Batik Air Layani Penerbangan Jakarta - Kinabalu

Kompas.com - 26/04/2018, 20:00 WIB
Pesawat  Batik AirKOMPAS.com / APRILLIA IKA Pesawat Batik Air

 

JAKARTA, KOMPAS.comPenerbangan Batik Air dengan rute Jakarta ke Kota Kinabalu dan sebaliknya telah beroperasi sejak 20 Desember 2017. Tujuan daripada jaringan ini adalah untuk menarik lebih banyak turis yang datang ke Indonesia.

Lalu juga untuk memperkenalkan pada wisatawan tanah air yang ingin berkunjung ke destinasi wisata di Kinabalu, Malaysia.

“Hari ini kami memperkenalkan kembali salah satu destinasi internasional menuju Kinabalu. Khususnya traveler, wajib mengunjungi dan sangat sayang bila dilewatkan begitu saja,” ujar CEO Batik Air, Capt. Achmad Luthfie dalam keterangan tertulisnya, Rabu (25/4/2018).

“Batik Air sangat memberikan apresiasi penuh atas antusiasme pelanggan dari Indonesia ke Kinabalu dan sebaliknya. Batik Air senantiasa menyediakan pilihan perjalanan terbaik bagi pelanggan, dalam bisnis atau berwisata,” lanjut dia.

Ia menjelaskan, Kinabalu yang merupakan Ibukota dari Sabah, Malaysia Timur, memiliki banyak atraksi wisata yang bisa dikunjungi.

Seperti halnya Gunung Kinabalu yang merupakan bagian dari Taman Nasional Kinabalu. Tak hanya itu, wisatawan pun bisa menikmati bagaimana ekopariwisata dan berbelanja di sana.

Nah, untuk wisatawan yang datang ke Jakarta, tentunya bisa melihat bagaimana pusat perekonomian dan pemerintahan Indonesia.

Melalui Jakarta, wisatawan juga bisa melanjutkan perjalanan menuju daerah-daerah pariwisata lainnya yang ada di Indonesia.

Rute Jakarta ke Kinabalu, ada setiap Rabu dan Minggu dengan frekuensi satu kali penerbangan per hari.

Berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta pada pukul 01.00 WIB dan tiba di Kinabalu pada 05.00 waktu setempat.

Penerbangan sebaliknya diterbangkan pukul 06.00 dari Kinabalu dan mendarat di Soekarno-Hatta pada pukul 07.55 WIB.

Sementara itu, penerbangan Batik Air hingga saat ini ke 40 destinasi domestik dan internasional dengan frekuensi lebih dari 300 penerbangan per hari.

Penerbangan pula didukung sebanyak 54 armada dengan tipe Airbus A320 CEO dan Boeing 737-800/900 ER.

 

 

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X