Kompas.com - 30/10/2015, 08:21 WIB
Satwa endemik Komodo (Varanus komodoensis) di Pulau Rinca, Kecamatan Komodo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Senin (4/6/2012).   KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZESSatwa endemik Komodo (Varanus komodoensis) di Pulau Rinca, Kecamatan Komodo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Senin (4/6/2012). KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES
EditorI Made Asdhiana
LABUAN BAJO, KOMPAS.com - Para pelaku pariwisata yang mengikuti eksibisi bisnis dalam ITB Asia 2015, meminati jelajah wisata di Pulau Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Saya sangat menyukai wisata petualang seperti ini. Saya pernah berwisata serupa di Afrika, tetapi saya tidak menjumpai hewan komodo di sana. Hewan purba ini hanya ada di Indonesia," kata seorang peserta ITB Asia 2015 dari Hongkong, Chow Michael di Pulau Komodo, Labuan Bajo, Rabu (28/10/2015).

Untuk itu, lanjut Chow, dirinya sangat tertarik untuk mengikuti wisata perjalanan ke Flores untuk melihat secara langsung hewan purba tersebut.

Hal senada juga diungkapkan peserta lainnya yakni perwakilan biro perjalanan wisata Zanda Convention and Fair Tour dari Bangkok, Thailand, Kanita Watanaphonphan yang baru pertama kali menginjakkan kakinya di bumi Flores.

"Ini sangat menarik sekali karena saya melihatnya langsung di alam liar. Ini sangat menantang," ucapnya.

KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Wisman di Pulau Rinca, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT, Selasa (12/5/2014).
Untuk menuju Pulau Komodo yang berada di kawasan Taman Nasional Komodo, para peserta yang merupakan perwakilan agen perjalanan wisata dari empat negara di Asia itu menumpangi perahu dari Pelabuhan Labuan Bajo.

Perjalanan ke Pulau Komodo ditempuh sekitar 3,5 jam penyeberangan menyusuri gugusan pulau-pulau kecil di sekitar kawasan Taman Nasional Komodo.

Abdulah, pemandu wisata atau yang dikenal dengan "ranger" yang mendampingi wisatawan tersebut mengatakan bahwa jelajah komodo dapat dilakukan dengan tiga trek yakni pendek, medium, dan trek panjang.

"Sebagian besar pengunjung memilih trek pendek karena hanya berjarak 1,5 kilometer dengan waktu sekitar 45 menit," ucapnya.

Meski demikian, Abdulah selalu meminta kepada pengunjung untuk berhati-hati dan tidak berpencar mengingat hewan berdarah dingin itu sangat pintar berkamuflase.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sering Dilakukan, 16 Kesalahan Mengemas Barang di Koper Saat Liburan

Sering Dilakukan, 16 Kesalahan Mengemas Barang di Koper Saat Liburan

Travel Tips
Rute Menuju Ngopi di Sawah Bogor, Dekat Gerbang Tol Ciawi

Rute Menuju Ngopi di Sawah Bogor, Dekat Gerbang Tol Ciawi

Jalan Jalan
7 Tempat Makan dengan View Laut di Jakarta, Cocok untuk Lihat Sunset

7 Tempat Makan dengan View Laut di Jakarta, Cocok untuk Lihat Sunset

Jalan Jalan
Obelix Hills, Wisata Selfie Kekinian dengan View Keren di Yogyakarta

Obelix Hills, Wisata Selfie Kekinian dengan View Keren di Yogyakarta

Jalan Jalan
Water Blow Peninsula Nusa Dua Kembali Buka untuk Umum, Segini Tiketnya

Water Blow Peninsula Nusa Dua Kembali Buka untuk Umum, Segini Tiketnya

Travel Update
Indonesia dan Kamboja Lanjutkan Kerja Sama Bidang Pariwisata, Ini 6 Fokusnya

Indonesia dan Kamboja Lanjutkan Kerja Sama Bidang Pariwisata, Ini 6 Fokusnya

Travel Update
Promo Wisata Garuda Indonesia ke 5 Destinasi Super Prioritas

Promo Wisata Garuda Indonesia ke 5 Destinasi Super Prioritas

Travel Promo
Tren Wisata pada Tahun Macan Air, Ini Penjelasannya Menurut Feng Shui

Tren Wisata pada Tahun Macan Air, Ini Penjelasannya Menurut Feng Shui

Travel Update
Megahnya Predjama, Kastel Terbesar Dunia yang Dibangun di Mulut Gua

Megahnya Predjama, Kastel Terbesar Dunia yang Dibangun di Mulut Gua

Jalan Jalan
Berencana Jalan-jalan? Simak Dulu Peruntungan 12 Shio Sepanjang 2022

Berencana Jalan-jalan? Simak Dulu Peruntungan 12 Shio Sepanjang 2022

Travel Tips
Kenapa Hotel Masih Sediakan Sabun Batang, Ini Alasannya

Kenapa Hotel Masih Sediakan Sabun Batang, Ini Alasannya

Travel Update
13 Etika Cara Bepergian Naik Pesawat, Pemula Wajib Tahu

13 Etika Cara Bepergian Naik Pesawat, Pemula Wajib Tahu

Travel Tips
7 Tips Wisata pada Tahun Macan Air Berdasarkan Pakar Feng Shui

7 Tips Wisata pada Tahun Macan Air Berdasarkan Pakar Feng Shui

Travel Tips
6 Hotel Dekat Stasiun UI Depok, Harga Mulai Rp 200 Ribuan

6 Hotel Dekat Stasiun UI Depok, Harga Mulai Rp 200 Ribuan

Jalan Jalan
Cara Check In Hotel Langsung Tanpa Booking Online, Perhatikan Hal Ini

Cara Check In Hotel Langsung Tanpa Booking Online, Perhatikan Hal Ini

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.