Catat, Waktu Terbaik Mendaki Gunung Guntur

Kompas.com - 06/07/2020, 14:50 WIB
Beberapa pendaki tengah mendaki Gunung Guntur dari pos pendakian Citiis, Desa Pasawahan. Padahal secara resmi, pendakian ke gunung tersebut telah ditutup karena kebakaran lahan, Jumat (28/9/2018). KOMPAS.com/ARI MAULANA KARANGBeberapa pendaki tengah mendaki Gunung Guntur dari pos pendakian Citiis, Desa Pasawahan. Padahal secara resmi, pendakian ke gunung tersebut telah ditutup karena kebakaran lahan, Jumat (28/9/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Gunung Guntur bisa jadi pilihan destinasi akhir pekan bagi para pendaki pemula.

Kendati bisa untuk pemula, Gunung Guntur terkenal dengan medan pendakian cukup berat dan berhawa panas. Hal ini karena medannya yang terbuka dan tak terlindungi pepohonan.

Lantas, kapan waktu terbaik mendaki Gunung Guntur?

Baca juga: Gunung Guntur Punya 2 Jalur Pendakian, Mana Saja?

Waktu terbaik mendaki Gunung Guntur pukul 03.00-04.00 WIB

Seorang pendaki gunung senior yang kala itu melakukan marathon solo, Willem Sigar Tasiam beserta salah satu warga Kampung Citiis bernama Toto pun mengiyakan, Gunung Guntur merupakan gunung yang terkenal panas.

Seperti diberitakan Kompas.com pada 23 Mei 2016, Toto sempat memberikan tips agar para pendaki tidak terlalu terpapar sinar matahari ketika mendaki gunung berketinggian 2.249 mdpl ini.

"Kalau bagusnya mah mulai naik jam 3-4 pagi. Bisa dapat matahari terbit," kata Toto kepada Kompas.com, di kaki Gunung Guntur, Minggu (22/5/2016).

Baca juga: Mau Mendaki Gunung Guntur? Ini Akses dan Perkiraan Biayanya

Coba mendaki pukul 06.00 jika tak ingin terlalu terpapar sinar matahari

Selain itu, tambah dia, waktu tersiang untuk memulai pendakian Gunung Guntur adalah pukul 06.00 WIB.

Menurutnya, tubuh pendaki dapat menyesuaikan dengan paparan sinar matahari pada jam tersebut.

"Kalau jalan jam 06.00, enggak terlalu panas. Di tengah jalan kena panas, sudah terbiasa dulu," jelasnya.

 

Trail Running di Gunung GunturArsip Goat Run Trail Running Series Trail Running di Gunung Guntur

Mendaki pada sore hari

Tips berikutnya dari Toto yaitu coba mendaki pada sore hari sekitar pukul 15.00 dan 16.00 WIB. Menurutnya, matahari akan mencondong ke barat dan tak terasa panas di jam tersebut.

"Kalau mau jalan malam sih lebih enak. Lebih gak berasa jalannya tapi harus yang sudah mengerti jalur pendakiannya," paparnya.

Tak mendaki pada akhir pekan

Tips terakhir yaitu tidak melakukan pendakian pada akhir pekan jika ingin merasakan suasana santai dan nyaman karena tak banyak pendaki.

Gunung Guntur dikenal sebagai salah satu gunung favorit para pendaki muda yang biasa ramai mendaki pada Sabtu dan Minggu.

Baca juga: Cerita Entis, Penjaga Parkir yang Temukan Pendaki Hilang di Gunung Guntur: Korban Tak Tahu Kenapa Ada di Situ

Jika tak ingin merasakan penuh sesak dan membuat sulit mendirikan tenda, kamu bisa pilih pendakian pada hari biasa. Tentu, dengan merencanakan terlebih dahulu dan tak mengganggu jadwal aktivitas sehari-harimu.

Pendakian Gunung Guntur akan melewati tiga pos sebelum sampai puncak. Terdapat tiga pos yaitu Pos 1 Kampung Citiis, Pos 2 Air Terjun Citiis, dan Pos 3 Pamulangan.

Rata-rata pendakian dari Pos 1 menuju Pos 2 biasa ditempuh waktu sekitar satu jam.

Sementara dari Pos 2 menuju Puncak Gunung Guntur diperkirakan memakan waktu 3-4 jam.

Jalur pendakian Gunung Guntur bisa dipilih antara jalur via Citiis dan Cikahuripan. Para calon pendaki harus membayar biaya tiket masuk Surat Izin Masuk Kawasan Konservasi (SIMAKSI) yaitu Rp 15.000 per orang.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X