Kompas.com - 25/09/2017, 09:16 WIB
Disneyland Park di Paris NOVA DIENDisneyland Park di Paris
EditorI Made Asdhiana

KOMPAS.com - Paris di mata banyak orang adalah kota paling menarik di Eropa, bahkan dianggap sebagai salah satu kota terindah di dunia.

Lebih dari 14 juta pengunjung dari seluruh dunia melakukan perjalanan ke kota abad 19 ini setiap tahun, untuk menikmati suasana ibu kota Perancis yang sarat inspirasi, museum, seni dan fashion.

Beberapa ikon kota yang menjadi obyek wisata utama antara lain adalah Gereja Katedral Gothic Notre Dame, Museum Louvre dan tentunya Menara Eiffel.

Namun ternyata, ada orang yang lebih memilih Disneyland ketimbang landmark kota yang menjadi bucket-list kebanyakan orang saat pertama kali menginjakkan kaki di Paris.

Kembang api spektakuler, sinar laser, lampu sorot, air mancur, api, musik, layar kabut dan efek khusus lainnya di Disneyland Paris.NOVA DIEN Kembang api spektakuler, sinar laser, lampu sorot, air mancur, api, musik, layar kabut dan efek khusus lainnya di Disneyland Paris.
Seperti teman saya, Welah. Saking ngefans-nya dengan theme-park legendaris ini, ia bela-belain beli tiket masuk Disneyland untuk dua hari, padahal rencana kami selama di Paris hanya 3 malam.

(BACA: 7 Tips Berlibur Keliling Eropa dan Persiapannya)

Jauh hari sebelum liburan kami ke Eropa, Welah mengirim email ke saya:

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Aku mau ke Disney dua hari! Di Paris ada dua park, Disneyland (DL) dan Walt Disney Studio (WDS). Rencananya begini: 1st day, beli tiket yang bisa ke DL dan WDS (1day/2park: Rp 790.000) dan 2nd day, beli tiket yang ke DL aja (1day/1parks:  Rp 575.000) total Rp 1.365.000/orang. Ini link-nya: http://international-holidays.disneylandparis.com/tickets/adult-at-child-price.html - "Aku mau ke sananya dari buka jam 10 pagi sampai tutup jam 12 malam," tambahnya. Waduh!

Disneyland Park di Paris.NOVA DIEN Disneyland Park di Paris.
Perjalanan kami dengan kereta malam Trenitalia dari Venesia, Italia memakan waktu sekitar 14 jam. Harga tiket sebesar 55 Euro atau setara Rp 800.000 per orang kami beli melalui www.trenitalia.com karena tidak termasuk dalam paket Eurail kami selama di Eropa.

Kereta berangkat pada jam 7.20 malam dengan pilihan gerbong berisi 6 orang, lengkap dengan tempat tidur. Kami tiba di Paris pada jam 9 pagi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jepang Hentikan Semua Reservasi Penerbangan, Antisipasi Varian Covid-19 Omicron

Jepang Hentikan Semua Reservasi Penerbangan, Antisipasi Varian Covid-19 Omicron

Travel Update
Etika Naik Garuda Indonesia, Jinjing Tas Ransel!

Etika Naik Garuda Indonesia, Jinjing Tas Ransel!

Travel Tips
Geser Paris, Tel Aviv Kini Jadi Kota Termahal di Dunia

Geser Paris, Tel Aviv Kini Jadi Kota Termahal di Dunia

Travel Update
NTB Kembangkan Wisata Olahraga, Bisa Contek Kunci Kesuksesan Perancis

NTB Kembangkan Wisata Olahraga, Bisa Contek Kunci Kesuksesan Perancis

Travel Update
Nglanggeran Sukses Wakili Indonesia dalam Daftar Desa Wisata Terbaik UNWTO 2021

Nglanggeran Sukses Wakili Indonesia dalam Daftar Desa Wisata Terbaik UNWTO 2021

Travel Update
Libur Nataru, Kapasitas Tempat Wisata DIY 25 Persen dan Tak ada Perayaan Tahun Baru

Libur Nataru, Kapasitas Tempat Wisata DIY 25 Persen dan Tak ada Perayaan Tahun Baru

Travel Update
Rute The Beach Love Bali dari Bandara Ngurah Rai

Rute The Beach Love Bali dari Bandara Ngurah Rai

Travel Tips
Malaysia Batasi Pelaku Perjalanan dari Negara Berisiko Tinggi Omicron

Malaysia Batasi Pelaku Perjalanan dari Negara Berisiko Tinggi Omicron

Travel Update
Kawasan Heritage Depok Lama Akan Dikembangkan Jadi Tempat Wisata Sejarah

Kawasan Heritage Depok Lama Akan Dikembangkan Jadi Tempat Wisata Sejarah

Travel Update
Korea Selatan Terapkan Karantina 10 Hari untuk Seluruh Kedatangan Internasional

Korea Selatan Terapkan Karantina 10 Hari untuk Seluruh Kedatangan Internasional

Travel Update
Borobudur Marathon Bisa Jadi Contoh Pengembangan Sport Tourism di NTB

Borobudur Marathon Bisa Jadi Contoh Pengembangan Sport Tourism di NTB

Travel Update
Thailand Tetap Wajibkan Tes PCR untuk Turis Asing

Thailand Tetap Wajibkan Tes PCR untuk Turis Asing

Travel Update
Budayawan Sebut Lombok NTB Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Budaya

Budayawan Sebut Lombok NTB Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Budaya

Travel Update
Akademisi Sebut Kemajuan Pariwisata Mandalika Jangan Bikin Daerah Lain Dilupakan

Akademisi Sebut Kemajuan Pariwisata Mandalika Jangan Bikin Daerah Lain Dilupakan

Travel Update
Swiss Larang Penerbangan dari 7 Negara akibat Omicron

Swiss Larang Penerbangan dari 7 Negara akibat Omicron

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.