6 Aktivitas Romantis di Bandung, Terinspirasi Kencan Cinta dan Rangga - Kompas.com

6 Aktivitas Romantis di Bandung, Terinspirasi Kencan Cinta dan Rangga

Kompas.com - 12/02/2019, 20:10 WIB
Salah satu adegan di film AADC2, Cinta bersama Rangga duduk di Candi Ratu Boko. Salah satu adegan di film AADC2, Cinta bersama Rangga duduk di Candi Ratu Boko.

JAKARTA, KOMPAS.com - Bicara film romantis Indonesia yang ikonik, generasi X akhir dan Y mungkin akan dengan cepat menjawab film " Ada Apa dengan Cinta?"

Pasangan Cinta dan Rangga membekas di penonton dengan berbagai adegan romantis. Hal yang tersirat dari film tersebut juga sebenarnya adalah Rangga, sebagai laki-laki penyediri nan misterius, tetapi kreatif soal mencari tempat kencan. Baik di Jakarta (latar syuting AADC? pertama) maupun di Yogyakarta (latar syuting AADC? dua), Rangga tahu betul kemana membawa Cinta untuk menghabiskan waktu bersama.

Terinspirasi dari pilihan tempat kencan Rangga, KompasTravel merangkum aktivitas romantis di Bandung. Kota yang dapat ditempuh dua jam berkendara dari Jakarta ini punya aktivitas komplit untuk merayakan Hari Kasih Sayang, layaknya Cinta dan Rangga.

Berikut rekomendasinya:

1. Berburu Buku Bekas

Jika Rangga membawa Cinta ke kawasan Kwitang Jakarta untuk berburu buku bekas, di Bandung ada kawasan Palasari. Sejak dulu Palasari merupakan andalan untuk mencari buku bekas dan baru berbagai genre.

Tidak gemar membaca buku? Cobalah untuk berburu pakaian bekas bermerek di Pasar Gedebage.

2. Makan Malam Diiringi Pertujukan Musik Langsung

Bandung punya banyak sekali restoran dan kafe romantis yang terletak di dataran tinggi dan hawa sejuk. Beberapa restoran dan kafe bahkan menghadirkan pertunjukan musik langsung untuk menghibur pengunjung.

Mayoritas restoran dan kafe romantis di Bandung berada di daerah Dago. Cobalah untuk cek restoran dan sesuaikan bujet Anda bersama pasangan. Siapa tahu saat makan malam bersama tiba-tiba ada pengunjung yang membacakan puisi.

Nasi tutug oncom  dengan aneka lalapan, sambal, dan lauk.KOMPAS/PRIYOMBODO Nasi tutug oncom dengan aneka lalapan, sambal, dan lauk.

3. Makan Makanan Tradisional Murah

Rangga membawa Cinta bersantap di Sate Klatak Pak Bari di Bantul, Yogyakarta. Di Bandung pilihan makanan tradisional Sunda sangat banyak. Pilihan lokasi asyik untuk bersantap makanan tradisional adalah warung-warung makan di daerah Puncak Ciumbeluit alias Punclut.

Warung makan di Punclut rata-rata berada di lereng dengan hawa sejuk, bahkan sering ditutupi kabut. Bersantap di sini terbilang murah meriah, mulai dari nasi rames, lalapan, mie instan, jagung bakar dan minuman hangat dijual di warung makan daerah Punclut.

Selasar Kopi terletak di dalam Selasar Sunaryo Art Space, Dago, Bandung.DOK.SELASAR SUNARYO Selasar Kopi terletak di dalam Selasar Sunaryo Art Space, Dago, Bandung.

4. Mengunjungi Galeri Seni

Aktivitas berkunjung ke lokasi seni, budaya, dan sejarah nyatanya jadi andalan Rangga untuk memikat Cinta. Di Yogyakarta Rangga memabawa Cinta ke Candi Ratu Boko. Di Bandung aktivitas ini dapat diganti dengan mengunjungi galeri seni.

Ada banyak galeri seni di Bandung yang terkenal dan dapat dikunjungi. Contohnya NuArt Sculpture Park, Selasar Sunaryo Art Space, Wot Batu, atau ruang kreatif seperti The Parlor dan Spasial.

5. Melihat Pemandangan di Malam Hari

Adegan Rangga dan Cinta mengobrol dari hati di Bukit Rhema atau Gereja Ayam, Magelang saat malam hari menjadi salah satu yang berkesan.

Di Bandung ada lokasi pas untuk berbincang sembari menikmati pemandangan Kota Bandung yang gemerlap di malam hari, yakni Puncak Bintang. Lokasinya di Jalan Bukit Pakar Timur. Saat ini sudah banyak fasilitas seperti rumah makan dan toilet di sekitar Puncak Bintang.

Wisatawan di Tebing Keraton, Bandung. Kompas.com/Silvita Agmasari Wisatawan di Tebing Keraton, Bandung.

6. Melihat Matahari Terbit

Tebing Keraton masih menjadi andalan untuk melihat pemandangan matahari terbit di Bandung. Matahari perlahan muncul disambut kabut pagi dan hutan pinus menjadi pemandangan yang paling ditunggu di Tebing Keraton.

Tebing Keraton terletak di Lembang, Ciburial. Patokannya lurus terus berkendara melewati pintu masuk Taman Hutan Raya Ir. H Djuanda. Jika lelah berjalan kaki, ada banyak jasa ojek untuk mengantar langsung ke lokasi Tebing Keraton.



Close Ads X