Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Buat Para Petualang, Ini Tips "Hunting" Foto di Alam Liar

Kompas.com - 08/04/2016, 21:05 WIB
Muhammad Irzal A

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Fotografi di alam liar atau Wildlife Photography kini sudah menjadi hobi tersendiri bagi sebagian orang penyuka fotografi dan juga petualangan. Selain kita bisa bertualang kita juga bisa mengabadikan momen-momen atau satwa-satwa di alam liar yang sangat jarang orang lain temukan.

Salah satu maestro dalam "wild life photography" Indonesia, Riza Tarmizi berbagi tipsnya setelah mengisi Talkshow di Indofest 2016.

Fotografer yang memulai debutnya di dunia "wild life photography" sejak 1990 ini, dihujani berbagai pertanyaan dari penonton yang masih penasaran dengan dunia yang ditekuninya tersebut, tapi sayangnya waktu dalam sesi tersebut tidak mencukupi.

Oleh karena itu KompasTravel merangkum tips-tips menekuni "wild life photography" dari sang maestro yang biasa disebut Kang Eca, melalui wawancara eksklusif sesaat setelah ia mengisi talkshow tersebut.

"Saya sejak kuliah belajar memotret di kebun binatang. Dari situ awal saya menyukai alam liar, fotografi, dan binatangnya," ujar Riza Tarmizi sesaat setelah mengisi talkshow "wild life photography" Indofest 2016, Kamis (7/4/2016).

Ia mengatakan pada dasarnya foto luar ruang lain seperti lansekap sama dengan foto alam liar. Yaitu harus bangun pagi mencari pencahayaan terbaik, sama seperti cara mengambil foto binatang yang sedang mencari makan keluar dari sarangnya pada pagi hari di jam tertentu.

BARRY KUSUMA Burung Merak di Taman Nasional Baluran, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Jumat (2/5/2014).
Berikut tips-tips yang diberikan Riza Tarmizi, untuk memulai menekuni "wild life photography" bagi pemula.

1. Ciptakan Ketertarikan

Ia mengatakan orang yang akan menekuni harus suka dahulu dengan olahraga petualangan, satwa-satwanya, dan fotografinya. Ketiga hal tersebut merupakan dasar utama. Riza Tarmizi menyebutnya sebagai niat awal.

Untuk menumbuhkannya bisa hunting atau belajar ke kebun binatang, atau melihat realitas sekitar bahwa Indonesia sangat kaya flora dan fauna unggulan di dunia.

2. Menguasai benar teknik-teknik dasar foto

Ini karena di alam liar halangannya akan jauh lebih berat, bukan lagi masalah teknis tapi masalah alam. "Belajar itu penting, harus kenal dan tahu benar fungsinya apa, sehingga tidak kereporan di alam," ujarnya.

Riza menyarankan untuk belajar dan banyak berlatih memotret satwa-satwa di kebun binatang, amati perilakunya, amati pergerakannya untuk mendapatkan foto terbaik.

3. Siap investasi jangka panjang

Di awal Anda harus komitmen dengan niat dan tujuan menekuni ini, mau hanya sekadar hobi, atau hobi yang menghasilkan. Atau juga ada niat lain, seperti hanya untuk upload media sosial. Semua itu akan menghasilkan semangat yang berbeda.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

5 Tips Liburan dengan Anak-anak Menggunakan Kereta Api Jarak Jauh

5 Tips Liburan dengan Anak-anak Menggunakan Kereta Api Jarak Jauh

Travel Tips
Mengenal Desa Wisata Koto Kaciak, Surga Budaya di Kaki Bukit Barisan

Mengenal Desa Wisata Koto Kaciak, Surga Budaya di Kaki Bukit Barisan

Jalan Jalan
Aktivitas Wisata di Bromo Ditutup mulai 25 April 2024, Ini Alasannya

Aktivitas Wisata di Bromo Ditutup mulai 25 April 2024, Ini Alasannya

Travel Update
Bali Jadi Tuan Rumah Acara UN Tourism tentang Pemberdayaan Perempuan

Bali Jadi Tuan Rumah Acara UN Tourism tentang Pemberdayaan Perempuan

Travel Update
Hari Kartini, Pelita Air Luncurkan Penerbangan dengan Pilot dan Awak Kabin Perempuan

Hari Kartini, Pelita Air Luncurkan Penerbangan dengan Pilot dan Awak Kabin Perempuan

Travel Update
Usung Konsep Eco Friendly, Hotel Qubika Bakal Beroperasi Jelang HUT Kemerdekaan RI di IKN

Usung Konsep Eco Friendly, Hotel Qubika Bakal Beroperasi Jelang HUT Kemerdekaan RI di IKN

Hotel Story
Ada Women Half Marathon 2024 di TMII Pekan Ini, Pesertanya dari 14 Negara

Ada Women Half Marathon 2024 di TMII Pekan Ini, Pesertanya dari 14 Negara

Travel Update
5 Tempat Wisata di Tangerang yang Bersejarah, Ada Pintu Air dan Makam

5 Tempat Wisata di Tangerang yang Bersejarah, Ada Pintu Air dan Makam

Jalan Jalan
Dampak Rupiah Melemah pada Pariwisata Indonesia, Tiket Pesawat Mahal

Dampak Rupiah Melemah pada Pariwisata Indonesia, Tiket Pesawat Mahal

Travel Update
4 Tempat Wisata di Rumpin Bogor Jawa Barat, Ada Curug dan Taman

4 Tempat Wisata di Rumpin Bogor Jawa Barat, Ada Curug dan Taman

Jalan Jalan
Rusa Jadi Ancaman di Beberapa Negara Bagian AS, Tewaskan Ratusan Orang

Rusa Jadi Ancaman di Beberapa Negara Bagian AS, Tewaskan Ratusan Orang

Travel Update
5 Rekomendasi Playground Indoor di Surabaya untuk Isi Liburan Anak

5 Rekomendasi Playground Indoor di Surabaya untuk Isi Liburan Anak

Jalan Jalan
Pilot dan Pramugari Ternyata Tidur pada Penerbangan Jarak Jauh

Pilot dan Pramugari Ternyata Tidur pada Penerbangan Jarak Jauh

Travel Update
Desa Wisata Tabek Patah: Sejarah dan Daya Tarik

Desa Wisata Tabek Patah: Sejarah dan Daya Tarik

Jalan Jalan
Komodo Travel Mart Digelar Juni 2024, Ajang Promosi NTT ke Kancah Dunia

Komodo Travel Mart Digelar Juni 2024, Ajang Promosi NTT ke Kancah Dunia

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com