Kompas.com - 21/05/2015, 11:23 WIB
EditorI Made Asdhiana
TAK lengkap kalau ke Banyuwangi tanpa mencicipi nasi tempong. Kuliner khas kabupaten di ujung Timur Jawa ini membawa indera pengecap kita menjelajahi rasa ala banyuwangian: manis, asam, dan asin, sekaligus pedas yang menampar.

Nasi tempong hadir di Festival Kuliner Banyuwangi beberapa waktu lalu. Sebanyak 200-an koki profesional hingga amatiran berlomba membuat sambal tempong yang istimewa. Masing-masing pun menyajikan nasi tempong berbeda, ada yang memakai resep sambal teri, ada yang memakai terasi, ada pula yang menjajal dengan petis. Satu resep pun jadi seribu rasa.

Nasi tempong adalah nasi dengan sambal pedas yang menggigit khas Banyuwangi dengan paduan rasa segar tomat ranti, terasi, cabai rawit, dan jeruk sambal. Sambalnya selalu segar karena dibuat langsung begitu kita memesan makanan. Meski dikenal pedas, pembeli bisa mengatur sendiri level pedas yang diinginkan, mau yang pedasnya malu-malu, sedang, atau yang menampar.

Nasi tempong biasanya disajikan hangat, dengan paket lauk gorengan yang serba gurih, seperti tempe, tahu, perkedel jagung, dan ikan asin. Biasanya penjual juga menyediakan lauk opsional yang bisa ditambah, seperti telur dadar, cumi asin, ayam goreng, ikan laut, hingga rempeyek alias iwak peyek. Sayur rebus, seperti labu siam, genjer, bayam, terong, dan kemangi, pun melengkapi hidangan rakyat itu.

Di festival itu, nasi tempong memang dihadirkan untuk dikenalkan sebagai kuliner khas Banyuwangi. Chef Marinka yang hadir dalam festival itu ikut mengulek sambal tempong buatannya. Nasi tempong yang tampaknya sederhana dibuat ala hotel bintang lima. Dilengkapi hiasan dan penyajian yang cantik, tempong pun serasa naik level.

Dari sawah naik ke hotel

Nasi tempong awalnya adalah makanan bekal ke sawah. Biasanya makanan itu disajikan dalam porsi besar. Nasi yang lengkap tersebut menjadi suplai energi bagi petani setelah bekerja keras di sawah.

Sambalnya yang menyengat membuat nasi tempong segera populer menjadi makanan yang banyak dicari. Kini banyak sekali warung dan restoran yang menjajakan nasi tempong sebagai menu utama.

ARSIP PEMKAB BANYUWANGI Para koki amatir hingga profesional adu kemampuan mengulek sambal nasi tempong di Festival Sego Tempong di Banyuwangi, Jawa Timur.
Salah satu warung nasi tempong yang ternama adalah warung Mbok Tik di Jalan MT Haryono, depan radio VIS FM, Banyuwangi. Warung Mbok Tik selalu laris, bahkan hampir tak pernah sepi. Warung kaki lima itu hanya mempunyai meja sebaris. Setiap malam, warung ramai oleh para pembeli, sebagian besar masyarakat Banyuwangi, sebagian lagi adalah para pelancong yang ingin mencicipi kuliner khas Banyuwangi.

Rudi, salah satu pelanggan Mbok Tik dari Surabaya, mengatakan, sambal yang dibuat oleh Mbok Tik istimewa pedasnya. Sambal itu berbaur dengan daun kemangi mentah dan menciptakan rasa pedas sekaligus segar saat dikunyah. Pedasnya tempong juga diimbangi dengan segarnya rasa tomat ranti dan sedapnya terasi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejarah Loji Gandrung di Kota Solo yang Jadi Tempat Ngunduh Mantu Kaesang

Sejarah Loji Gandrung di Kota Solo yang Jadi Tempat Ngunduh Mantu Kaesang

Jalan Jalan
Biaya Bikin Visa Schengen, Syarat Berkunjung ke Sejumlah Negara Eropa

Biaya Bikin Visa Schengen, Syarat Berkunjung ke Sejumlah Negara Eropa

Travel Tips
Festival Budaya Jalin Merapi di Deles Indah Klaten, Berlatar Panorama Gunung Api

Festival Budaya Jalin Merapi di Deles Indah Klaten, Berlatar Panorama Gunung Api

Travel Update
3 Tips Bikin Visa Schengen, Jangan Beri Itinerary Fiktif

3 Tips Bikin Visa Schengen, Jangan Beri Itinerary Fiktif

Travel Tips
3 Rumah Sakit di Malang Siap Beri Layanan Wisata Medis

3 Rumah Sakit di Malang Siap Beri Layanan Wisata Medis

Travel Update
7 Alasan Mengapa Kamu Perlu Jalan-jalan #DiIndonesiaAja untuk Liburan Akhir Tahun Ini

7 Alasan Mengapa Kamu Perlu Jalan-jalan #DiIndonesiaAja untuk Liburan Akhir Tahun Ini

Jalan Jalan
Itenarary 3 hari 2 malam di Lombok dan Gili Trawangan, Gowes di Desa

Itenarary 3 hari 2 malam di Lombok dan Gili Trawangan, Gowes di Desa

Itinerary
Lokasi Ngunduh Mantu Kaesang-Erina, Ini 5 Fakta Loji Gandrung Solo

Lokasi Ngunduh Mantu Kaesang-Erina, Ini 5 Fakta Loji Gandrung Solo

Jalan Jalan
Taman Langit Gunung Banyak Ditetapkan Jadi Shelter Tourism, Apa Itu?

Taman Langit Gunung Banyak Ditetapkan Jadi Shelter Tourism, Apa Itu?

Travel Update
Warga Hawaii Beramai-ramai Tonton Letusan Mauna Loa yang Langka

Warga Hawaii Beramai-ramai Tonton Letusan Mauna Loa yang Langka

Travel Update
6 Fakta Pura Mangkunegaran, Lokasi Pernikahan Kaesang-Erina

6 Fakta Pura Mangkunegaran, Lokasi Pernikahan Kaesang-Erina

Jalan Jalan
10 Hidden Gem Bali, Wisata Anti-mainstream buat Libur Akhir Tahun

10 Hidden Gem Bali, Wisata Anti-mainstream buat Libur Akhir Tahun

Jalan Jalan
10 Tempat Wisata Keluarga di Jabodetabek buat Libur Akhir Tahun

10 Tempat Wisata Keluarga di Jabodetabek buat Libur Akhir Tahun

Jalan Jalan
Batalkan Tiket Lion Air Group Bisa Refund, Ini Syaratnya

Batalkan Tiket Lion Air Group Bisa Refund, Ini Syaratnya

Travel Tips
Bentuk Keris Ada yang Berliku dan Lurus, Ternyata Ini Alasannya

Bentuk Keris Ada yang Berliku dan Lurus, Ternyata Ini Alasannya

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.