Manisan Mulia Sari, Manisan Legendaris di Cianjur Sejak Tahun 1950-an

Kompas.com - 12/10/2019, 14:34 WIB
Manisan Ny Tan, Mulia Sari berada pada JL. Hos Cokroaminoto no. 205, Cianjur. Terdiri dari mansan salak, mangga, kedondong dan pala serta menjual banyak oleh-oleh khas Cianjur lainnya. Kompas.com / gabriella wijayaManisan Ny Tan, Mulia Sari berada pada JL. Hos Cokroaminoto no. 205, Cianjur. Terdiri dari mansan salak, mangga, kedondong dan pala serta menjual banyak oleh-oleh khas Cianjur lainnya.


CIANJUR, KOMPAS.com - Jika kamu jalan-jalan ke Cianjur, jangan lupa untuk mampir ke Manisan Ny. Tan, Manisan Mulia Sari yang berada di Jl. Hos Cokroaminoto no. 205, Cianjur.

Manisan Cianjur pertama didirikan oleh Mulyawati wanita keturunan Tionghoa yang sering dipanggil Ny Tan tahun 1950-an.

Manisan ini terkenal dan melegenda di Cianjur,menjual manisan seperti manisan salak, mangga, kedondong, pala. Selain itu, rasanya variatif, ada yang manis saja dan adapula yang pedas manis.

"Kalau buah-buahnya kita pakai buah dari Indramayu, salak, mangga, kedondong, pala," jelas salah satu pegawai di Manisan Mulia Sari, Rabu (09/10/2019).

Baca juga: Cara Membuat Makanan Khas Cianjur Geco

Buah-buahan yang diolah merupakan buah dengan kualitas pilihan yang didatangkan dari Indramayu, dan juga mengunakan air bersih yang sudah matang. Dijamin sehat dan tak diolah dengan pemanis buatan.

"Dikasih air, kalau di sini mengunakan air ledeng, kalau pakai air sumur buahnya jadi jelek, gulanya pakai gula pasir," papar salah satu pegawai.

 

Pegawai Manisan Ny Tan, Mulia Sari sedang mengemas salah satu manisan.KOMPAS.com / Gabriella Wijaya Pegawai Manisan Ny Tan, Mulia Sari sedang mengemas salah satu manisan.

Manisan dari Ny Tan ini mengunakan bahan sederhana hanya garam dan gula, setelah itu diberi air dan didiamkan selama seminggu. Manisan yang paling sering dipesan dan dibeli oleh pengunjung adalah manisan salak dan mangga.

Rasa yang dihadirkan manis serta sedikit asam, dan terasa segar dari potongan buah. Selain rasa manis, jika pelanggan ingin merasakan pedas juga bisa ditambah dengan cabe ulek.

Menambah rasa menjadi pedas manis seakan menggigit lidah dan siap membuat penikmatnya ketagihan.

Baca juga: Cerita Tauco Cap Meong Cianjur, Umurnya Lebih dari 1 Abad

Harga jual rata-rata manisan buah di sentra ini berkisar Rp 40.000 - Rp 100.000 per kilogram. Bagi konsumen tidak diterapkan minimal order. Namun jika ada pengiriman ke luar Cianjur biasanya ongkis kirim dibebankan ke pembeli.

Suasana Toko Manisan Ny Tan, Mulia Sari saat sedang beroprasi.Kompas.com / gabriella wijaya Suasana Toko Manisan Ny Tan, Mulia Sari saat sedang beroprasi.

Selain kawasan Cianjur, Manisan Ny Tan juga kerap menerima pengunjung dari luar Cianjur seperti Bogor, Jakarta, Bandung. Toko Manisan Ny Tan melayani pengunjungnya dari pukul 08.00 - 19.00 WIB.

Mulyawati, Manisan Ny. Tan di Cianjur ini sebelumnya menekuni manisan ia pernah jadi penjahit. Ia harus menafkahi keluarganya akibat usaha barang kelontong suaminya bangkrut.

Berangkat dari hanya mencoba-coba membuat manisan dengan dua macam buah yakni mangga dan ceremai, menggunakan rendaman garam sebagai pengawet alami. Ternyata banyak yang mengemari manisan satu ini hingga sekarang. Yang sudah ditambah buah-buahan lain agar lebih variatif.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sediakan Meja Ban Karet sampai Rumah Kaca, Ini Cara Unik 8 Restoran di Dunia untuk Jaga Jarak

Sediakan Meja Ban Karet sampai Rumah Kaca, Ini Cara Unik 8 Restoran di Dunia untuk Jaga Jarak

Makan Makan
Punya Sisa Ketupat? Coba Resep Gampang Bubur Ketupat dan Ketupat Kelapa Unti

Punya Sisa Ketupat? Coba Resep Gampang Bubur Ketupat dan Ketupat Kelapa Unti

Makan Makan
Agar Tak Bosan, Kreasikan Sisa Rendang Jadi 3 Hidangan Gampang Ini

Agar Tak Bosan, Kreasikan Sisa Rendang Jadi 3 Hidangan Gampang Ini

Makan Makan
Sisa Opor Ayam Masih Banyak? Coba Olah Jadi 3 Hidangan Gampang Ini

Sisa Opor Ayam Masih Banyak? Coba Olah Jadi 3 Hidangan Gampang Ini

Makan Makan
Restoran di Swedia Hanya Sediakan Satu Meja, Cara Mewah Makan Sendirian di Tengah Pandemi

Restoran di Swedia Hanya Sediakan Satu Meja, Cara Mewah Makan Sendirian di Tengah Pandemi

Makan Makan
Lucu Banget! Kafe Kebun Binatang di Jepang Dipenuhi Boneka Kapibara untuk Jaga Jarak

Lucu Banget! Kafe Kebun Binatang di Jepang Dipenuhi Boneka Kapibara untuk Jaga Jarak

Makan Makan
Antisipasi Booming Pariwisata 2021, Kemenparekraf Gelar Pelatihan Daring Bagi Room Attendant

Antisipasi Booming Pariwisata 2021, Kemenparekraf Gelar Pelatihan Daring Bagi Room Attendant

Whats Hot
Masih Ada Sisa Ketupat, Opor, dan Rendang? Olah Jadi 7 Hidangan Ini

Masih Ada Sisa Ketupat, Opor, dan Rendang? Olah Jadi 7 Hidangan Ini

Makan Makan
Biasa Ramai Saat Lebaran, Kini Ragunan Sepi Pengunjung

Biasa Ramai Saat Lebaran, Kini Ragunan Sepi Pengunjung

Whats Hot
Tabung Uang THR, 5 Pilihan Liburan Murah di Indonesia untuk Akhir Tahun

Tabung Uang THR, 5 Pilihan Liburan Murah di Indonesia untuk Akhir Tahun

Whats Hot
Cerita Lebaran Orang Indonesia di Norwegia, Bisa Halalbihalal dengan Tetap Ikuti Aturan Pemerintah

Cerita Lebaran Orang Indonesia di Norwegia, Bisa Halalbihalal dengan Tetap Ikuti Aturan Pemerintah

Whats Hot
Kebijakan Negara-negara di ASEAN soal Keamanan Perjalanan Udara

Kebijakan Negara-negara di ASEAN soal Keamanan Perjalanan Udara

Jalan Jalan
Bolehkah Makan Durian Barengan dengan Seafood?

Bolehkah Makan Durian Barengan dengan Seafood?

Makan Makan
Ada di Relief Candi Borobudur, Ini Sejarah Durian di Nusantara

Ada di Relief Candi Borobudur, Ini Sejarah Durian di Nusantara

Makan Makan
Tips Rencanakan Liburan Setelah Pandemi Corona

Tips Rencanakan Liburan Setelah Pandemi Corona

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads X