Kota Tashkent di Uzbekistan Ditutup, WNI Diimbau Tunda Perjalanan ke Sana

Kompas.com - 25/03/2020, 17:13 WIB
Ilustrasi Kota Tashkent di Uzbekistan. shutterstock.com/LuBiPhotoIlustrasi Kota Tashkent di Uzbekistan.

 

JAKARTA, KOMPAS.com – Otoritas Pemerintah Uzbekistan mengumumkan kebijakan penutupan Kota Tashkent mulai 24 Maret 2020 pukul 00.01 waktu setempat guna mencegah penyebaran virus corona ( Covid-19 ).

Baca juga: Liburan di Rumah, Ikuti Kelas Masak Pasta Virtual Bersama Nenek dari Italia

Mengutip laman Instagram @safetravel.kemlu, dampak dari kebijakan tersebut adalah pemberhentian transportasi publik di Kota Tashkent.

Baca juga: Update: 64 Tempat Wisata Sediakan Virtual Traveling, Liburan di Rumah Aja!

Sehubungan dengan kebijakan Otoritas Pemerintah Uzbekistan tersebut, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) mengimbau warga Indonesia (WNI) untuk menunda perjalanan ke luar negeri, khususnya ke Tashkent, Uzbekistan.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

KEBIJAKAN PENUTUPAN KOTA TASHKENT TERKAIT PENCEGAHAN COVID-19 Merespon situasi penyebaran COVID-19, Otoritas Pemerintah Uzbekistan telah mengumumkan kebijakan penutupan Kota Tashkent mulai tanggal 24 Maret 2020 pukul 00.01 waktu setempat. Dampak dari kebijakan tersebut adalah pemberhentian transportasi publik di Kota Tashkent. Sehubungan dengan hal tersebut, kami mengimbau Anda untuk menunda perjalanan Anda ke luar negeri khususnya ke Tashkent, Uzbekistan. Bagi Anda yang sedang bepergian ke luar negeri khususnya wilayah Uzbekistan, kami mengimbau agar Anda segera mengatur kepulangan ke Indonesia sebelum terdapat kebijakan pembatasan lebih lanjut. Dalam keadaan darurat Anda dapat menghubungi Hotline @kbritashkent di nomor +998712320236 atau menekan tombol darurat pada aplikasi Safe Travel. (Sumber foto: journalofnomads.com) #negaramelindungi #covid19 #coronavirus #safetravelkemlu #safetravellers #tashkent #kbritashkent

A post shared by Safe Travel Kemlu (@safetravel.kemlu) on Mar 24, 2020 at 6:03am PDT

Bagi Anda yang sedang bepergian ke luar negeri, khususnya wilayah Uzbekistan, kami mengimbau agar Anda segera mengatur kepulangan ke Indonesia sebelum terdapat kebijakan pembatasan lebih lanjut,” seperti tertera dalam laman @safetravel.kemlu, Rabu (25/3/2020).

Apabila kamu sedang berada di Kota Tashkent dan mengalami keadaan darurat, kamu bisa langsung menghubungi hotline Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tashkent di nomor +998712320236.

Bisa juga menekan tombol darurat pada aplikasi Safe Travel.

Sebelumnya mengutip Reuters, Minggu (15/3/2020), Kazakhstan dan Uzbekistan menutup perbatasan setelah dua negara besar di Asia Tengah tersebut mengonfirmasi kasus virus corona pertama mereka.

Presiden Kazakhstan, Kassym-Jomart Tokayev, menyatakan keadaan darurat dan melarang seluruh warga negara masuk ke Kazakhstan kecuali warga negaranya yang kembali, diplomat, dan mereka yang diundang oleh pemerintahan Kazakhstan.

Sementara masyarakat yang tengah berada di Kazakhstan tidak diperkenankan untuk keluar dari negara tersebut.

Ilustrasi Kota Tashkent di Uzbekistan.shutterstock.com/V.+Smirnov Ilustrasi Kota Tashkent di Uzbekistan.

Uzbekistan juga melakukan tindakan penyisiran yang sama yakni melarang seluruh warga asing untuk masuk dan melarang keberangkatan warga negara Uzbekistan.

Halaman:
Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber Reuters
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X