KILAS

Diminati Wisatawan, Tenun Ikat Bukukan Nilai Transaksi Tertinggi di Festival Sandalwood

Kompas.com - 15/07/2019, 10:59 WIB
Expo Tenun Ikat di Festival Sandalwood 2019 yang diselenggarakan di Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur, Jumat (12/7/2019) Dok. Humas Kementerian PariwisataExpo Tenun Ikat di Festival Sandalwood 2019 yang diselenggarakan di Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur, Jumat (12/7/2019)

Selain tenun, menurut Ketua Tim Pelaksana Calendar of Events (CoE) Kemenpar Esthy Reko Astuty, wisata belanja dan kuliner turut berkontribusi menorehkan capaian positif.

"Industri kreatif tenun memang besar. Namun, wisatawan juga menikmati beragam wisata belanja. Selain tenun, ada kuliner dan ini jumlahnya pasti maksimal," ujar Esthy.

Baca jugaKagum dengan Tenun Khas NTT, Dosen Asal Australia Belajar Menenun

Hal itu terbukti dari spending wisatawan yang cukup besar. Esthy menjelaskan, wisatawan mancanegara (wisman) memiliki kemampuan spending sebesar 1.240,22 dollar Amerika Serikat (AS) dan wisatawan nusantara (wisnus) Rp 800.000.

Sementara itu, para pemilik hotel ikut menikmati pendapatan optimal dari penyelenggaraan festival tersebut. Okupansi hotel mencapai angka 90 persen selama festival berlangsung. Jumlah ini naik 30 persen dari okupansi rata-rata di hari biasa.

“Semua lini industri pariwisata di Sumba Timur, bahkan mungkin Pulau Sumba, ikut mendapat berkah ekonomi. Dengan potensi bisnis dan kontennya yang eksotis, Festival Sandalwood bisa dimaksimalkan. Dengan begitu, masa tinggal wisatawan menjadi lebih lama di Sumba Timur,” tegas Asisten Depduti Bidang Pengembangan Pemasaran I Regional III Kemenar Muh. Ricky Fauziyani.

Travel Agent/Tour Operator (TA/TO) pun tak mau ketinggalan untuk memanfaatkan peluang itu. Mereka menawarkan berbagai paket wisata menarik bertema Escape to Sumba.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga6 Destinasi Wisata Di Sumba, Pesonanya Indah Tiada Tara

Melalui paket 4 hari 3 malam (4D3N) dan 7 hari 6 malam (7D6N), para TA/TO berhasil meraup pendapatan sekitar Rp27,1 juta. Selain itu, ada juga paket 3D2N dengan harga Rp1,9 juta per pax dan Rp2,65 Juta per 2 pax. Untuk paket 5D4N harganya Rp 4,2 juta per pax.

Melihat optimalnya dampak ekonomi dari penyelenggaraan Festival Sandalwood 2019, Menpar Arief Yahya berharap, ajang tersebut dapat dilakukan untuk jangka panjang. Pasalnya, acara ini dapat menjadi pemantik arus wisatawan yang optimal.

"Sebab, potensi transaksi atau keuntungan ekonomi jangka panjang akan lebih besar. Untuk itu, aliran wisatawan harus dijaga agar optimal sepanjang tahun,” pungkas Menpar.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.