Kompas.com - 21/08/2015, 17:19 WIB
Wisman di Pulau Rinca, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT, Selasa (12/5/2014). KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANAWisman di Pulau Rinca, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT, Selasa (12/5/2014).
EditorI Made Asdhiana
SHANGHAI, KOMPAS - Bali masih menjadi sasaran utama wisatawan mancanegara di Indonesia. Padahal, kawasan wisata seperti Lombok, Nias, Komodo, dan wilayah lain di Indonesia timur punya potensi yang tak kalah menarik dibandingkan Bali. Perlu promosi untuk meningkatkan kesadaran akan potensi tersebut.

Sepanjang 2014, misalnya, sesuai data Badan Pusat Statistik, 3,731 juta atau sekitar 39,5 persen wisatawan mancanegara datang ke Indonesia melalui Bandara Ngurah Rai, Bali. Sebanyak 2,246 juta (23 persen) wisatawan masuk melalui Bandara Soekarno-Hatta dan 1,454 juta (15,4 persen) lewat Batam. Mereka terutama dari Singapura, Malaysia, Australia, Tiongkok, dan Jepang.

Dari 959.231 turis asal Tiongkok tahun lalu, 24 persennya menyasar Bali sebagai tujuan wisata. Sisanya, 18,9 persen ke Jakarta, 11 persen ke Surabaya, dan 7,3 persen ke Batam. Selain berbelanja, mereka umumnya menghabiskan waktu untuk berlibur di pantai dan jalan-jalan.

Koordinator Tim Promosi Pariwisata Indonesia di Shanghai Siswadi, Kamis (20/8/2015), mengatakan, sebagian warga Tiongkok bahkan hanya mengenal Bali, tetapi tidak dengan Indonesia. ”Padahal, Lombok, Komodo Labuan Bajo, Bunaken, Raja Ampat, dan Nias menarik dari sisi alamnya. Promosi jadi sangat penting untuk mengenalkan obyek-obyek wisata itu,” kata Siswadi, sebagaimana dilaporkan wartawan Kompas, Mukhamad Kurniawan, dari Shanghai.

Kepala Bidang Misi Penjualan Wilayah Asia Pasifik Kementerian Pariwisata RI Jordi Paliama menambahkan, Tiongkok jadi pasar potensial untuk pariwisata Indonesia. Karena itu, Kementerian Pariwisata menggarap khusus promosi di Tiongkok, antara lain melalui penjualan langsung. Setelah di Changsa pada 14-16 Agustus, promosi digelar di Shanghai pada 22-23 Agustus.

ARSIP KOMPAS TV Tumbuk Tepung, bagian dari upacara panen raya Uman Undat di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.
”Shanghai merupakan kota terbesar di Tiongkok. Potensi pasarnya sangat besar. Terlebih Garuda Indonesia sudah melayani penerbangan langsung Jakarta-Shanghai. Tahun ini kami menargetkan 2 juta pengunjung dari Tiongkok, lebih dari dua kali dibandingkan tahun lalu,” ujarnya.

Selain 1,4 miliar penduduknya, pertumbuhan ekonomi Tiongkok berdampak pada peningkatan pendapatan, sekaligus kebutuhan rekreasi masyarakatnya. Dengan rata-rata pengeluaran mereka per kunjungan 1.059 dollar AS, wisatawan asal Tiongkok membelanjakan 1,015 miliar dollar AS di Indonesia. Ini terbilang cukup besar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tahun ini Kementerian Pariwisata menargetkan sekitar 12 juta wisatawan datang ke Indonesia. Jumlah itu meningkat dibandingkan tahun lalu yang mencapai 9,4 juta wisatawan.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Durasi Karantina WNI dan WNA di Indonesia Jadi 10 Hari Mulai 3 Desember

Durasi Karantina WNI dan WNA di Indonesia Jadi 10 Hari Mulai 3 Desember

Travel Update
Timor Leste Dominasi Jumlah Kunjungan Turis Asing ke Indonesia per Oktober 2021

Timor Leste Dominasi Jumlah Kunjungan Turis Asing ke Indonesia per Oktober 2021

Travel Update
Banyak Turis Asing ke Indonesia, Tapi Sedikit yang Tiba di Bali pada Oktober 2021

Banyak Turis Asing ke Indonesia, Tapi Sedikit yang Tiba di Bali pada Oktober 2021

Travel Update
Sebanyak 151.032 Turis Asing Kunjungi Indonesia pada Oktober 2021, Naik Dibanding September

Sebanyak 151.032 Turis Asing Kunjungi Indonesia pada Oktober 2021, Naik Dibanding September

Travel Update
Nglanggeran Masuk Daftar Best Tourism Villages UNWTO Diharapkan Menginspirasi Desa Wisata Lain

Nglanggeran Masuk Daftar Best Tourism Villages UNWTO Diharapkan Menginspirasi Desa Wisata Lain

Travel Update
Jepang Hentikan Semua Reservasi Penerbangan, Antisipasi Varian Covid-19 Omicron

Jepang Hentikan Semua Reservasi Penerbangan, Antisipasi Varian Covid-19 Omicron

Travel Update
Etika Naik Garuda Indonesia, Jinjing Tas Ransel!

Etika Naik Garuda Indonesia, Jinjing Tas Ransel!

Travel Tips
Geser Paris, Tel Aviv Kini Jadi Kota Termahal di Dunia

Geser Paris, Tel Aviv Kini Jadi Kota Termahal di Dunia

Travel Update
NTB Kembangkan Wisata Olahraga, Bisa Contek Kunci Kesuksesan Perancis

NTB Kembangkan Wisata Olahraga, Bisa Contek Kunci Kesuksesan Perancis

Travel Update
Nglanggeran Sukses Wakili Indonesia dalam Daftar Desa Wisata Terbaik UNWTO 2021

Nglanggeran Sukses Wakili Indonesia dalam Daftar Desa Wisata Terbaik UNWTO 2021

Travel Update
Libur Nataru, Kapasitas Tempat Wisata DIY 25 Persen dan Tak ada Perayaan Tahun Baru

Libur Nataru, Kapasitas Tempat Wisata DIY 25 Persen dan Tak ada Perayaan Tahun Baru

Travel Update
Rute The Beach Love Bali dari Bandara Ngurah Rai

Rute The Beach Love Bali dari Bandara Ngurah Rai

Travel Tips
Malaysia Batasi Pelaku Perjalanan dari Negara Berisiko Tinggi Omicron

Malaysia Batasi Pelaku Perjalanan dari Negara Berisiko Tinggi Omicron

Travel Update
Kawasan Heritage Depok Lama Akan Dikembangkan Jadi Tempat Wisata Sejarah

Kawasan Heritage Depok Lama Akan Dikembangkan Jadi Tempat Wisata Sejarah

Travel Update
Korea Selatan Terapkan Karantina 10 Hari untuk Seluruh Kedatangan Internasional

Korea Selatan Terapkan Karantina 10 Hari untuk Seluruh Kedatangan Internasional

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.