Sensasi Menelusuri Pantai dan Curug via Jalan Baru Geopark Ciletuh

Kompas.com - 27/06/2018, 15:27 WIB
Wisatawan melihat Geopark Ciletuh yang dilihat dari Puncak Darma, Kecamatan Ciemas, Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (22/6/2018). KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIAWisatawan melihat Geopark Ciletuh yang dilihat dari Puncak Darma, Kecamatan Ciemas, Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (22/6/2018).

SUKABUMI, KOMPAS.com - Anda yang ingin menikmati indahnya taman bumi atau geopark di Ciletuh, Sukabumi, kini bisa melewati jalur baru dengan pemandangan yang memesona.

Hampir sepanjang 33 kilometer, pengendara disuguhan pemandangan birunya Teluk Ciletuh, hijaunya perbukitan, dan beberapa air terjun yang terasa menyegarkan mata.

Guratan senja kala itu menemani KompasTravel menjajal jalur baru untuk beranjak pulang dari Geopark Ciletuh ke arah Bogor, Sabtu (23/6/2018).

Perjalanan pulang dimulai dari pusat Geopark Ciletuh, yaitu Pantai Palangpang. Dari sana, titik poin kedua ialah Puncak Darma di Desa Girimukti, Kecamatan Ciemas, terlihat lekukan Teluk Ciletuh yang bersanding dengan birunya laut selatan.

Wisatawan mengabadikan momen Curug Dog-dog di kawasan Geopark Ciletuh, Sabtu (23/6/2018). Saat itu air di curug tersebut sedang keruh, akibat malamnya terguyur hujan deras.KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Wisatawan mengabadikan momen Curug Dog-dog di kawasan Geopark Ciletuh, Sabtu (23/6/2018). Saat itu air di curug tersebut sedang keruh, akibat malamnya terguyur hujan deras.
Saat tanjakan terakhir menuju Puncak Darma, jangan lewatkan pemandangan gagahnya Curug Dog-dog yang mengalir di derasnya Sungai Ciletuh.

Anda bisa memarkirkan kendaraan sebentar di tempat aman, dan berfoto di jembatannya berlatar curug tersebut. Namun jika malam harinya hujan deras, air curug dan sungai berubah jadi cokelat.

Baca juga: Petunjuk Arah Menuju ke Geopark Ciletuh via Jalan Baru

Lepas dari Puncak Darma, KompasTravel menuju titik poin selanjutnya yaitu daerah Cisaar. Di sini pemandangan yang disuguhkan tidak kalah menawan.

Sepanjang jalan desa ini terbentang birunya air laut yang menerpa bibir Pantai Cisaar. Daerah pantai di sini termasuk yang sepi pengunjung sehingga pemandangannya benar-benar bersih.

Pantai Cisaar di kawasan Geopark Ciletuh, Sukabumi yang tampak tidak terlalu ramai pengunjung saat libur akhir pekan, Sabtu (23/6/2018).KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Pantai Cisaar di kawasan Geopark Ciletuh, Sukabumi yang tampak tidak terlalu ramai pengunjung saat libur akhir pekan, Sabtu (23/6/2018).
Adapun keramba-keramba terapung para nelayan udang akan menghiasi birunya laut di sana.

Sensasi jalan menuju ke daerah Cisaar cukup menantang, terdapat banyak kelokan, tanjakan, dan turunan curam. Di setiap kelokan curam Anda harus membunyikan klakson, guna memberi pertanda kendaraan dari lawan arah yang belum terlihat.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tips dan Cara Masak Steak ala Restoran di Rumah untuk Pemula

Tips dan Cara Masak Steak ala Restoran di Rumah untuk Pemula

Makan Makan
Cari Tahu Rasa Kopi dengan Berbagai Pancaindra, Tertarik?

Cari Tahu Rasa Kopi dengan Berbagai Pancaindra, Tertarik?

Makan Makan
Imbauan Hong Kong untuk Wisatawan Terkait Situasi Terbaru Virus Corona

Imbauan Hong Kong untuk Wisatawan Terkait Situasi Terbaru Virus Corona

Jalan Jalan
Vietnam Batasi Turis Asing Masuk, Harus Karantina 14 Hari

Vietnam Batasi Turis Asing Masuk, Harus Karantina 14 Hari

Whats Hot
Cerita Hotel Dalton Sediakan Tempat Istirahat Tenaga Medis Covid-19

Cerita Hotel Dalton Sediakan Tempat Istirahat Tenaga Medis Covid-19

Whats Hot
Cerita Taman Hiburan di Jepang: Tutup, tapi Bersiap Sambut Pengunjung

Cerita Taman Hiburan di Jepang: Tutup, tapi Bersiap Sambut Pengunjung

Jalan Jalan
[POPULER TRAVEL] WNA Tidak Bisa Masuk Indonesia | Es Krim Viennetta

[POPULER TRAVEL] WNA Tidak Bisa Masuk Indonesia | Es Krim Viennetta

Whats Hot
OYO Indonesia Siapkan Kamar Hotel untuk Tenaga Medis Covid-19

OYO Indonesia Siapkan Kamar Hotel untuk Tenaga Medis Covid-19

Jalan Jalan
Kisah Turis Asing Terjebak di Asia karena Pandemi Global Virus Corona

Kisah Turis Asing Terjebak di Asia karena Pandemi Global Virus Corona

Jalan Jalan
Cara Memindahkan Jadwal Penerbangan AirAsia Indonesia yang Dibatalkan

Cara Memindahkan Jadwal Penerbangan AirAsia Indonesia yang Dibatalkan

Travel Tips
Jepang Batasi Turis Asing Masuk, Termasuk WNI

Jepang Batasi Turis Asing Masuk, Termasuk WNI

Travel Tips
Orang Jepang, China, dan Korea Sering Pakai Masker, Ternyata Ini Alasannya...

Orang Jepang, China, dan Korea Sering Pakai Masker, Ternyata Ini Alasannya...

Travel Tips
Gerakan Masker Kain, Ajakan untuk Desainer Lokal Produksi 100.000 Masker Kain

Gerakan Masker Kain, Ajakan untuk Desainer Lokal Produksi 100.000 Masker Kain

Whats Hot
Ada Tenaga Medis di Purwokerto Diusir dari Kostan, Aksara Homestay Beri Penginapan Gratis

Ada Tenaga Medis di Purwokerto Diusir dari Kostan, Aksara Homestay Beri Penginapan Gratis

Whats Hot
12 Bandara di Indonesia Terapkan Layanan Pelanggan Virtual, Seperti Apa?

12 Bandara di Indonesia Terapkan Layanan Pelanggan Virtual, Seperti Apa?

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads X