Destinasi Wisata Indonesia Dipromosikan ke Laos dan Kamboja - Kompas.com

Destinasi Wisata Indonesia Dipromosikan ke Laos dan Kamboja

Kompas.com - 10/10/2018, 06:44 WIB
Desa Adat Penglipuran di Kabupaten Bangli, Bali.BARRY KUSUMA Desa Adat Penglipuran di Kabupaten Bangli, Bali.

JAKARTA, KOMPAS.com – Kementerian Pariwisata ( Kemenpar) bersama enam pelaku bisnis pariwisata (sellers) dari Jawa Barat, Yogyakarta, dan Bali beyond menggelar sales mission.

Acara tersebut digelar dengan pertemuan bisnis (table top) atau B to B Meeting dengan para buyers dari Laos dan Kamboja.

“Kami menargetkan 30 buyers potensial di tiap negara yang dikunjungi,” kata Asdep Pengembangan Pemasaran I Regional I Kemenpar, Masruroh di Jakarta, dalam keterangan tertulisnya.

Baca juga: Rekomendasi 4 Desa Wisata Seru di Jawa Tengah

Kegiatan ini akan dilakukan pada 10 Oktober 2018 di Lao Plaza Hotel Vientiane, Laos. Lalu dilanjutkan lagi pada 12 Oktober 2018 di Raffles Hotel le Royal di Phnom Penh, Kamboja.

Para sellers dari Indonesia akan menawarkan paket wisata unggulan 10 destinasi branding diantaranya Bandung, Great Bali, Great Jakarta, Great Kepri, Joglosemar (Jogja-Solo-Semarang), Wakatobi-Bunaken-Raja Ampat, Medan, Makassar, Lombok, dan Banyuwangi.

Baca juga: Dua Spot Foto yang Diburu Wisatawan di Desa Wisata Kandri Semarang

Masruroh juga mengatakan dalam penyelenggaraan sales mission bertujuan untuk meningkatkan wisatawan mancanegara ( wisman) dari Laos dan Kamboja, serta akan presentasikan ini Indonesia Tourism Industry Update.

Adapun kunjung wisman tahun ini sebesar 17 juta wisman dan akan meningkat menjadi 20 juta wisman pada 2019.

Jumlah wisatawan Kamboja yang berwisata ke luar negeri pada tahun lalu mencapai 19 persen atau sebanyak 1,4 juta. Dari angka tersebut yang berkunjung ke Indonesia hanya 5.463 wisman.

Desa wisata Kampoeng Djowo Sekatul di Kendal, Jawa Tengah.KOMPAS.com/SLAMET PRIYATIN Desa wisata Kampoeng Djowo Sekatul di Kendal, Jawa Tengah.
Sementara itu jumlah wisatawan Laos yang berwisata ke luar negeri sebanyak 3,05 juta, sebagian besar berkunjung ke Thailand, Korea Selatan, dan Jepang.

Salah satu cara untuk menarik wisman dari Laos dan Kamboja, Indonesia menawarkan paket wisata religi.

Paket wisata religi yakni dengan mempromosikan Candi Borobudur sebagai destinasi utama mengingat mayoritas penduduk dari kedua negara itu beragama Buddha.



Close Ads X