Kompas.com - 20/09/2015, 11:17 WIB
Petambang memikul belerang seberat lebih dari 70 kilogram. Mereka harus menempuh jarak sejauh 3 kilometer dari kawah Gunung Ijen menuju Pos Paltuding di kawasan Ijen, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Masyarakat sekitar Gunung Ijen kini sudah mengantisipasi gejala bencana dari kawah tersebut. KOMPAS/TOTOK WIJAYANTOPetambang memikul belerang seberat lebih dari 70 kilogram. Mereka harus menempuh jarak sejauh 3 kilometer dari kawah Gunung Ijen menuju Pos Paltuding di kawasan Ijen, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Masyarakat sekitar Gunung Ijen kini sudah mengantisipasi gejala bencana dari kawah tersebut.
|
EditorI Made Asdhiana
JAKARTA, KOMPAS.com - Bagi sebagian orang, wisata 'backpack' menjadi pilihan yang menyenangkan. Salah satu faktor utama ialah biaya yang sangat murah. Namun untuk melakukan ini, diperlukan persiapan dan perencanaan yang baik agar sebagian besar hal terukur. Banyak yang malas atau sekadar tidak bisa melakukan persiapan dan perencanaan ini.

Belakangan tawaran wisata kelas 'backpack' muncul. Salah yang menawarkan ialah situs web paket wisata travelicious.com. Tak hanya menawarkan harga 'backpack', tapi destinasi yang diberikan juga merupakan destinasi yang jarang terdengar.

"Kita memang ambil konsep wisata backpack ya. Jadi destinasinya ya yang baru atau asing lah," ujar Business Development Assistant Manager Travelicious.com, Gerry Tanamas di World of Panorama (WoP) -Travel Shiok!, Atrium Utam, Plaza Senayan, Jakarta, Sabtu (19/9/2015).

Menurut Gerry, secara garis besar program yang diberikan mirip dengan konsep 'backpack', misalnya saja penginapan yang digunakan berbentuk home stay atau camping. Kemudian sarana transportasi yang digunakan juga kereta ekonomi. Sebagian besar tur yang ditawarkan melibatkan pemandu lokal di tempat yang bersangkutan.

Sementara untuk destinasi, Gerry menjelaskan pihaknya memfokuskan wisata domestik. Adapun beberapa wisata internasional hanya berada di wilayah Asia Tenggara. "Kita fokus ke domestik dulu ya, kita maksimalkan juga guide lokalnya," terang Gerry.

BARRY KUSUMA Burung Merak di Taman Nasional Baluran, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Jumat (2/5/2014).
Salah satu destinasi yang menarik ialah paket Kawah Ijen dan Baluran. Untuk 4 hari 2 malam, pengunjung akan dikenakan harga Rp 1.200.000. Harga sudah termasuk tiket kereta dan home stay. Aktivitasnya akan banyak bersifat outing atau di alam, seperti hiking atau ke pantai.

Ada juga paket wisata Green Canyon. Satu orang dikenakan biaya Rp 600.000. Biaya sudah termasuk akomodasi untuk 3 hari 2 malam. Selain body rafting di Green Canyon, pengunjung dapat menikmati sunset dan sunrise di pantai Batu Karas. Salah satu yang unik juga ialah wisata Baduy.

Dengan Rp 185.000, pengunjung akan menginap di Baduy selama 2 hari 1 malam. Peserta juga akan diajak hingga ke Baduy Dalam. Hanya saja untuk paket ini, peserta harus membawa beras 2 liter sebagai seserahan agar dapat masuk. Biaya juga sudah termasuk pengurusan izin masuk Baduy Dalam.

Atau ada paket-paket satu hari, seperti berkunjung ke Gunung Padang, Bandung, Bandung Selatan, bahkan wilayah Kepulauan Seribu. Rata-rata paket ini dapat diambil dengan biaya Rp 100.000 hingga Rp 200.000 tidak termasuk makan.

KOMPAS IMAGES / RODERICK ADRIAN MOZES Wisatawan menggunakan perahu mengunjungi obyek wisata Green Canyon, Cijulang, Pangandaran, Jawa Barat, Sabtu (4/5/2013). Obyek wisata ini menawarkan keindahan dinding bebatuan yang ditutupi lumut dan wisatawan dapan menikmatinya dengan menyusuri sungai menggunakan perahu.
Menurut Gerry, beberapa destinasi favorit sejauh ini adalah Green Canyon, Ujung Kulon, Ujung Genteng, Malang Bromo, dan Kawah Ijen dan Baluran. Rata-rata paket ini berdurasi 3 hari 2 malam dengan harga Rp 600.000 - Rp 1.000.000. Untuk destinasi luar negeri, pengunjung dapat memilih wisata ke beberapa pulau yang cukup asing seperti Pulau Poda atau Pulau Hua Hin di Thailand.

Di Pulau Poda ada 'blue pool', sejenis air sungai alami yang sangat terlihat biru. Atau mengunjungi Santorini Park di Hua Hin. Tempat ini merupakan taman dengan nuansa seperti di wilayah Santorini, Yunani.

Bagi pengunjung yang melakukan transaksi di WoP, akan mendapat voucher senilai Rp 50.000, kesempatan mengikuti undian berhadiah tiket pesawat PP Indonesia-Singapura. Kemudian ada juga tawaran khusus satu hari ke Pulau Onrust, Cipir, dan Kelor di wilayah Kepulauan Seribu senilai Rp 59.000. "Tapi tawaran ini hanya untuk 50 orang yang beli di sini (WoP) dan sudah habis," tambah Gerry. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

10 Museum Paling Angker di Dunia, Ada Koleksi Mumi

10 Museum Paling Angker di Dunia, Ada Koleksi Mumi

Jalan Jalan
Rute Menuju Plunyon Kalikuning, Jadi Lokasi Syuting KKN di Desa Penari

Rute Menuju Plunyon Kalikuning, Jadi Lokasi Syuting KKN di Desa Penari

Jalan Jalan
Jajan di Toko Serba Ada Ini Harus Memanjat 120 Meter, Mau Coba?

Jajan di Toko Serba Ada Ini Harus Memanjat 120 Meter, Mau Coba?

Jalan Jalan
Aturan Perjalanan Diperlonggar, Ini PR Pemerintah untuk Pariwisata

Aturan Perjalanan Diperlonggar, Ini PR Pemerintah untuk Pariwisata

Travel Update
Sandiaga Sebut Pariwisata Berkelanjutan Akan Jadi Tren pada Era Endemi

Sandiaga Sebut Pariwisata Berkelanjutan Akan Jadi Tren pada Era Endemi

Jalan Jalan
Pelaku Perjalanan Luar Negeri Sudah Tak Perlu Tes, Ini Syaratnya

Pelaku Perjalanan Luar Negeri Sudah Tak Perlu Tes, Ini Syaratnya

Travel Update
Mampir ke Jembatan Plunyon, Lokasi Syuting KKN di Desa Penari

Mampir ke Jembatan Plunyon, Lokasi Syuting KKN di Desa Penari

Jalan Jalan
Festival Olahraga Berskala Internasional Bakal Digelar di Sejumlah Destinasi

Festival Olahraga Berskala Internasional Bakal Digelar di Sejumlah Destinasi

Travel Update
Libur Panjang Waisak 2022, Angkasa Pura I Layani 651.000 Penumpang

Libur Panjang Waisak 2022, Angkasa Pura I Layani 651.000 Penumpang

Travel Update
Jepang Akan Terima Turis Asing dari 4 Negara dalam Grup Wisata

Jepang Akan Terima Turis Asing dari 4 Negara dalam Grup Wisata

Travel Update
Syarat Naik Pesawat per 18 Mei, Tak Wajib Antigen jika Vaksin 2 Kali

Syarat Naik Pesawat per 18 Mei, Tak Wajib Antigen jika Vaksin 2 Kali

Travel Update
Menparekraf: Waisak Tingkatkan Kunjungan Wisatawan ke Borobudur

Menparekraf: Waisak Tingkatkan Kunjungan Wisatawan ke Borobudur

Travel Update
Syarat Naik Kereta Api per 18 Mei, Vaksin 2 Kali Tak Perlu Tes PCR

Syarat Naik Kereta Api per 18 Mei, Vaksin 2 Kali Tak Perlu Tes PCR

Travel Update
Markedila Cafe, Tempat Nongkrong dengan Panorama Lembah di NTT

Markedila Cafe, Tempat Nongkrong dengan Panorama Lembah di NTT

Jalan Jalan
Rute dan Tips Wisata ke Danau Ronggojalu Probolinggo

Rute dan Tips Wisata ke Danau Ronggojalu Probolinggo

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.