Kompas.com - 24/01/2017, 16:07 WIB
Bukit-bukit kecil menghiasi muara Sungai Sitiharjo yang menyatu dengan Pantai Ungapan di Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Minggu (8/1/2017). Dengan garis pantai sepanjang 105 kilometer, Malang memiliki 20 obyek wisata pantai menarik. Pemerintah Kabupaten Malang berusaha memperkenalkan wisata pantai yang menarik tersebut untuk bermain jet ski kepada khalayak luas, termasuk Pantai Ungapan. KOMPAS/DEFRI WERDIONOBukit-bukit kecil menghiasi muara Sungai Sitiharjo yang menyatu dengan Pantai Ungapan di Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Minggu (8/1/2017). Dengan garis pantai sepanjang 105 kilometer, Malang memiliki 20 obyek wisata pantai menarik. Pemerintah Kabupaten Malang berusaha memperkenalkan wisata pantai yang menarik tersebut untuk bermain jet ski kepada khalayak luas, termasuk Pantai Ungapan.
EditorI Made Asdhiana

PANTAI Ungapan di Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, ibarat dua sisi mata uang. Ke arah samudra, pantai ini menampilkan pesona alam yang tidak kalah elok dari pantai lain di Malang.

Ke arah daratan, muara Sungai Panguluran yang bermuara ke pantai itu menyimpan potensi wisata olahraga menarik.

Di bawah terik matahari, hari Minggu (8/1/2017) siang beberapa orang, termasuk Bupati Malang Rendra Kresna, mencoba bermain jet ski.

Mereka beberapa kali bermanuver ringan di muara Sungai Panguluran yang bentuknya mirip laguna kecil, dikelilingi bukit, pepohonan, dan bentang pasir pantai yang halus.

Airnya payau, mengalir tenang. Ombak dari arah laut pecah beberapa meter di bibir muara. Meskipun musim hujan, volume air di muara tidak terlalu besar. Kedalaman dasar sungai hanya sekitar 2 meter dengan lebar kurang dari 100 meter.

(BACA: Menyusuri Jalur Impian di Selatan Malang)

Di tempat ini biasanya wisatawan lokal bermain air. Lokasi itu dianggap lebih aman dibandingkan bermain air laut.

”Jika air laut sedang pasang, muara sedikit melebar. Kalau air laut surut, kondisinya tetap seperti ini, termasuk saat musim kemarau,” ujar Slamet Suyono, Ketua Kawula Muda Bersatu, komunitas yang salah satu kegiatannya menggali potensi olahraga di kawasan Malang selatan, salah satunya jet ski.

Kondisi alam di muara sungai yang masih asri memberikan nuansa tersendiri. Diwarnai kicau burung sekali-sekali, pengunjung bisa menyusuri muara yang berkelok-kelok sejauh 6-7 kilometer ke arah hulu.

(BACA: Tren 2017 Masih Wisata Bahari yang Instagramable)

Selama perjalanan, pengunjung bisa melihat pohon asli daerah itu yang terletak di lahan milik Perhutani. Muara itu pun belum terjamah aktivitas nelayan.

Aliran air yang tenang membuat laju jet ski mulus tanpa guncangan. Sensasinya berbeda dibandingkan dengan saat main di pantai yang berombak besar sehingga cocok bagi pemula.

Sementara mereka yang memiliki keberanian bisa langsung merasakan dua medan sekaligus, yakni seusai main di muara langsung berpindah ke laut.

Pantai Ungapan belum banyak mengalami sentuhan. Kondisi pantai memanjang dengan hiasan beberapa pulau kecil di kejauhan. Beberapa rumah yang sekaligus menjadi warung makanan kecil berada di sisi timur.

Sejauh ini, Ungapan menjadi salah satu alternatif pilihan wisatawan yang berkunjung ke pantai di Malang. Tidak jauh di sebelah barat Ungapan terdapat sejumlah pantai lain, seperti Bajulmati, Jelangkung, Bengkung, Ngudel, dan Balaikambang yang sudah terkenal dan banyak dikunjungi wisatawan. Di sisi timur terdapat Pantai Goa China dan Sendangbiru yang dihuni banyak nelayan.

Semua pantai itu terjalin oleh Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) yang telah beraspal mulus sepanjang sekitar 30 kilometer.

Di sepanjang pesisir selatan Malang itu terdapat beberapa titik yang menarik untuk olahraga air, seperti Kondangmerak dan Banyumeneng yang cocok untuk jet ski; Lengoksono, Banyuanjlok, dan Wediawu yang cocok untuk menyelam, selam permukaan (snorkeling), dan selancar.

Pantai Lengoksono dan Pantai Wediawu sudah lebih dulu diperkenalkan kepada publik. Beberapa bulan lalu, pemerintah daerah menyelenggarakan acara ekshibisi selancar bertajuk ”Singhasari International Surfing Exhibition” yang diikuti peselancar dalam dan luar negeri.

20 pantai

Rendra Kresna mengatakan, pihaknya sedang berusaha mengangkat potensi pantai yang ada. Malang memiliki lebih dari 20 pantai yang tersebar di sepanjang 105 km garis pantai. Dari jumlah itu, baru sebagian yang terkenal dan banyak dikunjungi wisatawan. Sebagian lain masih apa adanya.

Pantai di Malang juga memiliki ciri dan keunggulan masing-masing. Ada pantai yang bisa dinikmati dari sisi bentang alam, dan ada pula pantai yang bisa dinikmati untuk berolahraga.

Akses menuju sebagian pantai saat ini juga semakin mudah setelah terkoneksi oleh JJLS yang lebar dan mulus.

”Selain mengembangkan potensi wisata yang ada, kami juga mengembangkan pariwisata untuk mendukung perekonomian desa. Selama ini masyarakat pesisir selatan masih kalah berkembang. Dengan meningkatnya dunia pariwisata, desa diharapkan bisa memperoleh nilai tambah melalui kegiatan ekonomi kreatif, ada yang membuat suvenir, kuliner, hingga rumah tinggal (homestay),” kata Rendra.

Menurut Rendra, masyarakat umumnya telah siap berpartisipasi mendukung pariwisata di daerah masing-masing.

Sejauh ini mereka telah mendapatkan pembinaan, baik yang dilakukan pemerintah desa, Perum Perhutani (obyek wisata di dalam wilayah Perhutani), maupun pembinaan oleh dinas kebudayaan dan pariwisata melalui program sadar wisata.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Malang Made Arya Wedhantara mengakui, di luar JJLS masih ada jalan menuju sejumlah pantai yang masih sempit. Kondisi ini sering menimbulkan kemacetan kendaraan saat musim libur panjang tiba.

”Kami akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memperlebar badan jalan sehingga kendaraan besar seperti bis wisata bisa melintas lancar,” ujarnya.

Menurut Made, jumlah wisatawan ke pantai di Malang terus meningkat. Bahkan, pada libur panjang Natal dan Tahun Baru 2017lalu jalan menuju pantai macet panjang karena animo masyarakat yang tinggi.

Tahun 2016, jumlah wisatawan diperkirakan lebih dari 2 juta orang, sebagian besar merupakan wisatawan domestik. (DEFRI WERDIONO)

Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi 20 Januari 2017, di halaman 23 dengan judul "Potensi Ganda Pantai Ungapan Malang".

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Water Blow di Nusa Dua Bali Kembali Dibuka untuk Turis

Water Blow di Nusa Dua Bali Kembali Dibuka untuk Turis

Travel Update
Catat, 5 Tips agar Barang Tidak Ketinggalan Saat Check-Out Hotel

Catat, 5 Tips agar Barang Tidak Ketinggalan Saat Check-Out Hotel

Travel Tips
Lion Air Akan Layani Rute Manokwari-Jayapura PP, Harga Mulai Rp 484.300

Lion Air Akan Layani Rute Manokwari-Jayapura PP, Harga Mulai Rp 484.300

Travel Update
10 Kafe Instagramable Dago Bandung, Bisa untuk Nongkrong dan Kerja

10 Kafe Instagramable Dago Bandung, Bisa untuk Nongkrong dan Kerja

Jalan Jalan
Sering Dilakukan, 16 Kesalahan Mengemas Barang di Koper Saat Liburan

Sering Dilakukan, 16 Kesalahan Mengemas Barang di Koper Saat Liburan

Travel Tips
Rute Menuju Ngopi di Sawah Bogor, Dekat Gerbang Tol Ciawi

Rute Menuju Ngopi di Sawah Bogor, Dekat Gerbang Tol Ciawi

Jalan Jalan
7 Tempat Makan dengan View Laut di Jakarta, Cocok untuk Lihat Sunset

7 Tempat Makan dengan View Laut di Jakarta, Cocok untuk Lihat Sunset

Jalan Jalan
Obelix Hills, Wisata Selfie Kekinian dengan View Keren di Yogyakarta

Obelix Hills, Wisata Selfie Kekinian dengan View Keren di Yogyakarta

Jalan Jalan
Water Blow Peninsula Nusa Dua Kembali Buka untuk Umum, Segini Tiketnya

Water Blow Peninsula Nusa Dua Kembali Buka untuk Umum, Segini Tiketnya

Travel Update
Indonesia dan Kamboja Lanjutkan Kerja Sama Bidang Pariwisata, Ini 6 Fokusnya

Indonesia dan Kamboja Lanjutkan Kerja Sama Bidang Pariwisata, Ini 6 Fokusnya

Travel Update
Promo Wisata Garuda Indonesia ke 5 Destinasi Super Prioritas

Promo Wisata Garuda Indonesia ke 5 Destinasi Super Prioritas

Travel Promo
Tren Wisata pada Tahun Macan Air, Ini Penjelasannya Menurut Feng Shui

Tren Wisata pada Tahun Macan Air, Ini Penjelasannya Menurut Feng Shui

Travel Update
Megahnya Predjama, Kastel Terbesar Dunia yang Dibangun di Mulut Gua

Megahnya Predjama, Kastel Terbesar Dunia yang Dibangun di Mulut Gua

Jalan Jalan
Berencana Jalan-jalan? Simak Dulu Peruntungan 12 Shio Sepanjang 2022

Berencana Jalan-jalan? Simak Dulu Peruntungan 12 Shio Sepanjang 2022

Travel Tips
Kenapa Hotel Masih Sediakan Sabun Batang, Ini Alasannya

Kenapa Hotel Masih Sediakan Sabun Batang, Ini Alasannya

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.