Kemenpar Gencarkan Nomadic Tourism pada 2018, Apa Itu?

Kompas.com - 26/03/2018, 06:32 WIB
Detik-detik matahari terbenam di Pantai Marinbati, Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, Oktober 2016. Pesona senja itu paling diburu wisatawan yang berkunjung ke Jailolo, daerah yang kini gencar mengembangkan sektor pariwisata. KOMPAS/FRANSISKUS PATI HERINDetik-detik matahari terbenam di Pantai Marinbati, Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, Oktober 2016. Pesona senja itu paling diburu wisatawan yang berkunjung ke Jailolo, daerah yang kini gencar mengembangkan sektor pariwisata.

JAKARTA, KOMPAS.com - Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kementerian Pariwisata 1 2018, 22-23 Maret 2018, menghasilkan usulan untuk membuat nomadic tourism tahun ini. Tipe destinasi itu disebut-sebut sebagai solusi memaksimalkan destinasi wisata alam Indonesia yang luar biasa tanpa butuh waku lama.

Pada penutupan Rakornas di Nusa Dua, Bali, Jumat (23/3/2018), forum tersebut merekomendasikan percepatan deregulasi terkait operasional caravan sebagai amenitas nomadic tourism, sea-plane, dan live a board sebagai aksesnya nomadic tourism, berkolaborasi dengan Kementerian Perhubungan.

Nomadic tourism itu mudah dan murah. Hanya perlu ada atraksi pariwisata yang menarik, maka pengadaan akses dan amenitas bisa dilakukan dengan menggunakan bahan baku yang bisa dipindah. Misalnya pembangunan glamp camp atau dengan live on board," ujar Menteri Pariwisata Arif Yahya, dalam siaran tertulisnya, Sabtu (24/3/2018).

Wisatawan berlibur di Club Med Kani Maladewa, Sabtu (15/7/2017).KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Wisatawan berlibur di Club Med Kani Maladewa, Sabtu (15/7/2017).
Sebenarnya apa yang dinamakan nomadic tourism? Apakah barang baru di dunia?

KompasTravel coba merangkum beberapa penjelasan Menpar Arief Yahya dalam pertemuan-pertemuan sebelumnya, ia sempat menyinggung nomadic tourism pada rekan media.

Luas wilayah Indonesia yang dipenuhi kepulauan menjadi tonggak awal tercetusnya ide ini. Industri pariwisata kerap pengalami kesulitan untuk menghubungkan wisatawan ke pulau-pulau kecil yang ternyata menyimpan keindahan "surga dunia".

Tempat Parkir Sea Plane.KOMPAS/YULIA SAPTHIANI Tempat Parkir Sea Plane.
Sedangkan untuk membangun bandara untuk sampai ke gugusan pulau sangat lah sulit, juga lama. tak hanya akses, amenitasnya pun sulit untuk dibangun dalam waktu singkat, seperti hotel dan homestay.

"Jika harus membuat sesuatu yang fix, di semua tempat saya terus terang tidak mampu memberikan. Maka saya tawarkan agar membangun nomadic tourism," ujar Arief Yahya saat membuka launching Calendar of Event Maluku Utara di Jakarta, Selasa (13/3/2018) lalu.

Ia menjelaskan, yang dimaksud nomadic tourism ialah wisata yang bersifat temporer, entah itu aksesnya ataupun amenitasnya. Hal ini yang bisa diterapkan untuk menjangkau destinasi alam potensial di kepulauan yang sulit dijangkau, seperti Maluku dan sekitarnya.

Untuk mengakali pembangunan bandara yang membutuhkan waktu lama, terlebih lokasinya di kepulauan, konsep nomadic tourism ini menggunakan sea-plane, atau pesawat yang bisa mendarat di air.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dampak Corona, Citilink Hengkang dari Bandara Malikussaleh

Dampak Corona, Citilink Hengkang dari Bandara Malikussaleh

Whats Hot
Libur Panjang, Tamu Hotel di Kabupaten Malang Mayoritas dari Surabaya

Libur Panjang, Tamu Hotel di Kabupaten Malang Mayoritas dari Surabaya

Whats Hot
Pendakian Gunung Sumbing via Butuh Buka Meski Nepal Van Java Tutup

Pendakian Gunung Sumbing via Butuh Buka Meski Nepal Van Java Tutup

Whats Hot
Okupansi Hotel Bintang di Banyuwangi Diprediksi Naik Saat Libur Panjang

Okupansi Hotel Bintang di Banyuwangi Diprediksi Naik Saat Libur Panjang

Whats Hot
Libur Panjang, Ketua PHRI Malang Pastikan Tiap Hotel Punya Kamar Isolasi

Libur Panjang, Ketua PHRI Malang Pastikan Tiap Hotel Punya Kamar Isolasi

Whats Hot
Napak Tilas Sumpah Pemuda, Ada Museum W.R Soepratman di Surabaya

Napak Tilas Sumpah Pemuda, Ada Museum W.R Soepratman di Surabaya

Jalan Jalan
Libur Panjang, Hari Ini Tingkat Okupansi Hotel di Kabupaten Malang Capai 60-70 Persen

Libur Panjang, Hari Ini Tingkat Okupansi Hotel di Kabupaten Malang Capai 60-70 Persen

Whats Hot
Liburan ke Gunungkidul, Saatnya Berfoto di Kebun Bunga Amarilis

Liburan ke Gunungkidul, Saatnya Berfoto di Kebun Bunga Amarilis

Whats Hot
PHRI Bali: Okupansi Hotel Diharap Naik Selama Libur Panjang

PHRI Bali: Okupansi Hotel Diharap Naik Selama Libur Panjang

Whats Hot
Libur Panjang, Lama Inap Tamu di Hotel Bogor Rata-rata 2 Hari 1 Malam

Libur Panjang, Lama Inap Tamu di Hotel Bogor Rata-rata 2 Hari 1 Malam

Whats Hot
Mendaki Gunung Prau Jalur Patak Banteng? Kuotanya 1.200 Orang Per Hari

Mendaki Gunung Prau Jalur Patak Banteng? Kuotanya 1.200 Orang Per Hari

Travel Tips
Libur Panjang, Tidak Ada Pembatasan Kuota Pendakian Gunung Lawu

Libur Panjang, Tidak Ada Pembatasan Kuota Pendakian Gunung Lawu

Travel Tips
 Kuota Pendakian Gunung Semeru Sudah Penuh Sampai 31 Oktober 2020

Kuota Pendakian Gunung Semeru Sudah Penuh Sampai 31 Oktober 2020

Whats Hot
Libur Panjang, Kuota Pendakian Gunung Gede Pangrango Diprediksi Aman

Libur Panjang, Kuota Pendakian Gunung Gede Pangrango Diprediksi Aman

Whats Hot
Wisata Virtual, 3 Museum Napak Tilas Sumpah Pemuda di Jakarta

Wisata Virtual, 3 Museum Napak Tilas Sumpah Pemuda di Jakarta

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X