Wonderful Indonesia Dipromosikan di Hanoi Vietnam

Kompas.com - 03/04/2018, 19:00 WIB
Turis menikmati wisata alam Ceking di kawasan Ubud, Gianyar, yang terkenal dengan pemandangan sawah bertingkat (terasering), Minggu (7/8/2016).
 KOMPAS/RIZA FATHONITuris menikmati wisata alam Ceking di kawasan Ubud, Gianyar, yang terkenal dengan pemandangan sawah bertingkat (terasering), Minggu (7/8/2016).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wonderful Indonesia dipromosikan di  Vietnam International Travel Mart (VITM) 2018, Hanoi, pada 29 Maret - 1 April 2018. Kementerian Pariwisata (Kemenpar) bersama pelaku bisnis pariwisata Indonesia berpartisipasi pada pameran pariwisata tersebut.

Kemenpar memfasilitasi 12 pelaku bisnis pariwisata, terdiri 7 travel agent/tour operator dari Indonesia, 4 travel agent dari Vietnam yang menjual paket wisata Indonesia, dan 1 dari Dinas Pariwisata Provinsi DI Yogyakarta, sebagai sellers di VITM 2018.

Delegasi Indonesia menempati booth seluas 72 meter persegi, berada di Hall B1 Ha Noi International Center for Exhibition (I.C.E. Ha Noi), Hanoi.

Dalam siaran tertulis yang diterima KompasTravel, Selasa (3/4/2018). Deputi Bidang Pemasaran I Kemenpar I Gde Pitana menjelaskan, pada VITM tahun 2017 tercapai transaksi Rp 5,2 Miliar. Tahun ini Kemenpar mentargetkan tumbuh 20 persen dari pencapaian tahun 2017 atau senilai Rp 6,1 Milyar.

Ternyata tahun 2018 dalam acara tersebut, tercapai penjualan sebanyak 2.669 pax atau senilai Rp 13,4 milyar (tumbuh 257 persen) yang terdiri dari real transaction Rp 724 juta dan potential transaction Rp 12,7 milyar.

Booth Wonderful Indonesia di Vietnam International Travel Mart (VITM) 2018, Hanoi, pada 29 Maret - 1 April 2018. Biro Humas dan Komunikasi Publik Kementerian Pariwisata Booth Wonderful Indonesia di Vietnam International Travel Mart (VITM) 2018, Hanoi, pada 29 Maret - 1 April 2018.
“Transaksi yang dihasilkan tahun ini meningkat 257 persen, dibandingkan tahun lalu sebesar Rp 5,3 miliar. Peningkatan transaksi antara lain dikarenakan adanya kontrak paket wisata golf selama satu tahun sebesar US$ 346.700 atau senilai Rp 4,78 miliar, kata I Gde Pitana.

Ia menjelaskan, pameran tersebut dikemas dalam konsep bisnis ke konsumen (B to C) dan bisnis ke bisnis (B to B), sehingga peserta bisa langsung menjual paket wisata atau menjajaki kerja sama dengan pelaku industri pariwisata Vietnam serta negara lain peserta VITM.

Menurutnya Vietnam merupakan pasar yang sedang berkembang, seiring dengan membaiknya perekonomian negeri tersebut yang memberikan dampak langsung terhadap meningkatnya kemampuan masyarakat Vietnam untuk bepergian dan berwisata ke luar negeri (outbound). Hal ini merupakan peluang bagi Indonesia untuk dapat menggaet calon wisatawan asal Vietnam.

Pada pameran di VITM Hanoi 2018, booth Wonderful Indonesia menerima penghargaan (awards) sebagai ‘The Most Impressive Booth’, mengalahkan booth Korea, Thailand, Jepang, Malaysia, dan peserta lainnya. Piagam penghargaan diberikan langsung oleh Vice Chairman of Vietnam Tourism Association President, Vu The Binh.

Booth Wonderful Indonesia di Vietnam International Travel Mart (VITM) 2018, Hanoi, pada 29 Maret - 1 April 2018. Biro Humas dan Komunikasi Publik Kementerian Pariwisata Booth Wonderful Indonesia di Vietnam International Travel Mart (VITM) 2018, Hanoi, pada 29 Maret - 1 April 2018.
Duta Besar RI Indonesia untuk Vietnam Ibnu Hadi, mendampingi Wakil Perdana Menteri Vietnam Vu Duc Dam, berkesempatan mengunjungi Paviliun Indonesia di pameran tersebut. Menurutnya booth Indonesia paling menarik dari segi dekorasi, aktivasi, dan paling banyak dikunjungi pengunjung, serta memberikan pengalaman lebih pada pengunjung.

Booth Wonderful Indonesia menyajikan aktivasi batik corner, VR360, dan coffee corner. Sehingga memberikan pengalaman lebih bagi pengunjung mengenai produk dan destinasi pariwisata Indonesia.

"Tahun 2017 jumlah wisatawan Vietnam ke Indonesia berkisar 67.000 orang. Dengan promosi yang gencar diharapkan jumlah tersebut bisa meningkat hingga mendekati 80.000 orang," ujar Ibnu Hadi.

Menteri Pariwisata Arief Yahya optimis kehadiran Indonesia di Vietnam International Travel Mart (VITM) 2018 mampu menjaring banyak wisatawan Vietnam.

“Pasar ASEAN masih cukup potensial untuk digali. Dengan strategi pemasaran dan promosi yang tepat, banyak wisatawan ASEAN bisa dihadirkan. Kehadiran Wonderful Indonesia di VITM 2018 adalah strategi tepat untuk mendatangkan wisatawan Vietnam,” paparnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dampak Virus Corona, Kyoto Kampanye Pariwisata Sepi untuk Pikat Wisatawan

Dampak Virus Corona, Kyoto Kampanye Pariwisata Sepi untuk Pikat Wisatawan

Whats Hot
Contek Itinerary 'Dare To Surpries S2 Eps. 1' Dari Sushi ke Burger Susun

Contek Itinerary 'Dare To Surpries S2 Eps. 1' Dari Sushi ke Burger Susun

Jalan Jalan
Resep dan Cara Membuat Smash Burger di Rumah

Resep dan Cara Membuat Smash Burger di Rumah

Makan Makan
4 Makanan Murah Meriah Sekitar Stasiun Gubeng Surabaya, Harga Mulai Rp 20.000

4 Makanan Murah Meriah Sekitar Stasiun Gubeng Surabaya, Harga Mulai Rp 20.000

Makan Makan
Praktisi Pariwisata: Dibanding Promo Wisata ke Luar Negeri, Lebih Baik Incar Wisnus Milenial

Praktisi Pariwisata: Dibanding Promo Wisata ke Luar Negeri, Lebih Baik Incar Wisnus Milenial

Whats Hot
Wisman Negara Tetangga Bisa Bantu Pariwisata Indonesia karena Corona

Wisman Negara Tetangga Bisa Bantu Pariwisata Indonesia karena Corona

Whats Hot
Rangkaian Acara Hari Raya Galungan, Sembahyang hingga Mengarak Barong

Rangkaian Acara Hari Raya Galungan, Sembahyang hingga Mengarak Barong

Jalan Jalan
Ngejot, Tradisi Lintas Keyakinan di Bali yang Sarat Makna

Ngejot, Tradisi Lintas Keyakinan di Bali yang Sarat Makna

Jalan Jalan
Tradisi Ngelawar, Cerminan Eratnya Masyarakat Bali

Tradisi Ngelawar, Cerminan Eratnya Masyarakat Bali

Makan Makan
Dampak Wabah Corona, Insentif Sektor Pariwisata Ditetapkan Minggu Ini

Dampak Wabah Corona, Insentif Sektor Pariwisata Ditetapkan Minggu Ini

Whats Hot
[POPULER TRAVEL] Promo JAL Travel Fair | Mi Instan Korea Paling Enak

[POPULER TRAVEL] Promo JAL Travel Fair | Mi Instan Korea Paling Enak

Whats Hot
Wisata Misteri ke Pulau Poveglia yang Diasingkan, Terdapat Kuburan Masal

Wisata Misteri ke Pulau Poveglia yang Diasingkan, Terdapat Kuburan Masal

Jalan Jalan
Ubud Food Festival 2020 Hadirkan Lebih dari 90 Pembicara, Ada Juri MasterChef Indonesia

Ubud Food Festival 2020 Hadirkan Lebih dari 90 Pembicara, Ada Juri MasterChef Indonesia

Jalan Jalan
Konsep Pernikahan di Hotel, Pilih Mana?

Konsep Pernikahan di Hotel, Pilih Mana?

Travel Tips
7 Kuliner Legendaris Sekitar Alun-alun Bandung, Ada Warkop Berusia Hampir 1 Abad

7 Kuliner Legendaris Sekitar Alun-alun Bandung, Ada Warkop Berusia Hampir 1 Abad

Makan Makan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X