Kompas.com - 18/06/2016, 10:06 WIB
EditorNi Luh Made Pertiwi F

TERBANGUN dari mimpi malam, alarm jam ponsel berdering keras. Tepat pukul tiga pagi. Cukup cuci muka, karena pagi itu masih dingin. Kuurungkan niatku untuk mandi. Bangun sepagi ini untuk mengejar matahari menampakkan pesona paginya di tengah gunung Merapi dan gunung Merbabu.

Mata masih pedas untuk menatap jalan ke depan. Dengan bantuan map yang terpasang di mobil kami pun melaju. Dari Yogyakarta menuju Magelang melalui jalan Magelang kemudian melewati Munthilan.

Berburu matahari terbit, seperti pagi lalu di Prambanan. Kali ini yang akan menjadi suguhan pagi kami adalah pesona Borobudur yang berselimut kabut. Perjalanan ditempuh kurang lebih satu jam dari Yogyakarta.

Bukit ini terkenal dengan nama Punthuk Setumbu. Alamat lengkapnya ada di Dusun Kerahan, Desa Karangrejo, Kecamatan Borobudur, Magelang, Jawa Tengah.

Jam sudah menunjukkan pukul empat. Berbekal maps di mobil kami sampai di lokasi. Dengan membayar retribusi Rp 15.000 untuk wisatawan lokal dan Rp 30.000 untuk wisatawan mancanegara kita bisa menikmati adegan matahari terbit di bukit Punthuk Setumbu.

Waktu yang tepat untuk mengujunginya yakni diantara bulan Juni hingga Agustus, karena dibulan ini merupakan musim kemarau. Di musim hujan kita tak bisa menikmati pesona sunrise secara utuh, kadang mendung menutupi langit.

Dari pintu masuk naik ke atas bukit sekitar 300 meteran. Tenang, jalan sudah di semen dan kanan-kiri dilengkapi pegangan. Lampu di jalur menuju bukit pun juga selalu menyala.

Warga yang membuka warung di sekitaran pun selalu menawari kopi ataupun souvenir secara ramah. Terdapat saung juga jika merasa lelah untuk melanjutkan trekking naik ke bukit.

Cukup lelah menuju bukit Punthuk Setumbu. Tenang, rasa lelah itu akan terbayarkan ketika kedua mata kita disuguhkan pesona alam yang menyeruak, terlihat gunung Merapi dan gunung Merbabu.

Candi Borobudur pun terlihat samar-samar berselimut kabut. Tak hanya itu, cahaya keemasan mentari pagi memberi nuansa yang khas. Langsung kurekam dengan kameraku.

Bukit Punthuk Setumbu bagi kami memberikan alternatif lain untuk menikmati Borobudur dari kejauhan. Ternyata tak kalah memesona dibandingkan kita menikmati dari jarak dekat. Borobudur merupakan candi bercorak Buddha.

Candi beralamat di Magelang, Jawa Tengah. Borobudur didirikan sekitar tahun 800-an Masehi oleh wangsa Syailendra. Borobudur juga merupakan kuil Buddha terbesar di dunia. Sehingga setiap tahunnya dipadati umat Buddha untuk merayakan hari besar Waisak.

Nirwana terbit di antara punggung gunung Merapi dan gunung Merbabu. Kabut tipis menyelimuti Borobudur. Semua terekam sudah di ingatan dan memori kartu kamera. Suasana ini akan kami selalu kami rindukan. (Rahmad Azhar/Nationalgeographic.co.id)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pulau Paskah Buka Lagi Kunjungan Wisata Setelah Tutup 2 Tahun

Pulau Paskah Buka Lagi Kunjungan Wisata Setelah Tutup 2 Tahun

Travel Update
Bali Jadi Tuan Rumah Puncak World Tourism Day 2022 Bulan September

Bali Jadi Tuan Rumah Puncak World Tourism Day 2022 Bulan September

Travel Update
Tempat Wisata Pecinan Kya-kya di Kota Surabaya Akan Dibuka

Tempat Wisata Pecinan Kya-kya di Kota Surabaya Akan Dibuka

Travel Update
Syarat Melihat Ikan Mola-mola di Nusa Penida Bali, Jangan Sentuh

Syarat Melihat Ikan Mola-mola di Nusa Penida Bali, Jangan Sentuh

Travel Tips
Festival Golo Koe di Labuan Bajo, Tampilkan Keunggulan Kopi Colol

Festival Golo Koe di Labuan Bajo, Tampilkan Keunggulan Kopi Colol

Travel Update
Festival Kuliner dan Budaya Minangkabau Digelar di Bekasi Akhir Agustus 2022

Festival Kuliner dan Budaya Minangkabau Digelar di Bekasi Akhir Agustus 2022

Travel Update
Rekomendasi 10 Destinasi Wisata di Trenggalek yang Wajib Dikunjungi

Rekomendasi 10 Destinasi Wisata di Trenggalek yang Wajib Dikunjungi

Jalan Jalan
Liburan 2 Hari 1 Malam ke Sumatera Barat, Ini Total Biayanya

Liburan 2 Hari 1 Malam ke Sumatera Barat, Ini Total Biayanya

Travel Tips
5 Wisata Jakarta dan Sekitarnya dengan Promo Spesial 17 Agustus

5 Wisata Jakarta dan Sekitarnya dengan Promo Spesial 17 Agustus

Travel Promo
Lumba-lumba Muncul di Pantai Tiga Warna Malang, Dianggap Kejadian Langka

Lumba-lumba Muncul di Pantai Tiga Warna Malang, Dianggap Kejadian Langka

Travel Update
Upacara HUT ke-77 RI Akan Digelar di Tengah Laut Pantai Baron Yogyakarta

Upacara HUT ke-77 RI Akan Digelar di Tengah Laut Pantai Baron Yogyakarta

Travel Update
17 Tempat Wisata Bandung Selatan, Bisa Kemah di Alam Terbuka

17 Tempat Wisata Bandung Selatan, Bisa Kemah di Alam Terbuka

Jalan Jalan
Panduan Naik Jip Menyusuri Ngarai Sianok, Harga dan Rutenya

Panduan Naik Jip Menyusuri Ngarai Sianok, Harga dan Rutenya

Travel Promo
Absen 2 Tahun, Kontes Roket Air Taman Pintar Yogyakarta Digelar Lagi

Absen 2 Tahun, Kontes Roket Air Taman Pintar Yogyakarta Digelar Lagi

Travel Update
5,9 Juta Wisatawan Kunjungi Malang Sepanjang 2022

5,9 Juta Wisatawan Kunjungi Malang Sepanjang 2022

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.