Jawa Barat, Destinasi Wisata yang Paling Banyak Dikunjungi Wisnus

Kompas.com - 21/12/2016, 20:10 WIB
Pohon teh yang tak dipetik dan dipercaya sebagai lahan perkebunan teh pertama di Malabar, Pangalengan, Jawa Barat.
 KOMPAS.COM/JONATHAN ADRIANPohon teh yang tak dipetik dan dipercaya sebagai lahan perkebunan teh pertama di Malabar, Pangalengan, Jawa Barat.
|
EditorNi Luh Made Pertiwi F

JAKARTA, KOMPAS.com - Provinsi Jawa Barat menjadi destinasi wisata paling banyak dikunjungi wisatawan nusantara (wisnus) sepanjang tahun 2016.

Berdasarkan data dari Kementerian Pariwisata, pergerakan wisnus ke Jawa Barat hingga bulan November tahun 2016 sebanyak 78.036.327 kunjungan.

"Ini artinya, Jawa Barat menjadi destinasi teratas untuk wisnus pada tahun ini," kata Menteri Pariwisata Arief Yahya dalam siaran pers, Kamis (21/12/2016).

Adapun proyeksi jumlah kunjungan wisnus dari bulan Januari hingga November 2016 berjumlah 288.178.646 kunjungan.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata Esthy Reko Astuty mengatakan provinsi Jawa Barat tidak hanya menjadi destinasi wisata yang paling dikunjungi oleh wisnus, tetapi juga penyumbang wisnus terbanyak. Hal ini berarti warga Jawa Barat sering bepergian.

"Kalau kita lihat dari kedekatan. Kalau dilihat dari data Badan Pusat Statistik historisnya, wisatawan nusantara yang lewat udaranya hanya 10 persen, 60 persennya darat bisa bus bisa kendaraan pribadi, atau kendaraan di darat. Karena mungkin juga jarak, akses dan daya tariknya," jelas Esthy kepada KompasTravel seusai acara acara Jumpa Pers Akhir Tahun 2016 Kementerian Pariwisata di Balairung Soesilo Soedarman Gedung Sapta Pesona Kementerian Pariwisata, Jakarta, Kamis (21/12/2016).

KOMPAS.COM/WAHYU ADITYO PRODJO Pendaki melewati jalur pendakian Kawah Gunung Papandayan, Jawa Barat, Sabtu (21/5/2016) siang.
Menurut Esthy, Jawa Barat memiliki atraksi dan amenitas wisata yang komplit. Atraksi adalah kegiatan yang bisa dilakukan di sebuah destinasi wisata sementara amenitas adalah faktor penunjang saat wisata seperti restoran maupun penginapan.

"Mulai dari alam, budaya, bahari seperti pantai-pantai di Jawa Barat juga ada. Kemudian budayanya juga kuliner, shopping dan wisata buatannya juga menarik," ujarnya.

Persebaran pergerakan wisnus tercatat berada di tujuh titik di Indonesia. Titik tersebut berada di Sumatera Utara, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Sulawesi Selatan.

Data pergerakan ini bisa dilihat di dashboard data wisnus yang merupakan salah satu layanan sistem informasi pasar wisnus yang dipasang di War Room M-17 Gedung Sapta Pesona. Output meliputi managemen information system (MIS).

Target Kementerian Pariwisata dalam pergerakan wisnus tahun 2016 adalah 265 juta kunjungan. Pada tahun 2015, jumlah pergerakan wisnus sebanyak 255,5 juta kunjungan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dampak Corona, Citilink Hengkang dari Bandara Malikussaleh

Dampak Corona, Citilink Hengkang dari Bandara Malikussaleh

Whats Hot
Libur Panjang, Tamu Hotel di Kabupaten Malang Mayoritas dari Surabaya

Libur Panjang, Tamu Hotel di Kabupaten Malang Mayoritas dari Surabaya

Whats Hot
Pendakian Gunung Sumbing via Butuh Buka Meski Nepal Van Java Tutup

Pendakian Gunung Sumbing via Butuh Buka Meski Nepal Van Java Tutup

Whats Hot
Okupansi Hotel Bintang di Banyuwangi Diprediksi Naik Saat Libur Panjang

Okupansi Hotel Bintang di Banyuwangi Diprediksi Naik Saat Libur Panjang

Whats Hot
Libur Panjang, Ketua PHRI Malang Pastikan Tiap Hotel Punya Kamar Isolasi

Libur Panjang, Ketua PHRI Malang Pastikan Tiap Hotel Punya Kamar Isolasi

Whats Hot
Napak Tilas Sumpah Pemuda, Ada Museum W.R Soepratman di Surabaya

Napak Tilas Sumpah Pemuda, Ada Museum W.R Soepratman di Surabaya

Jalan Jalan
Libur Panjang, Hari Ini Tingkat Okupansi Hotel di Kabupaten Malang Capai 60-70 Persen

Libur Panjang, Hari Ini Tingkat Okupansi Hotel di Kabupaten Malang Capai 60-70 Persen

Whats Hot
Liburan ke Gunungkidul, Saatnya Berfoto di Kebun Bunga Amarilis

Liburan ke Gunungkidul, Saatnya Berfoto di Kebun Bunga Amarilis

Whats Hot
PHRI Bali: Okupansi Hotel Diharap Naik Selama Libur Panjang

PHRI Bali: Okupansi Hotel Diharap Naik Selama Libur Panjang

Whats Hot
Libur Panjang, Lama Inap Tamu di Hotel Bogor Rata-rata 2 Hari 1 Malam

Libur Panjang, Lama Inap Tamu di Hotel Bogor Rata-rata 2 Hari 1 Malam

Whats Hot
Mendaki Gunung Prau Jalur Patak Banteng? Kuotanya 1.200 Orang Per Hari

Mendaki Gunung Prau Jalur Patak Banteng? Kuotanya 1.200 Orang Per Hari

Travel Tips
Libur Panjang, Tidak Ada Pembatasan Kuota Pendakian Gunung Lawu

Libur Panjang, Tidak Ada Pembatasan Kuota Pendakian Gunung Lawu

Travel Tips
 Kuota Pendakian Gunung Semeru Sudah Penuh Sampai 31 Oktober 2020

Kuota Pendakian Gunung Semeru Sudah Penuh Sampai 31 Oktober 2020

Whats Hot
Libur Panjang, Kuota Pendakian Gunung Gede Pangrango Diprediksi Aman

Libur Panjang, Kuota Pendakian Gunung Gede Pangrango Diprediksi Aman

Whats Hot
Wisata Virtual, 3 Museum Napak Tilas Sumpah Pemuda di Jakarta

Wisata Virtual, 3 Museum Napak Tilas Sumpah Pemuda di Jakarta

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X