Kompas.com - 05/02/2019, 15:53 WIB
Pengunjung di Puncak Gunung Salak, Kecamatan Nisam Antara, Kabupaten Aceh Utara, Aceh, Kamis (27/12/2018). KOMPAS.com/MASRIADIPengunjung di Puncak Gunung Salak, Kecamatan Nisam Antara, Kabupaten Aceh Utara, Aceh, Kamis (27/12/2018).

LHOKSEUMAWE, KOMPAS.com – Pengembangan obyek wisata Gunung Salak di Kecamatan Nisam Antara, dan obyek wisata Air Terjun Tujuh Bidadari di Kecamatan Simpang Keramat, Kabupaten Aceh Utara, Aceh, terkendala lahan.

Pasalnya, seluruh lahan di kawasan itu milik pribadi masyarakat dan petani daerah tersebut. Sehingga, pemerintah tidak bisa membangun sarana dan prasana pendukung kawasan wisata di atas lahan pribadi masyarakat.

“Kendalanya di lahan. Kalau membangun sarana dan prasarana harus di lahan milik pemerintah. Kita tidak punya lahan di dua obyek wisata itu,” kata Kepala Bidang Pariwisata, Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata, Kabupaten Aceh Utara, Cut Erni Ferita, dihubungi melalui aplikasi whatsapp, Senin (4/2/2019).

Dia menyebutkan, untuk wisata pantai relatif telah ditata seperti Pantai Bantayan, di Kecamatan Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara. Untuk wisata alam, sambungnya, masih dipikirkan solusi terbaik untuk penataan.

“Dana daerah kan sangat terbatas, kendalanya lahan. Artinya kan harus pembebasan lahan, nah kita belum ada sejauh ini,” katanya.

Air Terjun Tujuh Bidadari di Aceh Utara, Provinsi Aceh.KOMPAS.COM/MASRIADI Air Terjun Tujuh Bidadari di Aceh Utara, Provinsi Aceh.
Untuk pembenahan wisata alam, tahun ini, lanjut Cut Erni Ferita, hanya dilakukan pembangunan gapura di obyek wisata Air Terjun Blang Kolam, di Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara.

“Ke depan, semoga daerah memiliki dana memadai. Karena kesiapan masyarakat kita sudah sangat bagus untuk menyambut wisatawan dan ini industri yang menjanjikan dan berdampak peningkatan ekonomi masyarakat sekitar kawasan wisata,” katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Garuda Indonesia Travel Fair, Jakarta-Labuan Bajo PP Rp 1,3 Jutaan

Garuda Indonesia Travel Fair, Jakarta-Labuan Bajo PP Rp 1,3 Jutaan

Travel Promo
Gunung Barujari Level II Waspada, TN Gunung Rinjani Batasi Pendakian

Gunung Barujari Level II Waspada, TN Gunung Rinjani Batasi Pendakian

Travel Update
TN Gunung Rinjani Tutup 3 Tempat Wisata Alam hingga Maret 2022

TN Gunung Rinjani Tutup 3 Tempat Wisata Alam hingga Maret 2022

Travel Update
Dafam Hotel Management Diakuisisi Artotel Group

Dafam Hotel Management Diakuisisi Artotel Group

Travel Update
PPKM Level 3 Nataru Batal, Pelaku Pariwisata Minta Pemerintah Tak Beri Harapan Palsu

PPKM Level 3 Nataru Batal, Pelaku Pariwisata Minta Pemerintah Tak Beri Harapan Palsu

Travel Update
Pelaku Wisata di Bantul Sambut Pembatalan PPKM Level 3 Saat Nataru

Pelaku Wisata di Bantul Sambut Pembatalan PPKM Level 3 Saat Nataru

Travel Update
Daftar Negara Asal Turis Asing yang Bisa ke Indonesia Tak Berubah meski Ada Omicron

Daftar Negara Asal Turis Asing yang Bisa ke Indonesia Tak Berubah meski Ada Omicron

Travel Update
Wisatawan di Gunung Bromo Dilarang Masuk Radius 1 Km dari Kawah Aktif, Ada Apa?

Wisatawan di Gunung Bromo Dilarang Masuk Radius 1 Km dari Kawah Aktif, Ada Apa?

Travel Update
Kembangkan Wellness Tourism, Yuk Kenali Rekomendasi Wisata Sehat di Korea

Kembangkan Wellness Tourism, Yuk Kenali Rekomendasi Wisata Sehat di Korea

BrandzView
Desa Wisata Sekitar Semeru Terdampak Erupsi, Ini Bantuan Kemenparekraf

Desa Wisata Sekitar Semeru Terdampak Erupsi, Ini Bantuan Kemenparekraf

Travel Update
Indonesia Perketat Kedatangan Internasional, Antisipasi Varian Omicron

Indonesia Perketat Kedatangan Internasional, Antisipasi Varian Omicron

Travel Update
Libur Nataru, Kebijakan Ganjil Genap di Kawasan Wisata Bukan dari Kemenparekraf

Libur Nataru, Kebijakan Ganjil Genap di Kawasan Wisata Bukan dari Kemenparekraf

Travel Update
PPKM Level 3 Saat Nataru Batal, Tempat Wisata Boleh Buka tapi Diperketat

PPKM Level 3 Saat Nataru Batal, Tempat Wisata Boleh Buka tapi Diperketat

Travel Update
Wisata Saat Nataru, Anak Usia di Bawah 12 Tahun Wajib Tes PCR

Wisata Saat Nataru, Anak Usia di Bawah 12 Tahun Wajib Tes PCR

Travel Update
7 Tempat Paling Kotor dan Penuh Kuman di Bandara

7 Tempat Paling Kotor dan Penuh Kuman di Bandara

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.