Kompas.com - 24/07/2014, 16:49 WIB
Wisatawan mengunjungi Kali Gendol, Cangkringan, Sleman, DI Yogyakarta, saat mengikuti wisata lava tour di kaki Gunung Merapi, Jumat (17/5/2013). Wisata mengunjungi daerah bekas aliran lava erupsi Merapi ini dipungut biaya Rp 300.000 - Rp 500.000 per trip. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO Wisatawan mengunjungi Kali Gendol, Cangkringan, Sleman, DI Yogyakarta, saat mengikuti wisata lava tour di kaki Gunung Merapi, Jumat (17/5/2013). Wisata mengunjungi daerah bekas aliran lava erupsi Merapi ini dipungut biaya Rp 300.000 - Rp 500.000 per trip.
EditorI Made Asdhiana
SLEMAN, KOMPAS.com - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta akan menggelar wisata trekking 'Lereng Merapi Dewi Pule 2014' pada 24 Agustus.

"Event dengan jarak tempuh sembilan kilometer di kawasan perbukitan lereng Gunung Merapi bagian selatan. Start dan finish akan dilaksanakan di Desa Wisata Pulesari Wonokerto Turi Sleman Yogyakarta," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sleman, Ayu Laksmidewi, Selasa (22/7/2014).

Menurut Ayu, penyelenggaraan acara tersebut dilaksanakan atas kerja sama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sleman dan Desa Wisata Pulesari Wonokerto Turi Sleman yang berada 12 km dari puncak Gunung Merapi.

"Jelajah wisata merupakan agenda tahunan untuk menarik wisatawan baik domestik maupun mancanegara berkunjung ke DIY khususnya ke obyek-obyek wisata di Sleman," katanya.

Ayu mengatakan, saat ini wisata trekking sudah menjadi salah satu wisata alternatif yang diminati banyak kalangan karena menawarkan panorama alami nan asri serta menjadi wahana olah raga sekaligus berwisata.

"Terlebih lagi kali ini dilaksanakan begitu dekat dari puncak Gunung Merapi. Jelajah Wisata sudah memiliki pangsa pasar dan pecintanya tersendiri di antaranya pecinta olah raga trekking, pecinta alam, siswa-siswa sekolah, mahasiswa, komunitas fotografer dan masyarakat umum," katanya.

Ayu berharap pemilihan lokasi di Desa Wisata Pulesari dengan pemandangan utama Gunung Merapi di sebelah utara akan menambah daya tarik tersendiri bagi para peserta. "Terlebih lagi jalur jelajah paling atas menjangkau lokasi yang berada 8 km dari puncak Merapi," katanya.

Pengelola Desa Wisata Pulesari, Didik Irwanto mengatakan, setelah melakukan survei atau cek rute pada 17 Juli, rute jelajah cukup ideal bagi komunitas pecinta alam, komunitas pecinta lingkungan, komunitas pramuka, generasi muda maupun masyarakat umum.

"Jalur yang akan dilalui dalam jelajah wisata Lereng Merapi Dewi Pule 2014 melalui kawasan kebun salak, permukiman penduduk, perbukitan lereng Merapi, Bumi Perkemahan Sidorejo, Bunker dan Gardu Pandang Tunggularum, Dam Sempu," katanya.

Peserta ditargetkan sebanyak 1.000 orang dengan sistem perseorangan dari berbagai daerah, baik dari masyarakat DIY maupun luar DIY. Pendaftaran peserta dimulai 21 Juli hingga 20 Agustus 2014. Pendaftaran akan ditutup apabila quota peserta telah mencapai 1.000 orang. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.