berciri khas Indonesia seperti rawon yang rutin diganti, biji kopi di kamar, boneka tarsius di kamar, dan welcome drink berupa wedang secang," jelas Dehnhardt.

Salah satu yang unik adalah penambahan guling di setiap kamar hotel. Guling memang tak lazim ada di kamar hotel. Namun, ada anggapan orang Indonesia tak nyaman jika tidur tanpa guling.

Dok. Aerowisata Hotels & Resorts Vice President Sales & Marketing Aerowisata Hotels & Resorts Hera Adiwikarta, Direktur Utama PT Aerowisata Alex MT Maneklaran, Executive Vice President Hotels & Resorts PT Aerowisata Francis Dehnhardt.
Dehnhardt menambahkan sejalan dengan re-branding yang dilakukan pihaknya, selama tahun 2014 sampai 2015 akan dilakukan renovasi bertahap untuk hotel-hotel lama. Selain itu juga penambahan fasilitas

"Seperti Prama Sanur, renovasi beberapa kamar. Tidak bisa langsung renovasi sekaligus, karena hotel tetap beroperasi," tuturnya.

Sementara itu, ia menjelaskan sebagai pembeda di antara ketiga brand adalah standar pelayanan yang berbeda di masing-masing brand. Selain itu, tiap hotel memiliki kuliner spesialnya masing-masing.

Aerowisata sendiri merupakan anak perusahaan dari Garuda Indonesia. Salah satu unitnya adalah Aerowisata Hotels & Resorts. Pihak Aerowisata Hotels & Resorts sendiri menargetkan mampu mengelola hingga 35 hotel sampai 2017. Hotel-hotel ini akan tersebar di Pulau Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Jawa, dan Bali.

"Setiap tahunnya kita buka 5 sampai 7 hotel," kata Dehnhardt.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Festival Musim Dingin di Korea Selatan yang Cocok untuk Liburan

5 Festival Musim Dingin di Korea Selatan yang Cocok untuk Liburan

Jalan Jalan
20 Wisata Tahun Baru Yogyakarta yang Hits, Banyak Tempat Instagramable

20 Wisata Tahun Baru Yogyakarta yang Hits, Banyak Tempat Instagramable

Jalan Jalan
3 Destinasi di Filipina yang Paling Pas Buat Wisata Halal

3 Destinasi di Filipina yang Paling Pas Buat Wisata Halal

Jalan Jalan
Kampung Adat Tololela di Ngada NTT Sukses Dapat Penghargaan ADWI 2022

Kampung Adat Tololela di Ngada NTT Sukses Dapat Penghargaan ADWI 2022

Travel Update
Wisata Kampung Tradisional di Flores, NTT, Pikat Turis Asing

Wisata Kampung Tradisional di Flores, NTT, Pikat Turis Asing

Travel Update
Gunung Kerinci Erupsi, Pendakian Ditutup Sementara

Gunung Kerinci Erupsi, Pendakian Ditutup Sementara

Travel Update
Tips Wisata ke Korea Selatan, Perhatikan Musim dan Instal Aplikasi

Tips Wisata ke Korea Selatan, Perhatikan Musim dan Instal Aplikasi

Travel Tips
5 Tempat Wisata Sekitar Candi Prambanan, Cocok untuk Libur Akhir Tahun

5 Tempat Wisata Sekitar Candi Prambanan, Cocok untuk Libur Akhir Tahun

Jalan Jalan
20 Wisata Tahun Baru di Semarang, Cocok Dikunjungi Bersama Keluarga

20 Wisata Tahun Baru di Semarang, Cocok Dikunjungi Bersama Keluarga

Jalan Jalan
Kepulauan Widi Dipastikan Tidak Dijual, Menparekraf: Milik Indonesia

Kepulauan Widi Dipastikan Tidak Dijual, Menparekraf: Milik Indonesia

Travel Update
3 Tips Cari Tempat Makan Murah di Jakarta dari Perantau

3 Tips Cari Tempat Makan Murah di Jakarta dari Perantau

Travel Tips
4 Tempat Wisata Populer di Korea Selatan yang Wajib Dikunjungi

4 Tempat Wisata Populer di Korea Selatan yang Wajib Dikunjungi

Jalan Jalan
Daftar Lokasi Prewedding Kaesang-Erina, Ada Gumuk Pasir Parangkusumo

Daftar Lokasi Prewedding Kaesang-Erina, Ada Gumuk Pasir Parangkusumo

Jalan Jalan
Citilink Layani Rute dari Balikpapan ke Mamuju, Berau, dan Banjarmasin

Citilink Layani Rute dari Balikpapan ke Mamuju, Berau, dan Banjarmasin

Travel Update
Pengelola Desa Wisata di NTT Dilatih Soal Pemanfaatan Platform Digital

Pengelola Desa Wisata di NTT Dilatih Soal Pemanfaatan Platform Digital

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.