Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Spot Foto Paling Diburu di Buntul Rintis Aceh Tengah

Kompas.com - 09/01/2019, 07:20 WIB
Masriadi ,
I Made Asdhiana

Tim Redaksi


TAKENGON, KOMPAS.com – Obyek wisata Buntul Rintis, di Desa Tensaren, Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah, Aceh semakin populer dua tahun terakhir.

Destinasi wisata di atas bukit ini menyediakan spot untuk berfoto paling diburu oleh wisatawan. Setidaknya, tercatat lima spot yang paling digemari pengunjung untuk berfoto di sana.

1. Spot Kupu-kupu

Salah satu spot berswafoto atau foto bersama di obyek wisata yang didirikan oleh Khairu Ramadhan itu menyediakan spot kupu-kupu.

Wisawatan berfoto di spot kupu-kupu di obyek wisata Buntul Rintis, di  Desa Tensaren, Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah, Aceh.KOMPAS.com/MASRIADI Wisawatan berfoto di spot kupu-kupu di obyek wisata Buntul Rintis, di Desa Tensaren, Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah, Aceh.
Wisatawan kerap berfoto bergaya di depan spot itu, sebagian mempraktikan gaya kupu-kupu terbang dan lain sebagainya. Ini seakan bagai spot wajib jika berkunjung ke sana.

2. Kincir Angin

Pada bagian lain terdapat replika spot kincir angin. Menariknya, di belakang spot ini terbentar Danau Laut Tawar yang tersohor itu. Dikelilingi bebukitan nan hijau. Sehingga, spot ini sangat menarik dijadikan tempat berfoto.

Di depan spot juga dibangun pagar kecil. Sehingga bisa berbagai pose dilakukan wisatawan untuk menemukan foto terbaik.

3. Pintu Rumah

Spot foto menarik lainnya yaitu spot replika pintu rumah. Di lokasi ini, wisatawan kerap berfoto layaknya ingin masuk ke rumah. Latar belakang foto ini membentang Kota Takengon.

Wisatawan berfoto di spot pintu rumah di obyek wisata Buntul Rintis, di  Desa Tensaren, Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah, Aceh.KOMPAS.com/MASRIADI Wisatawan berfoto di spot pintu rumah di obyek wisata Buntul Rintis, di Desa Tensaren, Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah, Aceh.
Di sini juga disediakan aneka tulisan yang dicat sederhana dengan berbagai kalimat, misalnya: "Kapan ke Sini",  "I Love Takengon" dan lain sebagainya. Wisatawan bisa bergaya dengan tulisan itu.

4. Sepeda Gantung

Spot lain, namun harus merogoh kocek sebesar Rp 10.000 yaitu spot sepeda gantung. Untuk naik sepeda ini pengunjung wajib membeli tiket. Pengunjung akan dipasang sling pengaman.

Wisatawan berfoto di spot sepeda gantung di obyek wisata Buntul Rintis, di  Desa Tensaren, Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah, Aceh.KOMPAS.com/MASRIADI Wisatawan berfoto di spot sepeda gantung di obyek wisata Buntul Rintis, di Desa Tensaren, Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah, Aceh.
Jarak antara tanah dengan sepeda gantung ini sekitar lima meter. Sedangkan panjangnya sekitar tujuh meter.

Seorang pemandu akan menjaga wisatawan selama naik di sepeda gantung tersebut. Latar belakang spot ini pegunungan Pantan Terong, Kabupaten Aceh Tengah.

5. Spot Sangkar Burung

Satu lagi spot wajib untuk berfoto yaitu spot sangkar burung. Pengelola membuat replika sangkar burung dari rotan yang dipintal melingkar. Mirip sangkar burung.

Wisatawan berfoto di spot sangkar burung di obyek wisata Buntul Rintis, di  Desa Tensaren, Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah, Aceh.KOMPAS.com/MASRIADI Wisatawan berfoto di spot sangkar burung di obyek wisata Buntul Rintis, di Desa Tensaren, Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah, Aceh.
Di sini juga tersedia aneka tulisan misalnya: "Takengon, Gayo City" dan lain sebagainya. Dari seluruh spot, hanya satu yang berbayar yaitu spot sepeda gantung.

Nah, silakan berkunjung dan berfoto sepuasnya di spot yang disediakan di Buntul Ristis, Aceh Tengah.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Tren Pariwisata Domestik 2024, Hidden Gems Jadi Primadona

Tren Pariwisata Domestik 2024, Hidden Gems Jadi Primadona

Travel Update
8 Tips Berwisata Alam di Air Terjun Saat Musim Hujan

8 Tips Berwisata Alam di Air Terjun Saat Musim Hujan

Travel Tips
Jakarta Tourist Pass Dirilis Juni 2024, Bisa Naik Kendaraan Umum Gratis

Jakarta Tourist Pass Dirilis Juni 2024, Bisa Naik Kendaraan Umum Gratis

Travel Update
Daftar 17 Bandara di Indonesia yang Dicabut Status Internasionalnya

Daftar 17 Bandara di Indonesia yang Dicabut Status Internasionalnya

Travel Update
Meski Mahal, Transportasi Mewah Berpotensi Dorong Sektor Pariwisata

Meski Mahal, Transportasi Mewah Berpotensi Dorong Sektor Pariwisata

Travel Update
Jakarta Tetap Jadi Pusat MICE meski Tak Lagi Jadi Ibu Kota

Jakarta Tetap Jadi Pusat MICE meski Tak Lagi Jadi Ibu Kota

Travel Update
Ketua PHRI Sebut Perkembangan MICE di IKN Masih Butuh Waktu Lama

Ketua PHRI Sebut Perkembangan MICE di IKN Masih Butuh Waktu Lama

Travel Update
Astindo Nilai Pariwisata di Daerah Masih Terkendala Bahasa Asing

Astindo Nilai Pariwisata di Daerah Masih Terkendala Bahasa Asing

Travel Update
Kereta Api Lodaya Gunakan Kereta Eksekutif dan Ekonomi Stainless Steel New Generation Mulai 1 Mei 2024

Kereta Api Lodaya Gunakan Kereta Eksekutif dan Ekonomi Stainless Steel New Generation Mulai 1 Mei 2024

Travel Update
Deal With Ascott 2024 Digelar Hari Ini, Ada Lebih dari 60 Properti Hotel

Deal With Ascott 2024 Digelar Hari Ini, Ada Lebih dari 60 Properti Hotel

Travel Update
4 Tempat Wisata Indoor di Kota Malang, Alternatif Berlibur Saat Hujan

4 Tempat Wisata Indoor di Kota Malang, Alternatif Berlibur Saat Hujan

Jalan Jalan
3 Penginapan di Rumpin Bogor, Dekat Wisata Favorit Keluarga

3 Penginapan di Rumpin Bogor, Dekat Wisata Favorit Keluarga

Hotel Story
Pendakian Rinjani 3 Hari 2 Malam via Sembalun – Torean, Perjuangan Menggapai Atap NTB

Pendakian Rinjani 3 Hari 2 Malam via Sembalun – Torean, Perjuangan Menggapai Atap NTB

Jalan Jalan
Rekomendasi 5 Waterpark di Tangerang, Harga mulai Rp 20.000

Rekomendasi 5 Waterpark di Tangerang, Harga mulai Rp 20.000

Jalan Jalan
Tips Pilih Kursi dan Cara Hindari Mual di Pesawat

Tips Pilih Kursi dan Cara Hindari Mual di Pesawat

Travel Tips
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com