Akhir Pekan ke Bengkulu, Ada Festival Bumi Rafflesia

Kompas.com - 19/08/2015, 14:42 WIB
Bunga Rafflesia arnoldii mekar di Hutan Lindung Bukit Daun Register 5, Kabupaten Kepahiang, Bengkulu, Minggu (9/3/2014). Tidak seperti umumnya raflesia dengan lima kelopak, raflesia ini berkelopak enam. Diperlukan komitmen kuat banyak pihak untuk menjaga habitat asli bunga terbesar di dunia ini.
KOMPAS/ADHITYA RAMADHANBunga Rafflesia arnoldii mekar di Hutan Lindung Bukit Daun Register 5, Kabupaten Kepahiang, Bengkulu, Minggu (9/3/2014). Tidak seperti umumnya raflesia dengan lima kelopak, raflesia ini berkelopak enam. Diperlukan komitmen kuat banyak pihak untuk menjaga habitat asli bunga terbesar di dunia ini.
EditorNi Luh Made Pertiwi F

BENGKULU, KOMPAS.com -Pemerintah Provinsi Bengkulu siap menggelar kegiatan tahunan "Festival Bumi Rafflesia" yang dipusatkan di kawasan wisata Pantai Panjang Kota Bengkulu untuk meningkatkan kunjungan wisata ke daerah ini.

"Persiapan sudah 90 persen dan festival akan berlangsung selama tiga hari," kata Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu, Rudi Perdana di Bengkulu, Selasa (18/8/2015).

Ia mengatakan festival akan digelar pada 21 Agustus hingga 23 Agustus 2015 yang menampilkan berbagai lomba antara lain lomba lari wisata rafflesia dengan hadiah jutaan rupiah.

Ada pula pagelaran seni budaya Bengkulu yang menampilkan parade busana pernikahan adat setempat dan bazar pasar rakyat. Kegiatan tersebut digelar bersamaan dengan "Bengkulu Expo" yang juga dipusatkan di kawasan wisata Pantai Panjang.

Sebelumnya Pemprov Bengkulu mengagendakan pelaksanaan kegiatan tersebut pada Juni 2015 namun diundur karena bersamaan dengan persiapan bulan suci Ramadhan. Rudi mengharapkan festival tahunan ini dapat meningkatkan kunjungan wisata ke "Bumi Rafflesia".

Festival Bumi Rafflesia pertama kali diadakan pada 2013 untuk mengangkat wisata daerah itu, termasuk ekowisata ke habitat Rafflesia. Mekarnya bunga Rafflesia juga menjadi daya tarik wisatawan yang mengunjungi Bengkulu.

Selain menawarkan wisata alam bebas melihat bunga Rafflesia di hutan, wisatawan juga akan disajikan dengan potensi alam, budaya, sejarah, dan kuliner khas Bengkulu.

"Wisatawan penggemar alam bebas bisa datang ke Bengkulu dan menikmati habitat puspa langka dan satwa dilindungi Gajah Sumatera," katanya. (Helti Marini Sipayung/Budi Suyanto)



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X