BrandzView
Konten ini merupakan kerja sama Kompas.com dengan Traveloka

Tanda-Tanda Anda Butuh Liburan...

Kompas.com - 24/04/2019, 07:50 WIB
ilustrasi butuh liburan Shutterstockilustrasi butuh liburan
|


KOMPAS.com - Belakangan ini Adi (26) mengalami susah tidur. Akibatnya, ia sering terlihat lemas saat pagi harinya.

Ketika bekerja pun ia kerap kesulitan berkonsentrasi lantaran tak memiliki cukup istirahat, sementara pekerjaan sedang banyak-banyaknya.

Karena kejadian itu terus berulang, maka produktivitas kerja Adi pun menurun dalam beberapa bulan terakhir. Hasilnya HRD memberikan surat peringatan kepadanya.

Bisa jadi apa yang dialami Adi adalah tanda bahwa ia membutuhkan liburan, seperti yang dilansir dalam Fox News, Rabu (27/2/2019).

Di sumber tersebut diberitakan bahwa seseorang yang mengalami gangguan tidur, suasana hati buruk, dan merasa bosan akan rutinitas harian mengindikasikan orang tersebut butuh liburan.

Bukan hanya itu, masih dari sumber yang sama, jika seseorang tidak ingat kapan terakhir kali ia berlibur, maka ini adalah tanda ia membutuhkan liburan dalam waktu dekat.

Sama seperti Andi, bisa jadi Anda juga mengalami hal yang sama. Maka dari itu, tidak ada salahnya Anda mengambil cuti untuk rehat dari segala rutinitas sehari-hari yang melelahkan dan pergi berlibur

Berlibur baik untuk kesehatan

Perlu diketahui, memutuskan pergi liburan sebenarnya tak hanya dapat mengembalikan mood saja, tapi juga berdampak baik bagi kesehatan.

Masih dari laman yang sama, sebuah penelitian dari Framingham Heart Study mengungkapkan bahwa wanita berlibur dua kali dalam setahun delapan kali lebih kecil kemungkinannya terkena penyakit jantung koroner.

ilustrasi menyiapkan liburanShutterstock ilustrasi menyiapkan liburan

Sementara itu, penelitian dari Journal of the American Medical Association yang yang dilansir dari The Guardian, Minggu (7/10/2018) menyebutkan, pria yang sering berlibur setiap tahun memiliki kemungkinan 32 persen lebih rendah meninggal karena penyakit jantung dibandingkan yang tidak berlibur.

Nah berbicara destinasi liburan, Anda tidak perlu jauh-jauh memikirkan berlibur ke luar negeri. Di Indonesia ada banyak obyek wisata yang tak kalah indah, contohnya Bali.

Pulau yang dikenal dengan julukan Pulau Dewata ini menjadi salah satu destinasi wisata favorit di Indonesia, bahkan dunia lantaran pesona alamnya, sebagaimana yang dilansir dari Telegraph, Senin (27/3/2017),

Jika destinasi sudah ditentukan, maka selanjutnya Anda tinggal membuat perencanaan liburan seperti itinerary dan akomodasi yang meliputi hotel dan tiket pesawat.

Bicara soal tiket pesawat, saat ini Anda ditawarkan berbagai kemudahan karena ketersediaan beragam aplikasi perencanaan perjalanan.

Cukup bermodalkan smartphone, Anda sudah bisa mencari dan memesan tiket pesawat dengan mudah melalui salah satu aplikasi perjalanan yang ada, misalnya Traveloka.

Menggunakan aplikasi tersebut, bisa jadi keuntungan tersendiri, utamanya bagi Anda yang punya bujet terbatas. Traveloka punya fitur Price Alert yang akan menginformasikan harga tiket pesawat termurah sesuai tanggal keberangkatan dan destinasi keinginan.

Bila tiket sudah di tangan, maka selanjutnya tinggal menunggu hari keberangkatan. Untuk yang satu ini, ada baiknya bila Anda check in jauh-jauh hari guna menghindari ketinggalan pesawat.

Pada Traveloka, Anda bisa memanfaatkan fitur web check in tanpa perlu datang ke bandara atau kantor maskapai penerbangan.

Sementara itu, untuk memudahkan penumpang mendapatkan informasi mengenai maskapainya, Traveloka menyediakan fitur Flight Status.

Fitur tersebut akan sangat bermanfaat apabila ditemukan jadwal penerbangan yang delay. Anda cukup mengecek Flight Status yang tersedia pada aplikasi Traveloka tanpa perlu repot-repot mendatangi counter maskapai.

Jadi tunggu apalagi, ambil cutimu dari sekarang untuk liburan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya