Kasus Viral di Facebook, TN Rinjani Sebut Pelaku Tak Memetik Edelweis

Kompas.com - 28/07/2017, 09:21 WIB
Gunung Rinjani, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. KOMPAS.com/KAHFI DIRGA CAHYAGunung Rinjani, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.
fakta

fakta!

Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, informasi ini benar.

JAKARTA, KOMPAS.com - Salah satu terduga pemetik tanaman edelweis di Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat yang belakangan diketahui bernama Asrul Sani (22) mengaku tak memetik edelweis.

Hal itu terungkap setelah ia datang ke Kantor Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) pada Senin (24/7/2017) untuk membuat pernyataan terkait kasus pemetikan edelweis yang viral di media sosial.

"Keterangan yang disampaikan oleh pelaku bahwa edelweis yang diambil bukan dipetik langsung dari pohon tetapi memungut edelweis yang dipetik oleh pendaki pendahulu," seperti keterangan dalam artikel yang dimuat di website resmi (TNGR).

(BACA: Edelweis di Gunung Tak Boleh Diambil)

Asrul mengetahui bahwa tanaman edelweis di TNGR tidak boleh dipetik. Dengan akun Virzha Sany, ia mengunggah foto memegang edelweis di akun Facebook Rinjani Lover untuk memprotes pelaku yang memetik edelweis.

(BACA: Kasus Pendaki Memetik Edelweis, Ini Komentar Kepala TN Gunung Rinjani)

"Tetapi pelaku malah mendapat cemoohan oleh netizen hingga menjadi viral di medsos. Pelaku menyesali perbuatannya karena telah memanfaatkan edelweis yang telah dipetik atau dipungut sebagai alat peraga untuk foto yang bisa menyebabkan orang lain mengikuti untuk berbuat yang sama pada saat berfoto," lanjut keterangan tersebut.

Lima orang yang diduga memetik edelweis dilarang melakukan pendakian oleh Taman Nasional Gunung Rinjani.TNGR Lima orang yang diduga memetik edelweis dilarang melakukan pendakian oleh Taman Nasional Gunung Rinjani.
Asrul melalui surat pernyataan berjanji tidak akan mengulangi perbuatan yang sama dan akan mematuhi larangan untuk tidak melakukan pendakian selama musim pendakian tahun 2017.

Asrul adalah warga Desa Kotaraja, Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.

Sebelumnya, kasus foto edelweis yang diduga dipetik itu berawal ketika lima pendaki tersebut berswafoto tengah memegang bunga edelweis yang telah tercabut dalam sebuah foto di akun Facebook. Ada lima foto yang diunggah oleh Asrul.

HOAKS ATAU FAKTA?

Jika Anda mengetahui ada berita viral yang hoaks atau fakta, silakan klik tombol laporkan hoaks di bawah ini

closeLaporkan Hoaks checkCek Fakta Lain
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X