Suka Telur dan Daging Kepiting? Datanglah ke Pulau Lepar

Kompas.com - 20/09/2016, 22:09 WIB
Industri rumah tangga khusus daging dan telur kepiting di Pulau Lepar, Bangka Belitung.
KOMPAS.com/HERU DAHNURIndustri rumah tangga khusus daging dan telur kepiting di Pulau Lepar, Bangka Belitung.
|
EditorI Made Asdhiana

PANGKALPINANG, KOMPAS.com - Pulau Lepar yang berada di ujung timur Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memiliki potensi kekayaan laut yang beraneka ragam. Salah satunya adalah kepiting laut yang sudah dikembangkan menjadi komoditas ekspor ke berbagai negara.

Pulau berpenduduk sekitar 7.000 jiwa ini sebagian besar berprofesi sebagai nelayan dan memang sudah sejak lama terkenal sebagai salah satu daerah pemasok ikan dan kepiting laut.

Hasil laut dari Pulau Lepar sejak lama menyuplai kebutuhan di daratan Pulau Bangka, Belitung dan Pulau Jawa dengan komoditas yang paling terkenal adalah kepiting kupas atau daging kepiting.

Pulau ini terbagi menjadi 4 desa yakni Desa Tanjung Labu, Tanjung Sangkar, Penutuk dan Kumbung. Terdapat puluhan sentra pengolahan daging kepiting berskala industri rumah tangga yang ditampung oleh beberapa perusahaan untuk kemudian diekspor ke luar negeri.

Rata-rata setiap hari sebuah home industry pengolahan daging kepiting ini mampu memproduksi 20 hingga 30 kilogram per hari dengan tenaga kerja 5 hingga 7 orang.

“Laki-laki turun ke laut mencari kepiting. Kami tinggal mengolahnya di rumah,” ujar Kana, seorang ibu rumah tangga, penjual kepiting kupas, Senin (19/9/2016).

Dalam pengolahannya kepiting dipisahkan dari cangkangnya kemudian dipilah-pilah per bagian untuk selanjutnya dikemas dengan berat tertentu.

Setiap hari hasil produksi yang dihasilkan industri rumahan ini diambil oleh perusahaan pengekspor dengan harga Rp 30.000 per kilogram. Sementara khusus untuk telur kepiting ditampung oleh industri rumahan lain guna diolah menjadi penganan seperti kerupuk telur kepiting dan sebagainya.

*****

KompasTravel kembali menghadirkan kuis "Take Me Anywhere 2". Pemenang akan mendapatkan kesempatan liburan gratis yang seru ke Yogyakarta selama tiga hari dua malam.

Hadiah sudah termasuk tiket pesawat, transportasi lokal, hotel, konsumsi, dan beragam aktivitas seru selama di Yogyakarta. Juga raih kesempatan memenangkan hadiah smartphone. Klik link berikut: Cara Mudah Dapatkan Liburan Gratis di Yogyakarta Bareng "Take Me Anywhere 2"

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejarah Rempah di Indonesia, Ada Pengaruh dari India, Spanyol, dan Portugis

Sejarah Rempah di Indonesia, Ada Pengaruh dari India, Spanyol, dan Portugis

Makan Makan
Longgarkan Lockdown, Restoran dan Kafe di Selandia Baru Buka Kembali Termasuk McDonald's dan KFC

Longgarkan Lockdown, Restoran dan Kafe di Selandia Baru Buka Kembali Termasuk McDonald's dan KFC

Makan Makan
Apa Bedanya Biji Kopi Robusta dan Arabika? Mulai dari Bentuk, Rasa, sampai Proses Pengolahan

Apa Bedanya Biji Kopi Robusta dan Arabika? Mulai dari Bentuk, Rasa, sampai Proses Pengolahan

Makan Makan
Hari Susu Sedunia 2020, Apa Bedanya Susu UHT dengan Susu Pasteurisasi?

Hari Susu Sedunia 2020, Apa Bedanya Susu UHT dengan Susu Pasteurisasi?

Makan Makan
Gandeng Bali Paragon Resort Hotel, Kemenparekraf Sediakan 346 Kamar untuk Nakes

Gandeng Bali Paragon Resort Hotel, Kemenparekraf Sediakan 346 Kamar untuk Nakes

Whats Hot
Hari Susu Sedunia 2020, Sejak Kapan Manusia Mulai Minum Susu?

Hari Susu Sedunia 2020, Sejak Kapan Manusia Mulai Minum Susu?

Makan Makan
Hari Susu Sedunia 2020, Kenapa Lembang Jadi Daerah Penghasil Susu Pertama di Indonesia?

Hari Susu Sedunia 2020, Kenapa Lembang Jadi Daerah Penghasil Susu Pertama di Indonesia?

Makan Makan
Bali Paragon Resort Hotel Siapkan 297 Kamar untuk Tenaga Medis

Bali Paragon Resort Hotel Siapkan 297 Kamar untuk Tenaga Medis

Whats Hot
Negara-negara di ASEAN Bisa Jadi Contoh Indonesia Sebelum Buka Pariwisata

Negara-negara di ASEAN Bisa Jadi Contoh Indonesia Sebelum Buka Pariwisata

Whats Hot
Virtual Tour Mendaki Gunung Rinjani, Peserta Pakai Jaket Gunung

Virtual Tour Mendaki Gunung Rinjani, Peserta Pakai Jaket Gunung

Jalan Jalan
Liburan ke Jeju, Yuk Nginap di Resor Legend of the Blue Sea

Liburan ke Jeju, Yuk Nginap di Resor Legend of the Blue Sea

Jalan Jalan
Angkasa Pura II Perpanjang Pembatasan Penerbangan hingga 7 Juni

Angkasa Pura II Perpanjang Pembatasan Penerbangan hingga 7 Juni

Whats Hot
Bali Tak Kunjung Buka Pariwisata, Apa Alasannya?

Bali Tak Kunjung Buka Pariwisata, Apa Alasannya?

Whats Hot
Bali Perlu Inovasi Pariwisata untuk Hadapi New Normal

Bali Perlu Inovasi Pariwisata untuk Hadapi New Normal

Whats Hot
Kisah Unik Desa Pancasila di Kaki Gunung Tambora, Seperti Apa?

Kisah Unik Desa Pancasila di Kaki Gunung Tambora, Seperti Apa?

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X