Kompas.com - 07/09/2015, 19:12 WIB
Menu sambal welut yang ditawarkan di Kedai Sambal Welut Pak Sabar, Bantul, Yogyakarta, Sabtu (22/8/2015). Ikan belut yang disajikan diulek bersama bahan-bahan seperti cabai, bawang putih, kencur, daun jeruk, gula, garam, dan bumbu penyedap. KOMPAS.com / Wahyu Adityo ProdjoMenu sambal welut yang ditawarkan di Kedai Sambal Welut Pak Sabar, Bantul, Yogyakarta, Sabtu (22/8/2015). Ikan belut yang disajikan diulek bersama bahan-bahan seperti cabai, bawang putih, kencur, daun jeruk, gula, garam, dan bumbu penyedap.
|
EditorNi Luh Made Pertiwi F
YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Berwisata tanpa mencoba kuliner terasa kurang lengkap. Jika berwisata ke Yoygyakarta, sempatkan untuk mencicipi kuliner di kedai Sambal Welut Pak Sabar, Bantul, Yogyakarta. Bersiaplah untuk menikmati sensasi pedas dan gurih dari oseng welut yang disajikan.

Menu utama atau andalan yang dijual di kedai ini adalah sambal belut. Sambal belut adalah sambal yang dapat dinikmati bersama kuliner oseng belut. Jika memesan oseng welut, pengunjung akan disajikan satu porsi belut yang dimasak dengan kol, tomat, dan sawi lengkap dengan kuah yang dapat diseruput.

Ketika mengunjungi Yogyakarta bulan lalu, KompasTravel sempat mencicipi kuliner oseng welut dan sambal welut, belut goreng, dan es teh sebagai minumannya. Begitu, mencecap oseng welut, rasa pedas langsung memenuhi mulut. Bumbu-bumbu yang berasal dari bawang goreng, bawang putih yang diulek bersama cabai, dan garam membuat rasa gurih. Sambal welut yang disajikan pun tak kalah pedas dan bertekstur kasar karena ikan belut yang diulek bersama bumbu-bumbu.

Anak perempuan Pak Sabar, Fitri menjelaskan kepada KompasTravel cara membuat sambal welut. Pertama-tama, cabai bersama bawang putih diulek hingga halus. Kemudian, untuk menambah rasa gurih, hasil bahan-bahan yang telah diulek ditambah dengan gula dan garam. Selanjutnya, bahan-bahan tambahan seperti kencur, bumbu penyedap, dan daun jeruk turut diulek. Kemudian belut dan ulekan kembali ditumbuk hingga hancur dan siap dinikmati. Sambal belut ini disajikan dengan lalapan mentimun dan daun kemangi juga nasi yang masih panas.

KOMPAS.com / Wahyu Adityo Prodjo Menu oseng-oseng welut yang ditawarkan di Kedai Sambal Welut Pak Sabar, Bantul, Yogyakarta, Sabtu (22/8/2015).

Ketika menyantap belut goreng, hasil belut yang digoreng tak terlalu berminyak. Daging belut yang digoreng juga terasa gurih. Rasa gurih dari bawang putih, bawang merah beserta gula dan garam yang merupakan bumbu sebelum digoreng meresap hingga ke dalam daging.

Hal unik lain yang ditawarkan di kedai ini adalah gula batu. Segelas teh dan jeruk panas atau dingin akan dimasukkan gula batu yang digunakan sebagai pemanis minuman. Minuman-minuman tersebut cocok untuk menemani menyantap sambal welut. Selain menu utama sambal welut, Pak Sabar juga menyediakan beragam menu lain seperti belut goreng, oseng belut, wader goreng, kuthok (ikan gabus) goreng/oseng.

Menu belut yang ditawarkan untuk para pengunjung di tempat ini dihitung berdasarkan per kilogram. Fitri mengatakan belut satu kilogram dan dapat dimasak dalam berbagai varian rasa. Fitri mengatakan untuk satu kilogram dapat dinikmati untuk lima hingga tujuh orang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Satu kilogram sambal belut harganya Rp100 ribu, untuk menu osengnya harga Rp100 ribu per kilogram," jelas Fitri.

Untuk harga ikan gabus goreng, harga yang ditawarkan adalah Rp 90.000 per kilogram. Sementara oseng-oseng ikan gabus adalah Rp 100.000 per kilogram. Kemudian Wader goreng adalah Rp 60.000 per kilogram.

KOMPAS.com / Wahyu Adityo Prodjo Bumbu-bumbu yang digunakan untuk membuat sambal welut di Kedai Sambel Welut Pak Sabar, Bantul, Yogyakarta, Sabtu (22/8/2015). Bahan-bahan seperti cabai, bawang putih, kencur, daun jeruk, gula, garam, dan bumbu penyedap akan diulek bersama ikan belut.
Kedai Pak Sabar mulai buka dari pukul 10.00 WIB hingga 22.00 WIB. Interior kedai ini didominasi oleh bahan bambu dan hanya bermejakan kayu. Di depan terdapat pula bangunan yang tak bertembok bambu. Fitri mengatakan jika kedai ini dapat menampung hingga 100 pengunjung.

Kedai Sambal Welut Pak Sabar berlokasi agak tersembunyi dari pinggir Jalan Imogiri Barat kilometer 6, Dusun Dokaran, Kelurahan Tamanan, Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Dari pusat Kota Yogyakarta, arahkan saja kendaraan ke selatan menuju Pojok Benteng Timur.

Jika datang dari Jalan Brigjen Katamso, belokkan kendaraan  ke kiri. Di pertigaan pertama, belok kanan masuk ke Jalan Sisingamangaraja. Kemudian susuri jalan ini hingga bertemu Jalan Lingkar alias Ringroad Selatan. Setelah menyeberang jembatan, akan terdapat sebuah papan nama bertuliskan Warung Sambel Welut Pak Sabar di dekat masjid yang ada di sebelah kanan jalan.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kawasan Heritage Depok Lama Akan Dikembangkan Jadi Tempat Wisata Sejarah

Kawasan Heritage Depok Lama Akan Dikembangkan Jadi Tempat Wisata Sejarah

Travel Update
Korea Selatan Terapkan Karantina 10 Hari untuk Seluruh Kedatangan Internasional

Korea Selatan Terapkan Karantina 10 Hari untuk Seluruh Kedatangan Internasional

Travel Update
Borobudur Marathon Bisa Jadi Contoh Pengembangan Sport Tourism di NTB

Borobudur Marathon Bisa Jadi Contoh Pengembangan Sport Tourism di NTB

Travel Update
Thailand Tetap Wajibkan Tes PCR untuk Turis Asing

Thailand Tetap Wajibkan Tes PCR untuk Turis Asing

Travel Update
Budayawan Sebut Lombok NTB Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Budaya

Budayawan Sebut Lombok NTB Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Budaya

Travel Update
Akademisi Sebut Kemajuan Pariwisata Mandalika Jangan Bikin Daerah Lain Dilupakan

Akademisi Sebut Kemajuan Pariwisata Mandalika Jangan Bikin Daerah Lain Dilupakan

Travel Update
Swiss Larang Penerbangan dari 7 Negara akibat Omicron

Swiss Larang Penerbangan dari 7 Negara akibat Omicron

Travel Update
Cara Perancis Manfaatkan Acara Olahraga untuk Promosi Produk Lokal

Cara Perancis Manfaatkan Acara Olahraga untuk Promosi Produk Lokal

Travel Update
Berpotensi Gelar Sport Tourism, Pemprov NTB Bisa Tiru Perancis

Berpotensi Gelar Sport Tourism, Pemprov NTB Bisa Tiru Perancis

Travel Update
Kamboja Batasi Kedatangan dari 10 Negara untuk Antisipasi Varian Omicron

Kamboja Batasi Kedatangan dari 10 Negara untuk Antisipasi Varian Omicron

Travel Update
9 Negara Masuk Daftar Merah Inggris akibat Varian Omicron

9 Negara Masuk Daftar Merah Inggris akibat Varian Omicron

Travel Update
Lion Air Buka Rute Surabaya-Labuan Bajo PP, Harga Mulai Rp 1 Juta

Lion Air Buka Rute Surabaya-Labuan Bajo PP, Harga Mulai Rp 1 Juta

Travel Update
Lama Karantina WNI dan WNA di Indonesia Bakal Diperpanjang hingga 10 Hari

Lama Karantina WNI dan WNA di Indonesia Bakal Diperpanjang hingga 10 Hari

Travel Update
MotoGP 2022 Bakal Bikin Untung Pariwisata NTB, tapi...

MotoGP 2022 Bakal Bikin Untung Pariwisata NTB, tapi...

Travel Update
Turis Asing Lebih Tahu Gunung Rinjani Ketimbang Gunung Bromo?

Turis Asing Lebih Tahu Gunung Rinjani Ketimbang Gunung Bromo?

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.