Kompas.com - 07/11/2016, 10:58 WIB
Candi Jago di Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, Jawa Timur saat diambil beberapa waktu lalu. Kontributor Malang, Andi HartikCandi Jago di Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, Jawa Timur saat diambil beberapa waktu lalu.
|
EditorI Made Asdhiana

MALANG, KOMPAS.com - Anggota Komisi X DPR RI Kresna Dewanata Phrosakh mendukung upaya Pemerintah Kabupaten Malang, Jawa Timur untuk mengambil kembali prasasti Kerajaan Singosari yang ada di Belanda.

Menurutnya, prasasti tersebut termasuk bagian dalam kekayaan nenek moyang sehingga harus dilestarikan. "Saya berharap itu bisa didorong dan bisa direalisasikan. Karena kita tahu bahwa itu merupakan kekayaan nenek moyang kita," katanya usai mengisi diskusi di Kota Batu, Jawa Timur, Minggu (6/11/2016).

Ia mengaku belum mengetahui secara pasti bagaimana prasasti tersebut bisa sampai di negeri kincir angin itu. Namun demikian, pemerintah menurutnya wajib untuk berupaya mengambil kembali prasasti tersebut.

"Dari aspek legalitas kita kan tidak tahu, seperti apa saat itu, candi-candi dan prasasti lainnya itu sudah ada di Belanda. Mungkin pada waktu penjajahan dan lain-lain. Kita bisa meminta kepada Pemerintah Belanda bahwa itu dikembalikan dan dijadikan cagar budaya," jelasnya.

Tidak hanya untuk Pemerintah Kabupaten Malang, ia juga akan mendorong Kementerian Pariwisata dan Kedutaan Besar Republik Indonesia yang ada di Belanda untuk andil dalam upaya mengembalikan prasasti Singosari itu.

Upaya itu menurutnya bisa dilakukan dengan cara diplomasi antar negara. "Kita juga ingin mendorong Kementrerian Pariwisata bisa melakukan itu, juga kepada perwakilan-perwakilan Dubes kita yang ada di Belanda," ungkapnya.

KOMPAS.com/ANDI HARTIK Anggota Komisi X DPR RI Kresna Dewanata Phrosakh usai mengisi diskusi di Kota Batu, Jawa Timur, Minggu (6/11/2016).
Jika usaha sudah dilakukan, Kresna optimistis prasasti itu bisa kembali. Apalagi Pemerintah Kabupaten Malang sudah membangun Museum Singasari yang d idalamnya memuat tentang sejarah Kerajaan Singosari yang sempat berjaya di di Malang pada abad ke 12 hingga abad ke 14.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kita punya fasilitas Museum Singasari yang baru dibuat. Kita harus optimis," ungkapnya.

Kabupaten Malang melalui sejarah Kerajaan Singosari berencana akan mengembangkan wisata heritage. Saat ini, Pemerintah Kabupaten Malang mulai menginventarisasi benda-benda bersejarah yang masih tersisa.

Termasuk akan berupaya memulangkan prasasti Kerajaan Singosari yang akan di Belanda. Di antara prasasti Kerajaaan Singosari yang ada di Belanda adalah Patung Ken Dedes dan Ganesha.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Honeymoon di Hotel Santika Bisa Minta Dekorasi Khusus Secara Gratis

Honeymoon di Hotel Santika Bisa Minta Dekorasi Khusus Secara Gratis

Travel Update
Semua Tempat Wisata di Aceh Utara Buka Saat Libur Nataru

Semua Tempat Wisata di Aceh Utara Buka Saat Libur Nataru

Travel Update
7 Tips Staycation dengan Lansia Saat Pandemi Covid-19

7 Tips Staycation dengan Lansia Saat Pandemi Covid-19

Travel Tips
Masa Karantina WNI dan WNA di Indonesia Diperpanjang hingga 7 Hari

Masa Karantina WNI dan WNA di Indonesia Diperpanjang hingga 7 Hari

Travel Update
8 Tips Staycation dengan Anak di Hotel, Minta Sterilkan Kamar Dua Kali

8 Tips Staycation dengan Anak di Hotel, Minta Sterilkan Kamar Dua Kali

Travel Tips
Filipina Larang Kedatangan Turis Asing Bervaksin, Cegah Varian Omicron

Filipina Larang Kedatangan Turis Asing Bervaksin, Cegah Varian Omicron

Travel Update
Produk UMKM Indonesia Dipromosikan di Inggris dalam ISME UK Expo in Oxford

Produk UMKM Indonesia Dipromosikan di Inggris dalam ISME UK Expo in Oxford

Travel Update
Wisata Alam Diprediksi Masih Jadi Tren Wisata Tahun 2022

Wisata Alam Diprediksi Masih Jadi Tren Wisata Tahun 2022

Travel Update
3 Tips Wisata ke Bukit Pengilon Yogyakarta, Jangan Lupa Bawa Tenda

3 Tips Wisata ke Bukit Pengilon Yogyakarta, Jangan Lupa Bawa Tenda

Travel Tips
Jepang Larang Kedatangan Turis Asing untuk Cegah Varian Omicron

Jepang Larang Kedatangan Turis Asing untuk Cegah Varian Omicron

Travel Update
Hotel Santika Tawarkan Harga Promo Tahun Baru, Ada Voucer Rp 50.000

Hotel Santika Tawarkan Harga Promo Tahun Baru, Ada Voucer Rp 50.000

Travel Promo
Staycation di Hotel dengan Anak saat Nataru Tak Perlu Bawa Bukti Tes Covid-19

Staycation di Hotel dengan Anak saat Nataru Tak Perlu Bawa Bukti Tes Covid-19

Travel Update
Hotel Santika Antisipasi Peningkatan Pemesanan Kamar Jelang Nataru

Hotel Santika Antisipasi Peningkatan Pemesanan Kamar Jelang Nataru

Travel Update
Hotel Santika Wajibkan Tamu Reservasi Sebelum Renang atau Fitness

Hotel Santika Wajibkan Tamu Reservasi Sebelum Renang atau Fitness

Travel Update
Sederet Prokes di Jaringan Hotel Santika, Reservasi Dulu Sebelum Berenang

Sederet Prokes di Jaringan Hotel Santika, Reservasi Dulu Sebelum Berenang

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.