Kompas.com - 13/09/2014, 15:30 WIB
Gendang Batak sedang dimainkan dalam Festival Danau Toba di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, Selasa (10/9/2013). KOMPAS.com/Tigor MuntheGendang Batak sedang dimainkan dalam Festival Danau Toba di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, Selasa (10/9/2013).
EditorI Made Asdhiana
JAKARTA, KOMPAS.com - Festival Danau Toba yang digelar 17-21 September 2014 di Kabupaten Toba Samosir diharapkan mampu mendongkrak popularitas pariwisata di Sumatera Utara dan sekitarnya, baik di tingkat lokal maupun internasional.

Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamen Parekraf) Sapta Nirwandar di Jakarta, Jumat (12/9/2014), mengatakan bahwa pihaknya menggandeng Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Pemerintah Kabupaten Toba Samosir menggelar Festival Danau Toba (FDT) tahun ini. "Kali ini Kabupaten Toba Samosir menjadi tuan rumah event yang menjadi kebanggaan masyarakat Sumatera Utara," katanya.

Menurut Sapta, masyarakat di Tanah Air bahkan di dunia berkesempatan untuk mengenal budaya masyarakat Sumut secara lebih dekat dalam festival itu.

Dalam FDT 2014 akan digelar pameran dan atraksi pentas budaya masyarakat Sumut sehingga bisa memberikan pemahaman kepada publik yang lebih luas sekaligus mempromosikan citra Danau Toba sebagai salah satu destinasi utama pariwisata di Sumut.

Sejumlah kegiatan yang akan digelar, antara lain Lomba Solu Bolon Dragon (dragon boat), Lake Toba's World Drum Festival, Lomba Renang Internasional dan Renang Rakyat, Pertunjukan Budaya, Lomba Menyanyi dan Panduan Suara, Lomba Arung Jeram, Fashion Show, Seminar Pariwisata, Pameran Pariwisata, dan Industri Kreatif.

"Ini juga kita harapkan bisa berdampak positif bagi pengembangan kawasan Danau Toba untuk meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara ke Sumut," kata Sapta.

DOK KEMENPAREKRAF Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sapta Nirwandar, Jumat (23/8/2013), meninjau uji coba lokasi yang dilakukan oleh atlet paralayang nasional di Samosir, Sumatera Utara dalam memeriahkan Festival Danau Toba 2013.
Sapta mengharapkan FDT 2014 yang telah dilaksanakan sejak tahun 1970-an yang dulu dikenal dengan sebutan Pesta Danau Toba dapat kembali mempersatukan seluruh komponen masyarakat Sumatera Utara untuk berkontribusi memeratakan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Di samping itu juga diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan ke wilayah Sumut dan sekitarnya. "Tidak kalah pentingnya kami mendukung pelestarian alam dan kreativitas budaya masyarakat kawasan Danau Toba serta pemberdayaan masyarakat untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat di sebelas kabupaten/kota melalui Festival Danau Toba," katanya.

Ke depan, Sapta berharap FDT bisa menjadi salah satu ajang festival internasional bercitra kuat dan diakui dunia. "Intinya melalui pelestarian alam dan kreativitas budaya Kawasan Danau Toba semuanya mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tambah Sapta.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Harga Tiket Bukit Jamur Ciwidey, Jam Buka, dan Jalan Menuju Lokasi

Harga Tiket Bukit Jamur Ciwidey, Jam Buka, dan Jalan Menuju Lokasi

Jalan Jalan
Upaya Pramuwisata Hadapi Pandemi, dari Alih Profesi hingga Adaptasi

Upaya Pramuwisata Hadapi Pandemi, dari Alih Profesi hingga Adaptasi

Travel Update
Promo 73 Tahun Garuda Indonesia, Ada Diskon Tiket 50 Persen

Promo 73 Tahun Garuda Indonesia, Ada Diskon Tiket 50 Persen

Travel Promo
Tips Pilih Kursi untuk Anak Saat Naik Pesawat agar Lebih Nyaman

Tips Pilih Kursi untuk Anak Saat Naik Pesawat agar Lebih Nyaman

Travel Tips
Bandara Halim Tutup Sementara, Citilink Alihkan Operasional ke Soekarno-Hatta

Bandara Halim Tutup Sementara, Citilink Alihkan Operasional ke Soekarno-Hatta

Travel Update
Satu Kapal Feri Per Hari Disiapkan untuk Travel Bubble Indonesia-Singapura

Satu Kapal Feri Per Hari Disiapkan untuk Travel Bubble Indonesia-Singapura

Travel Update
Minho SHINee Jadi 'Guide' untuk Gwanghwamun, Korea Selatan

Minho SHINee Jadi "Guide" untuk Gwanghwamun, Korea Selatan

Travel Update
Asita Sambut Baik Uji Coba Travel Bubble Indonesia-Singapura, tetapi...

Asita Sambut Baik Uji Coba Travel Bubble Indonesia-Singapura, tetapi...

Travel Update
Zeround EduPark Pangandaran Segera Buka, Kenalkan Aneka Jenis Reptil

Zeround EduPark Pangandaran Segera Buka, Kenalkan Aneka Jenis Reptil

Jalan Jalan
Berburu Kuliner Legendaris di Kwitang Jakarta Pusat, Ada Es Krim Baltic sejak 1939

Berburu Kuliner Legendaris di Kwitang Jakarta Pusat, Ada Es Krim Baltic sejak 1939

Jalan Jalan
5 Fakta Menarik Gedung Sarinah yang Akan Dibuka Kembali Maret 2022

5 Fakta Menarik Gedung Sarinah yang Akan Dibuka Kembali Maret 2022

Jalan Jalan
13 Wisata di Majalengka Jawa Barat, dari Curug hingga Terasering

13 Wisata di Majalengka Jawa Barat, dari Curug hingga Terasering

Jalan Jalan
Abang Expo 2022 di Lhokseumawe, Ada Pameran Foto sampai Pemuataran Film

Abang Expo 2022 di Lhokseumawe, Ada Pameran Foto sampai Pemuataran Film

Jalan Jalan
Bukit Jamur Ciwidey, Wisata Alam Pohon Cemara dan Kebun Teh

Bukit Jamur Ciwidey, Wisata Alam Pohon Cemara dan Kebun Teh

Jalan Jalan
Thamrin Skycrapers, Kenali Sejarah Gedung-gedung Pencakar Langit Sambil Jalan Kaki

Thamrin Skycrapers, Kenali Sejarah Gedung-gedung Pencakar Langit Sambil Jalan Kaki

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.