Cegah Macet di Malioboro, Pemkot Yogyakarta Sebar info Tempat Parkir Lewat SMS

Kompas.com - 15/06/2017, 03:07 WIB
Pejalan kaki melintas di trotoar sisi timur Jalan Malioboro, Yogyakarta, Rabu (13/4). Pemberlakuan larangan penggunaan trotoar tersebut untuk tempat parkir kendaraan memungkinkan pejalan kaki dapat menggunakan fasilitas tersebut secara lebih nyaman. KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKOPejalan kaki melintas di trotoar sisi timur Jalan Malioboro, Yogyakarta, Rabu (13/4). Pemberlakuan larangan penggunaan trotoar tersebut untuk tempat parkir kendaraan memungkinkan pejalan kaki dapat menggunakan fasilitas tersebut secara lebih nyaman.
|
EditorSri Anindiati Nursastri

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Yogyakarta bakal menyebarkan pesan singkat atau SMS blasting kepada pengguna jalan yang berada di kawasan Maliboro, Kota Yogyakarta, mulai Rabu (14/6/2017).

Pesan singkat itu berisi informasi tentang tempat parkir yang tersedia untuk para pengunjung yang ingin datang ke Jalan Malioboro. Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi, mengatakan bahwa penyebaran informasi melalui SMS blasting itu merupakan upaya untuk mencegah terjadinya kemacetan di Jalan Malioboro terutama pada libur Lebaran.

Harapannya, wisatawan yang berkunjung ke ikon Kota Yogyakarta itu tak lagi menghabiskan waktu di jalan hanya untuk mencari tempat parkir.

"Itu yang mengakibatkan kemacetan. Nah persoalan ini kami coba urai kemacetan ini dengan memberikan informasi tentang tempat parkir yang tersedia," kata Heroe kepada wartawan usai berkunjung ke kantor UPT Maliboro, Jalan Malioboro, Kota Yogyakarta, Rabu (14/6/2017).

Sejauh ini, lanjutnya, pemerintah Kota Yogyakarta memang tak akan menambah kantong parkir di kawasan Malioboro untuk libur Lebaran. Menurutnya, masyarakat atau pengunjung bisa memanfaatkan kantong parkir yang tersedia saat ini seperti Taman Parkir Abu Bakar Ali.

"Tambahan belum ada, tapi kami mencoba menjaga informasi tentang parkir itu bisa sampai ke masyarakat, karena selama ini orang mau ke Malioboro itu berputar-putar karena mencari tempat parkir," kata Heroe.

Heroe menambahkan, pihaknya juga akan memanfaatkan akun media sosial milik UPT Malioboro atau Dinas Komunikasi, Informasi, dan Persandian Kota Yogyakarta untuk memberikan informasi tentang Malioboro.

Adapun akun media sosial UPT Malioboro yaitu @UPTMalioboro (twitter), Kawasan Malioboro Upt Alt (facebook), dan @UPTMalioboro (instagram).

"Kami sudah perintahkan mulai saat ini disampaikan ke masyarakat tentang peta parkir di Kota Yogyakarta, titik kemacetan di Kota Yogyakarta, arus lalu lintas, dan perubahan arus juga harus disampaikan, nanti kita unggah sehingga bisa diakses masyarakat melalui media sosial," kata Heroe.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X