Kompas.com - 18/10/2015, 15:49 WIB
EditorI Made Asdhiana
MATARAM, KOMPAS.com - Asosiasi Hotel Mataram bekerja sama dengan organisasi kerja sama internasional milik pemerintah Jerman (GIZ) untuk membangun pariwisata berkelanjutan di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Ketua Asosiasi Hotel Mataram (AHM) Reza Bouvierd dengan Team Leader Tourism and Investment GIZ, Oliver Oehms, berlangsung di Kota Mataram, Kamis (15/10/2015) lalu.

Oliver Oehms mengatakan, GIZ sebagai lembaga donor Jerman melihat potensi pariwisata di Pulau Lombok, sangat luar biasa, bahkan akan menjadi ikon wisata dunia jika dikelola dengan baik.

KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Wisatawan di Gili Trawangan, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, Kamis (17/4/2014).
Untuk mencapai pengelolaan industri pariwisata yang baik, menurut dia, sangat tergantung pada sumber daya manusia (SDM) yang terlibat langsung di dunia pariwisata, termasuk masyarakat yang berada di kawasan obyek wisata.

"GIZ bersama AHM untuk memperbaiki SDM pariwisata Lombok menjadi lebih baik," katanya.

Oehms mengatakan, GIZ mulai masuk di NTB pada tahun 2012, dengan fokus pada upaya pembangunan di sektor pariwisata.

"Sejak tahun 2012, kami sudah membantu pemerintah NTB dan masyarakatnya membangun desa wisata," ujarnya.

Beberapa desa wisata yang diberikan pendampingan oleh GIZ, di antaranya sentra kerajinan gerabah di Desa Banyumulek, Kabupaten Lombok Barat; pusat kerajinan mutiara di Sekarbela, Kota Mataram; desa wisata Sesaot, Narmada, Kabupaten Lombok Barat; dan desa wisata Bilebante, Kabupaten Lombok Tengah.

Menurut Oehms, pihaknya akan fokus di Pulau Lombok, untuk pembangunan pariwisata berkelanjutan, seperti bagaimana caranya mengatasi masalah sampah yang sebagian berasal limbah dari industri pariwisata dan masalah keamanan di obyek wisata.

KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Perajin gerabah di Desa Banyumulek, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Minggu (1/7/2013).
Upaya itu dilakukan bersama pengusaha perhotelan dan pelaku pariwisata lainnya serta masyarakat mengatasi.

"Perencanaan pembangunan pariwisata di NTB, kurang sempurna dan ini menjadi perhatian GIZ agar pemerintah daerah memberi perhatian yang serius," kata Oehms.

Ketua AHM Reza Bouvierd, mengatakan pihaknya bekerja sama dengan GIZ sebagai pintu masuk dalam membangun pariwisata NTB yang semakin baik dan maju.

"GIZ siap membantu kami untuk memajukan pariwisata NTB melalui berbagai program peningkatan SDM dan program lainnya," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.