Kompas.com - 06/02/2020, 17:06 WIB
Gapura yang terdapat di Pura Jagatkarta, Kabupaten Bogor, Minggu (2/2/2020). kompas.com / Nabilla RamadhianGapura yang terdapat di Pura Jagatkarta, Kabupaten Bogor, Minggu (2/2/2020).

BOGOR, KOMPAS.com - Di Bogor terdapat tempat peribadatan umat Hindu yakni Pura Parahyangan Agung Jagatkarta, lebih dikenal dengan nama Pura Jagatkarta.

Pura tersebut merupakan pura terbesar di Pulau Jawa. Kompas.com berkesempatan untuk mengunjungi Pura Jagatkarta, Minggu (2/2/2020).

Memulai perjalanan dari Stasiun Bogor, jarak yang harus ditempuh adalah 14 kilometer menggunakan sepeda motor dengan waktu tempuh kurang lebih 41 menit. Meski terbilang cukup jauh, pemandangan yang ditawarkan sepanjang jalan menuju pura begitu indah.

Sebab, sepanjang jalan dari Kota Bogor menuju Kabupaten Bogor, kamu dapat melihat hijaunya sawah dan rindangnya pepohonan sembari menikmati udara yang masih segar.

Untuk menuju ke Pura Jagatkarta, kamu akan melewati sebuah tanjakan dengan jalur kecil yang cukup dilewati untuk satu mobil dan satu motor.

Baca juga: Wisata Edukatif di Bogor, Tambah Ilmu di Museum Tanah dan Pertanian

 

Tidak hanya itu, terdapat beberapa belokan yang sedikit curam sehingga kamu perlu berhati-hati dan pelan-pelan saat melintas.

Pura tersebut terletak di sebelah kanan tanjakan. Lahan parkir tersedia di seberang tangga menuju area pura. Tepatnya di sisi kanan dan kiri dekat patung harimau yang akan menyambutmu saat menaiki undakan tangga tersebut.

Kurang lebih ada 40 anak tangga yang harus kamu lewati. Jika kamu tidak terbiasa mendaki anak tangga yang cukup tinggi agar tidak merasa lelah.

Akan tetapi, seluruh upayamu akan terbayar dengan sangat manis karena kamu dapat melihat sebagian pemandangan Kabupaten Bogor dari puncak anak tangga.

Tidak hanya itu, udara yang akan kamu rasakan akan lebih dingin dibandingkan saat kamu berada di anak tangga pertama.

Peraturan yang harus ditaati pengunjung

Sebelum memasuki area pura, kamu akan melihat sebuah papan peraturan berwarna biru yang terletak di sisi kiri tangga. Beberapa peraturan tersebut di antaranya adalah kamu tidak boleh masuk apabila sedang menstruasi demi menjaga kesucian pura, tidak membawa barang penyebab keletehan, dan tidak menaiki bangunan suci.

Peraturan yang harus ditaati oleh pengunjung yang berada di Pura Jagatkarta, Kabupaten Bogor, Minggu (2/2/2020).kompas.com / Nabilla Ramadhian Peraturan yang harus ditaati oleh pengunjung yang berada di Pura Jagatkarta, Kabupaten Bogor, Minggu (2/2/2020).

Selanjutnya, kamu juga tidak boleh duduk dan menaiki dua patung harimau. Kemudian, meski tidak tertulis pada papan peraturan, akan tetapi saat berkunjung ke pura sebaiknya kamu mengenakan pakaian yang sopan seperti tidak menggunakan celana pendek atau pakaian terbuka.

Ketika kamu sudah sampai di puncak tangga, kamu akan melihat sebuah pos penjaga di sebelah kanan.

Baca juga: Itinerary One Day Trip Wisata Puncak Bogor

 

Sebelum menghampiri pos tersebut untuk mengenakan selendang di pinggang. Ada baiknya kamu melepas alas kaki dan menaruhnya di beberapa rak sepatu yang tersedia di sisi kiri puncak anak tangga.

Area pura yang dapat dikunjungi wisatawan

Terletak di kaki Gunung Salak, Pura Jagatkarta memiliki pemandangan yang indah. Tidak hanya kamu dapat melihat sebagian wilayah Kabupaten Bogor namun kamu juga bisa melihat Gunung Salak saat tidak berkabut.

Para umat beragama Hindu yang sedang ingin bersembahyang di Pura Jagatkarta, Kabupaten Bogor, Minggu (2/2/2020).kompas.com / Nabilla Ramadhian Para umat beragama Hindu yang sedang ingin bersembahyang di Pura Jagatkarta, Kabupaten Bogor, Minggu (2/2/2020).

Akan tetapi, wisatawan hanya boleh mengunjungi halaman pura saja alias hanya bisa berada di area yang sama dengan pos penjaga dan tidak boleh melewati gapura.

Area setelah gapura khusus untuk masyarakat penganut agama Hindu bersembahyang. Meski begitu, wisatawan tetap bisa berfoto di anak tangga paling bawah.

Namun kamu tidak perlu kecewa. Tepat di seberang anak tangga yang telah kamu lewati untuk menuju ke halaman pura terdapat sebuah aula yang cukup besar yang bisa kamu singgahi sejenak.

Berdasarkan pantauan Kompas.com, di sana terdapat tiga buah bangunan gapura kecil yang terletak di atas panggung. Menurut peraturan setempat, kamu boleh berfoto di sana asal tidak memegang atau bersender di tiga gapura kecil tersebut.

Baca juga: Kuliner Legendaris di Bogor, Cungkring Pak Jumat Jalan Suryakencana

Pura Jagatkarta berada di ketinggian kurang lebih 800 meter di atas permukaan laut dan berlokasi di Ciapus, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor. Pura dibuka untuk umum mulai dari pukul 11.00 – 15.00 WIB.

Saat berkunjung, kamu tidak perlu membeli tiket masuk. Namun kamu bisa memberi donasi seikhlasnya di kotak donasi yang sudah tersedia.

Walaupun kamu dan wisatawan lain bisa berkunjung ke Pura Jagatkarta, namun kamu perlu ingat bahwa pura tersebut masih digunakan sebagai tempat untuk sembahyang para umat Hindu.

Oleh karena itu, kamu harus taat terhadap peraturan yang ada dan tidak berisik dan mengganggu mereka yang sedang beribadah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

15 Wisata Bantul Yogyakarta dengan Pemandangan Alam Instagramable

15 Wisata Bantul Yogyakarta dengan Pemandangan Alam Instagramable

Jalan Jalan
Pemerintah Kota Yogyakarta Siapkan Jalur Skuter Listrik di Kotabaru

Pemerintah Kota Yogyakarta Siapkan Jalur Skuter Listrik di Kotabaru

Travel Update
Wisata ke Rowo Bayu Banyuwangi, Diduga Lokasi Asli KKN di Desa Penari

Wisata ke Rowo Bayu Banyuwangi, Diduga Lokasi Asli KKN di Desa Penari

Jalan Jalan
Rahasia Ruangan yang Terkunci di Taj Mahal, Benarkah Ada Kuil Hindu?

Rahasia Ruangan yang Terkunci di Taj Mahal, Benarkah Ada Kuil Hindu?

Jalan Jalan
8 Motif Batik Betawi dari Jakarta yang Bernilai Sejarah dan Budaya

8 Motif Batik Betawi dari Jakarta yang Bernilai Sejarah dan Budaya

Jalan Jalan
Festival Dugong di Alor NTT, Upaya Pemulihan Ekonomi lewat Pariwisata

Festival Dugong di Alor NTT, Upaya Pemulihan Ekonomi lewat Pariwisata

Travel Update
11 Tempat Wisata di Jepang buat Pecinta Anime dan Manga

11 Tempat Wisata di Jepang buat Pecinta Anime dan Manga

Jalan Jalan
Sederet Fasilitas Baru TMII Setelah Revitalisasi, Ada Trem Listrik

Sederet Fasilitas Baru TMII Setelah Revitalisasi, Ada Trem Listrik

Travel Update
Sandiaga Sebut Industri Seni Lokal Bisa Belajar dari K-Pop, Ini Alasannya

Sandiaga Sebut Industri Seni Lokal Bisa Belajar dari K-Pop, Ini Alasannya

Travel Update
Aturan Perjalanan Dilonggarkan, Harga Tiket Pesawat Diharapkan Ikut Turun

Aturan Perjalanan Dilonggarkan, Harga Tiket Pesawat Diharapkan Ikut Turun

Travel Update
Daftar Visa on Arrival Kunjungan Wisata Ditambah, Jadi 60 Negara

Daftar Visa on Arrival Kunjungan Wisata Ditambah, Jadi 60 Negara

Travel Update
Siapkan SDM Pariwisata, Labuan Bajo Akan Bangun Poltekpar

Siapkan SDM Pariwisata, Labuan Bajo Akan Bangun Poltekpar

Travel Update
Syarat Perjalanan Tak Perlu Tes Covid-19, Ini Kata Pelaku Industri Pariwisata

Syarat Perjalanan Tak Perlu Tes Covid-19, Ini Kata Pelaku Industri Pariwisata

Travel Update
10 Museum Paling Angker di Dunia, Ada Koleksi Mumi

10 Museum Paling Angker di Dunia, Ada Koleksi Mumi

Jalan Jalan
Rute Menuju Plunyon Kalikuning, Jadi Lokasi Syuting KKN di Desa Penari

Rute Menuju Plunyon Kalikuning, Jadi Lokasi Syuting KKN di Desa Penari

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.