Banyuwangi Kembali Dipromosikan ke London

Kompas.com - 11/11/2018, 17:18 WIB
Menteri Pariwisata Arief Yahya bersama Dubes RI di London Rizal Sukma di Paviliun Wonderful Indonesia yang tampil pada bursa pariwisata terbesar kedua di dunia, World Travel Market (WTM) London, 6-8 November 2017. ARSIP KEMENPARMenteri Pariwisata Arief Yahya bersama Dubes RI di London Rizal Sukma di Paviliun Wonderful Indonesia yang tampil pada bursa pariwisata terbesar kedua di dunia, World Travel Market (WTM) London, 6-8 November 2017.

BANYUWANGI, KOMPAS.com - Banyuwangi kembali dipromosikan ke mancanegara oleh Kementrian Pariwisata (Kemenpar). Kali ini, bertepatan dengan pameran wisata terbesar di dunia, World Travel Mart di London, Inggris sejumlah branding Banyuwangi menghiasi taksi kota di London.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas berterima kasih atas dukungan Kemenpar yang terus mempromosikan Banyuwangi di kancah internasional. Berbagai branding mulai Tarian Gandrung dan Taman Wisata Alam (TWA) Ijen saat ini berseliweran di London.

"Saya bangga mendapatkan kiriman foto pak Menteri Pariwisata Arief Yahya pose di depan Black Cab Taxi ada latar penari Gandrung dan Kawah Ijen. Bukti bahwa promosi ini sebagai bentuk dukungan Kemenpar terkait pariwisata Banyuwangi. Terima kasih kepada pemerintah pusat yang selalu mendukung Banyuwangi," ujar Anas.

World Travel Mart (WTM) adalah momentum saat semua pelaku industri pariwisata dunia berkumpul. Kali ini, Kota London dipilih menjadi tuan rumahnya. Momen ini dimanfaatkan Kementerian Pariwisata untuk menebar branding.

Anas mengakui, imbas dari promosi dari Kemenpar, kunjungan wisatawan ke Banyuwangi terus mengalami peningkatan.

Per 2017, ada 98 ribu wisatawan asing yang berkunjung ke daerah berjuluk The Sunrise of Java tersebut. Adapun total wisatawan nusantara mencapai 4,9 juta.

Baca juga: Intip Festival di Banyuwangi Selama Bulan November

"Hasil yang kita dapat sangat signifikan ketika kita memilih pariwisata sebagai gerak kemajuan kami. Perekonomian terdongkrak, transportasi berjalan lancar dan agen wisata berkembang. Mulai hotel sampai homestay mendapatkan imbas. UMKM dan kuliner juga mendapatkan semuanya," pungkasnya.

Menurut Anas, Kementerian Pariwisata selalu jeli memilih cara untuk memperkenalkan pariwisata Indonesia ke mancanegara.

"Momentum yang diambil selalu tepat, seperti promosi saat perhelatan World Travel Mart di London, Inggris saat ini. Ini sangat membantu daerah mendatangkan wisatawan ke mari, sehingga target kunjungan wisatawan dari Pak Jokowi bisa tercapai," ujar Anas.

Secara terpisah, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran II Kementerian Pariwisata, Nia Niscaya mengatakan bahwa strategi pemasaran pariwisata harus dilakukan dengan tepat. “Promosi yang dipersiapkan dengan baik, akan mendapatkan impact yang positif juga. Untuk itu, kita selalu menyiapkan strategi untuk memperkenalkan Wonderful Indonesia ke mancanegara. Salah satunya dengan branding di Black Cab Taxi,” katanya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X