Baru! Bisa Naik Balon Udara di Kawasan Gunung Bromo

Kompas.com - 08/09/2019, 18:01 WIB
Pemandangan Sunrise di Gunung Bromo Dok. Humas Kementerian PariwisataPemandangan Sunrise di Gunung Bromo

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengelola kawasan Taman Nasional Gunung Bromo Tengger Semeru menghadirkan wahana baru bagi wisatawan yang berkunjung ke kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur yakni balon udara.

Dikutip dari KompasTV wahana ini hadir pada akhir Agustus 2019 dan masih dalam tahap percobaan.

"Ketika ada balon udara datang ke sini, kita mencoba luar biasa kita lihat pada ketinggian 50 meter. Pada titik itu kita bisa lihat kawah Gunung Bromo, ketika matahari terbit juga, sangat luar biasa sensasinya, kita bisa lihat ke sekeliling Gunung Bromo," kata wisatawan yang menjajal wahana balon udara, Puji Anguerah Leksono, seperti dikutip dari video KompasTV, Minggu (8/9/2019)

Wahana terbaru di kawasan Gunung Bromo ini disebutkan bertujuan meningkatkan kunjungan wisatawan.

Jika disimak dari video KompasTV, wahana balon udara tidak terbang berkeliling. Ada pasak yang membuat balon udara hanya terbang lurus dengan ketinggian 50 meter.

Wahana balon udara di kawasan Gunung BromoDok. Youtube Kompas TV Wahana balon udara di kawasan Gunung Bromo

"Tidak ada traffic (lalu lintas) penerbangan di sini, jadi terkesan aman untuk kita melakukan aktivitas ini," kata pengelola balon udara Indra.

Untuk menjajal wahana ini, pengunjung dikenakan biaya Rp 500.000 dengan durasi 15 menit sekali penerbangan.

Saat ini wahana balon udara masih dalam tahap percobaan dan rencananya akan diresmikan pada September 2019.



Sumber Kompas TV
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Singapore Airlines Akan Buat Penerbangan Tanpa Tujuan Selama 3 Jam

Singapore Airlines Akan Buat Penerbangan Tanpa Tujuan Selama 3 Jam

Whats Hot
Qantas Tawarkan Wisata di Pesawat Selama 7 Jam Tanpa Tujuan, Mau?

Qantas Tawarkan Wisata di Pesawat Selama 7 Jam Tanpa Tujuan, Mau?

Whats Hot
5 Aktivitas Wisata di Watergong Klaten, Bisa Beli Ikan Segar

5 Aktivitas Wisata di Watergong Klaten, Bisa Beli Ikan Segar

Travel Tips
Perayaan 3 Tahun Panda di Taman Safari Bogor, Ada Edukasi Soal Panda

Perayaan 3 Tahun Panda di Taman Safari Bogor, Ada Edukasi Soal Panda

Whats Hot
Tingkat Hunian Hotel di Kota Bogor Mulai Pulih, Lebih Baik dari Jabar

Tingkat Hunian Hotel di Kota Bogor Mulai Pulih, Lebih Baik dari Jabar

Whats Hot
Pantai Padang Betuah Bengkulu, Tempat Wisata yang Mirip Tanah Lot Bali

Pantai Padang Betuah Bengkulu, Tempat Wisata yang Mirip Tanah Lot Bali

Jalan Jalan
Grojogan Kapuhan Magelang, Tempat Wisata Baru Mirip Air Terjun

Grojogan Kapuhan Magelang, Tempat Wisata Baru Mirip Air Terjun

Jalan Jalan
Wehea-Kelay Dinilai Sukses Terapkan Konservasi Lintas Batas, Apa Itu?

Wehea-Kelay Dinilai Sukses Terapkan Konservasi Lintas Batas, Apa Itu?

Whats Hot
Kisah Dua Perempuan Tangguh yang Gali Potensi Desa untuk Dukung Pariwisata Berkelanjutan

Kisah Dua Perempuan Tangguh yang Gali Potensi Desa untuk Dukung Pariwisata Berkelanjutan

Whats Hot
De’savanna Restaurant yang Unik di Bogor, Bersantap Sambil Ditemani Satwa.

De’savanna Restaurant yang Unik di Bogor, Bersantap Sambil Ditemani Satwa.

Jalan Jalan
25 Tempat Wisata di Palembang, Cocok untuk Liburan

25 Tempat Wisata di Palembang, Cocok untuk Liburan

Jalan Jalan
Itinerary Seharian di Sekitar Watergong Klaten, Puas Main Air

Itinerary Seharian di Sekitar Watergong Klaten, Puas Main Air

Jalan Jalan
Rute dan Harga Menu di Watergong Klaten

Rute dan Harga Menu di Watergong Klaten

Travel Tips
Watergong Klaten, Sungai Kotor yang Kini Jernih dan Penuh Ikan seperti di Jepang

Watergong Klaten, Sungai Kotor yang Kini Jernih dan Penuh Ikan seperti di Jepang

Jalan Jalan
Museum Ahmad Yani, Saksi Bisu Perjalanan Sang Jenderal Korban G30S/PKI

Museum Ahmad Yani, Saksi Bisu Perjalanan Sang Jenderal Korban G30S/PKI

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X