Kompas.com - 18/02/2018, 08:04 WIB
Taman Dewari di Dusun Kradenan Kalikuning, Desa Baturono, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Jumat (16/2/2018). KOMPAS.com/IKA FITRIANATaman Dewari di Dusun Kradenan Kalikuning, Desa Baturono, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Jumat (16/2/2018).

Menurut Beta, ketahanan bunga bisa lebih lama bila musim kemarau. Sebab, hujan lebat yang mengguyur Magelang belakangan ini ternyata menyebabkan beberapa bunga cepat layu.

Nama Dewari sendiri diambil dari nama belakang anak semata wayangnya, Kairavi Isvara Zan Dewari (2). Konsep taman ini juga telah mendapat respon positif dari masyarakat dan Pemerintah Desa Barurono.

Ada belasan warga setempat yang ikut mengelola taman Dewari, ada yang bertugas menjaga pintu tiket, parkir dan petugas yang mengawasi di dalam taman.

"Motivasi kami memang ingin mengembangkan potensi destinasi wisata baru di Magelang. Syukur-syukur menjadi lahan pekerjaan baru bagi warga, selain tetap mempertahankan pertaniannya," ucap Beta.

Beta sendiri tidak menyangka antusias masyarakat begitu luar biasa. Setiap hari Taman Dewari dikunjungi wisatawan berkisar 700-800 orang. Jumlah ini akan bertambah bila akhir pekan atau hari libur tiba.

Selain indah, tiket masuk taman ini juga murah, hanya Rp 5.000 per orang. Wisatawan juga hanya dikenakan parkir Rp 2.000 untuk motor dan Rp 5.000 untuk mobil.

Wisatawan bisa berfoto-foto di tengah tanaman karena disediakan jalan kecil/setapak. Di beberapa titik juga disediakan bangku kecil supaya wisatawan leluasa berfoto dengan latar belakang hamparan bunga Matahari.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Selfie dan masuk ke sela tanaman boleh, tapi jangan sampai merusak tanaman. Kalau merusak, kami minta ganti rugi Rp 40.000 per batang. Ada petugas kami yang mengawasi," imbuh istri Beta, Pramudita Tunggadewi.

Ke depan pihaknya akan mengembangkan potensi yang bisa digali lagi, baik di Taman Dewari maupun di lokasi lain.

Pintu masuk Taman Dewari di Magelang, Jateng, Jumat (16/2/2018). Pengunjung harus membayar Rp 5.000 per orang untuk masuk ke taman ini.KOMPAS.com/IKA FITRIANA Pintu masuk Taman Dewari di Magelang, Jateng, Jumat (16/2/2018). Pengunjung harus membayar Rp 5.000 per orang untuk masuk ke taman ini.
Marisa Intan Sari (27), salah seorang pengunjung asal Mertoyudan, Kabupaten Magelang, mengaku terpesona dengan pemandangan hamparan tanaman bunga Matahari di taman ini. Marisa awalnya melihat postingan foto taman ini di media sosial.

Karena penasaran, dia pun mengajak serta suami dan anaknya untuk berkunjung ke taman cantik ini. Apalagi jarak dengan rumahnya tidak terlalu jauh.

"Awalnya lihat di Instagram, Facebook, banyak yang posting (foto Taman Dewari). Akhirnya bisa kemari, dan ternyata memang bagus banget. Harga tiket murah, bisa foto-foto sepuasnya," tutur perempuan berambut panjang ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Video Pilihan

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.