Kompas.com - 30/03/2018, 18:20 WIB

SEMARANG, KOMPAS.com - Salah satu tempat menikmati keindahan matahari terbit di Semarang ialah dari Candi Gedong Songo. Destinasi wisata sejarah yang ada di lereng Gunung Ungaran tersebut menyajikan lanskap matahari terbit di sela-sela candi yang dikelilingi awan dan gunung.

Gelap masih mendominasi langit Semarang saat KompasTravel bertolak menuju Candi Gedong Songo, tepat pukul 03.15 WIB, Rabu (28/3/2018). Jalanan yang kosong membuat perjalanan dari pusat Kota Semarang ke Gedong Songo di Kabupaten Semarang hanya memakan waktu 40 menit.

Candi Gedong Songo terletak di lereng Gunung Ungaran, Desa Darum, Kelurahan Candi, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang. Medan yang ditempuh sudah rapih dan beraspal, walaupun berkelok-kelok dan menanjak.

Nama Candi Gedong Songo memiliki arti sembilan bangunan, tetapi secara fisik yang ditemukan sampai saat ini hanya lima candi. Mitos yang berkembang, sisa candi lainnya hanya tersisa bekas reruntuhan atau pondasinya sejak pertama ditemukan.

Di papan informasi, gugusan candi ini dibangun sekitar abad ke-8 masehi. Ditemukan pertama kali tahun 1740 oleh seorang arkeolog Belanda bernama Loten, dan kembali diteliti pada masa Raffles tahun 1804.

Candi Gedong Songo, Ungaran, Kabupaten Semarang, Kamis (29/3/2018).KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Candi Gedong Songo, Ungaran, Kabupaten Semarang, Kamis (29/3/2018).
Bau belerang semerbak saat KompasTravel dan tiga orang lainnya dari famtrip Hotel Ha-Ka Semarang meniti jalaberbatu dari Candi I ke cCndi III. Rute yang bercabang dengan gelapnya malam tanpa lampu menjadi tantangan tersediri, tersesat dan balik arah sering kami alami.

Dari pintu masuk yang belum dijaga saat kami naik sampai ke Candi III ditempuh sekitar 20 menit. Candi III menjadi spot pengambilan gambar terbaik di sini, karena lokasinya yang landai, memiliki tiga bangunan, serta memiliki latar matahari terbit, perbukitan, dan gugusan gunung Jawa Tengah.

Guratan fajar pun mulai menampakan keindahannya setelah azan berkumandang dari Kota Semarang, pukul 04.48 WIB. Kedipan diafragma kamera kami mulai menangkap momen-momen yang idah itu. Walaupun sesekali tersapu oleh kabut pagi.

"Keren ya, obyeknya lengkap ada candi, gunung, awan, bukit, dan mataharinya," tutur Fransiska, salah satu wisatawan yang ikut dalam rombongan.

Keindahan Candi Gedong Songo yang berada di lereng Gunung Ungaran, Kebupaten Semarang, Jawa Tengah, Kamis (14/7/2011). Candi Hindu yang dibangun sekitar abad VII tersebut ditemukan Loten tahun 1740. Rafles mencatat kawasan candi tersebut dengan nama Gedong Pitoe sesuai dengan kelompok bangunan yang berjumlah tujuh. KOMPAS/P RADITYA MAHENDRA YASA Keindahan Candi Gedong Songo yang berada di lereng Gunung Ungaran, Kebupaten Semarang, Jawa Tengah, Kamis (14/7/2011). Candi Hindu yang dibangun sekitar abad VII tersebut ditemukan Loten tahun 1740. Rafles mencatat kawasan candi tersebut dengan nama Gedong Pitoe sesuai dengan kelompok bangunan yang berjumlah tujuh.
Bangunan candi yang menjulang seakan bertambah kesakralannya ketika berada di depan matahari terbit, belum lagi awan dan gunung yang seakan menjaga disekelilingnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Makam Bung Karno di Blitar, Tempat Peristirahatan Terakhir Sang Proklamator

Makam Bung Karno di Blitar, Tempat Peristirahatan Terakhir Sang Proklamator

Jalan Jalan
Masuk Tebet Eco Park Harus Daftar Lewat Aplikasi JAKI, Ini caranya

Masuk Tebet Eco Park Harus Daftar Lewat Aplikasi JAKI, Ini caranya

Travel Update
Harga Tiket dan Jam Buka Istana Gebang Blitar, Rumah Bung Karno Masa Remaja

Harga Tiket dan Jam Buka Istana Gebang Blitar, Rumah Bung Karno Masa Remaja

Travel Tips
Jelajah Pulau hingga Mangrove, Wisata Belitung untuk Delegasi G20

Jelajah Pulau hingga Mangrove, Wisata Belitung untuk Delegasi G20

Travel Update
Istana Gebang di Blitar, Berkunjung ke Rumah Bung Karno Masa Remaja

Istana Gebang di Blitar, Berkunjung ke Rumah Bung Karno Masa Remaja

Jalan Jalan
Tebet Eco Park Buka Lagi 15 Agustus 2022, Ini Aturan dan Cara Berkunjung

Tebet Eco Park Buka Lagi 15 Agustus 2022, Ini Aturan dan Cara Berkunjung

Travel Update
Kereta Zombie di LRT Jakarta Bakal Tambah Konsep Baru, Seperti Apa?

Kereta Zombie di LRT Jakarta Bakal Tambah Konsep Baru, Seperti Apa?

Travel Update
Tradisi Sedekah Laut Akan Jadi Agenda Wisata Daerah

Tradisi Sedekah Laut Akan Jadi Agenda Wisata Daerah

Travel Update
Saat Para Wisatawan Asing Belajar Menenun di Nagekeo NTT

Saat Para Wisatawan Asing Belajar Menenun di Nagekeo NTT

Jalan Jalan
6 Tips Main ke Wahana Train to Apocalypse di Kelapa Gading

6 Tips Main ke Wahana Train to Apocalypse di Kelapa Gading

Travel Tips
Lihat Mobil Kepresidenan Sejak Era Soekarno Bisa Mampir ke Sarinah

Lihat Mobil Kepresidenan Sejak Era Soekarno Bisa Mampir ke Sarinah

Travel Update
Ada 'Fashion Week' di Takengon Aceh, Bantu Promosi Wisata

Ada "Fashion Week" di Takengon Aceh, Bantu Promosi Wisata

Jalan Jalan
Serunya Berkelana Bareng Orang Asing, Pernah Coba?

Serunya Berkelana Bareng Orang Asing, Pernah Coba?

Travel Update
Karakter Ikonik di Pop Art Jakarta 2022! Dalang Pelo hingga Gatotkaca

Karakter Ikonik di Pop Art Jakarta 2022! Dalang Pelo hingga Gatotkaca

Jalan Jalan
Syarat Terbaru Pendakian Gunung Slamet via Bambangan, Siapkan Surat Dokter

Syarat Terbaru Pendakian Gunung Slamet via Bambangan, Siapkan Surat Dokter

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.