Hotel Kapsul Bukan Cuma Ditujukan untuk "Backpacker"

Kompas.com - 08/04/2019, 15:04 WIB
Penampakan kapsul di Whiz Capsule, Jakarta. Whiz Capsule Penampakan kapsul di Whiz Capsule, Jakarta.

JAKARTA, KOMPAS.com - Hotel kapsul identik dengan wisatawan backpacker. Hal ini terjadi lantaran harga hotel kapsul yang lebih terjangkau dibanding pilihan akomodasi lainnya.

Di Indonesia, hotel kapsul tidak hanya ditujukan kepada wisatawan backpacker. Banyak operator hotel kapsul, salah satunya Intiwhiz Hospitality Management yang menyasar segmen pasar lain.

"Secara market kita melihat Whiz Capsule Jakarta ini dekat dengan tempat bisnis, leisure, dan transportasi," kata Corporate Director of Hotel Operations, Tito Munawar ditemui saat acara peluncuran Whiz Capsule, Jakarta, Kamis (5/4/2019).

Baca juga: Semalam Tidur di Hotel Kapsul, seperti Ini Rasanya...

Tito menjelaskan selain wisatawan backpacker, Whiz Capsule yang memiliki lokasi strategis juga dapat menjadi pilihan para pekerja, khususnya milenial yang ingin bermalam sehabis kerja lembur.

Karakter hotel kapsul yang praktis, murah, dan memiliki fasilitas yang mumpuni disebutkan oleh Tito mirip dengan kebutuhan kaum milenial.

Baca juga: Kini Hadir Hotel Kapsul Berjarak 5 Menit dari Bundaran HI

Lokasi Whiz Capsule yang dekat dengan stasiun kereta bandara, juga diharapkan Tito dapat menjadi pilihan bagi orang-orang yang ingin berangkat ke bandara lebih dini. Stasiun kereta bandara BNI City dapat ditempuh berjalan kaki selama 10 menit dari Whiz Capsule.

Intiwhiz Hospitality Management sebelumnya juga telah membuka hotel kapsul di Jawa Timur tepatnya di daerah Trawas pada 2017 dan Bromo pada 2018. Hotel kapsul tersebut ditambahkan di hotel dan vila yang memang sebelumnya sudah jadi.

Whiz Capsule, hotel kapsul besutan Intiwhiz Hospitality Management dibuka di Jakarta. Whiz Capsule Whiz Capsule, hotel kapsul besutan Intiwhiz Hospitality Management dibuka di Jakarta.
"Jadi sebenarnya kalau di Jakarta dan Jawa Timur itu berbeda. Di Trawas dan Bromo kapsul ditambahkan sebagai pilihan tipe kamar hotel yang memang sudah ada," jelas Tito.

Penambahan kapsul ke tipe kamar hotel dilakukan lantaran tamu rombongan yang cukup banyak dan pembangunan yang terbilang lebih cepat dibanding kamar hotel konvensional.

Fasilitas hotel kapsul di daerah Trawas dan Bromo juga terbilang berbeda dengan di Jakarta. Di sana tamu mendapat sarapan dan dapat menikmati fasilitas hotel, contohnya kolam renang. Jadi harganya juga terbilang berbeda.

Whiz Capsule Jakarta dihargai Rp 135.000 per malam. Sedangkan kamar tipe kapsul di Grand Whiz Hotel Trawas Mojokerto dan Whiz Capsule Hotel Grand Bromo berkisar Rp 200.000 - Rp 250.000 per malam.



Close Ads X