Kekinian Lasem dalam Kekunoannya

Kompas.com - 07/09/2015, 15:03 WIB
EditorNi Luh Made Pertiwi F

Henry seorang pemuda metropolitan yang sempat mengenyam karir cemerlang di sebuah perusahaan swasta Surabaya. Namun, ia memutuskan kembali ke Lasem dan melanjutkan usaha batik ayah ibunya yang bernama “Padi Boeloe”. Kemudian, Henry mengembangkan kreasinya dengan merek dagang “Rajawali”.

Hebatnya, Henry pun semakin mantap mengembangkan batiknya dan berkompetisi dengan sang istri, Renny Priscilla—generasi ke 5 Batik Lasem Maranatha. Istrinya merupakan salah satu seniman batik halus Lasem yang mengerjakan reproduksi batik-batik pakem klasik Lasem.

 “Saya jatuh bangun meneruskan batik warisan ayah," ujar Henry. Dia mempelajari berbagai resep warna batik keluarga: merah, hijau, biru, violet dan kuning. Salah satu tantangannya, sang ayah mengkreasikan warna ‘soft mbladus’ yang sebelumnya tidak pernah ada dalam khasanah warna batik Lasem.

Satu karya ayahnya yang tidak bisa ditiru adalah ‘broken sekar jagad’. Nama ini diberikan oleh Mas Pop, seorang penggiat budaya Rembang Lasem. “Warnanya keluar pakem karena kesalahan teknis, tak bisa diulang lagi,” lanjut Henry sambil memperlihatkan batik bermotif bunga kecil warna coklat muda dengan semburat merah.

Di akhir perjumpaan, Henry memperlihatkan kepada saya dua buah kain tok wie hasil batikan sang ayah dan ibu. “Kenangan yang tak ada duanya,” pungkasnya.

(Agni Malagina, sinolog dari Fakultas Ilmu Budaya, Universitas indonesia.)

Halaman:
Baca tentang


Sumber
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X