Inilah 10 Provinsi Penampil Terbaik di Pawai Seni dan Budaya

Kompas.com - 19/08/2014, 11:51 WIB
Peserta Pawai Seni dan Budaya Kreatif 2014 dari DKI Jakarta melintas di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (18/8/2014). Karnaval budaya bertemakan 'Indonesia Bersatu' ini digelar untuk memeriahkan HUT Ke-69 Kemerdekaan RI. Peserta menampilkan mobil hias, ragam tari, budaya, pakaian adat, hingga nyanyian dari 33 provinsi di seluruh Indonesia. TRIBUNNEWS/HERUDINPeserta Pawai Seni dan Budaya Kreatif 2014 dari DKI Jakarta melintas di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (18/8/2014). Karnaval budaya bertemakan 'Indonesia Bersatu' ini digelar untuk memeriahkan HUT Ke-69 Kemerdekaan RI. Peserta menampilkan mobil hias, ragam tari, budaya, pakaian adat, hingga nyanyian dari 33 provinsi di seluruh Indonesia.
EditorI Made Asdhiana
JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 10 provinsi menjadi peserta Pawai Seni dan Budaya Kreatif 2014 dengan penampilan terbaik dari 34 peserta yang berasal dari berbagai daerah.

Dalam pawai yang dibuka oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di halaman Istana Merdeka Jakarta, Senin (18/8/2014) sore, seluruh peserta menampilkan seluruh potensi budaya daerah masing-masing dengan aneka kreasi.

Kesepuluh provinsi yang menjadi penampil terbaik masing-masing Jawa Timur, DKI Jakarta, Bali, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Kalimantan Tengah, Jambi, Kalimantan Timur, Lampung, dan Jawa Barat. Keseluruhannya mendapat predikat sebagai penampil terbaik tanpa peringkat dan mendapat piala dan piagam dari Presiden RI.

Peserta yang memenangi predikat penampil terbaik itu rata-rata menampilkan bukan hanya tarian atau kesenian khas daerah masing-masing namun juga mengkreasikan atribut-atribut kebudayaan daerah dalam bentuk kontemporer atau tetap dalam pakemnya namun menarik serta meriah.

KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO Arak-arakan Pawai Seni dan Budaya Kreatif 2014 melintasi Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Senin (18/8/2014). Pawai budaya bertemakan 'Indonesia Bersatu' ini digelar dalam rangka memperingati HUT Ke-69 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Bali misalnya, menampilkan tema Garuda Jaya, selain tarian juga menyisipkan semacam alur cerita singkat yang sesuai dengan tema yang dilakukan dengan penampilan fragmen drama namun mengandung simbol.

DKI Jakarta menampilkan bukan hanya ondel-ondel namun juga dua buah topeng berukuran besar, pengembangan kreatif dari tari topeng Betawi dilengkapi dengan atribut budaya Betawi.

Sementara Jawa Timur yang tahun ini menampilkan seni budaya Banyuwangi, membalut dengan penampilan kontemporer dan dua buah kendaraan hias yang megah serta meriah.

Pawai Seni dan Budaya Kreatif 2014 yang berlangsung Senin sore mulai pukul 15.00 WIB itu menyemarakkan kawasan sekitar Monumen Nasional Jakarta Pusat. Pawai tersebut diikuti oleh hampir 4.000 peserta dari 34 provinsi.

KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO Arak-arakan Pawai Seni dan Budaya Kreatif 2014 melintasi Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Senin (18/8/2014). Pawai budaya bertemakan 'Indonesia Bersatu' ini digelar dalam rangka memperingati HUT Ke-69 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu saat menyampaikan laporannya mengatakan tema Pawai Seni dan Budaya Kreatif 2014 adalah mengenai Indonesia Bersatu. "Yaitu konsep negara bangsa yang mencerminkan Bhinneka Tunggal Ika, kesatuan hati dalam memelihara sumber daya alam dan sumber daya budaya di seluruh tanah air, kesatuan hati menciptakan kreativitas dan satu hati menciptakan kerukunan," katanya.

Diawali dari lapangan utara Monas, peserta pawai kemudian masuk ke halaman Istana Merdeka dan menampilkan atraksi 5-10 menit kemudian bergerak ke Jalan Merdeka Barat, Medan Merdeka Selatan dan kembali ke pintu Utara Monas.

Pawai kali ini merupakan pawai budaya terakhir pada masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang akan mengakhiri masa jabatannya pada Oktober mendatang.



Sumber Antara
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X