Kompas.com - 30/07/2020, 13:40 WIB


KOMPAS.com - Fenomena embun es atau biasa disebut embun upas kembali terjadi di Dataran Tinggi Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.

Adapun fenomena tersebut lantaran suhu di Dieng mencapai derajat celsius. Bulan ini, fenomena embun es muncul kembali dan viral di berbagai media sosial, Minggu (26/7/2020).

Kepala UPT Pengelolaan Obyek Wisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banjarnegara, Sri Utami menerangkan, sejak fenomena embun es muncul, kunjungan wisata ke Dieng mulai meningkat.

"Sampai pukul 11.40 ini, sudah ada sekitar 400-an orang pengunjung, (itu) karena hari biasa," kata Sri saat dihubungi Kompas.com, Kamis (30/7/2020).

"(Tapi) pas hari Minggu kemarin itu ada 3.000-an pengunjung," lanjutnya.

Baca juga: Embun Upas, Sensasi Menikmati Winter di Dieng

Para pengunjung saat ini baru berasal dari Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Kunjungan umum baru akan dibuka pada 1 Agustus 2020.

Tempat wisata Dieng yang dikelola oleh Pemerintah Kabupaten Banjarnegara seperti Candi Arjuna dan Kawah Sikidang telah dibuka kembali sejak 20 Juli 2020.

"400 orang itu mereka pakai tiket terusan Candi Arjuna dan Kawah Sikidang," ujarnya.

Fenomena Embun Upas di Dieng.https://pesona.travel Fenomena Embun Upas di Dieng.

Akhir pekan ini Dieng diprediksi akan ramai wisatawan

Sri mengatakan, fenomena embun es yang meningkatkan jumlah wisatawan ke Dieng diprediksi terjadi hingga seminggu ke depan--terutama pada akhir pekan.

"Karena kalau dilihat hari biasa saja bisa 400an orang jam segini. Hari Sabtu dan Minggu mungkin bisa seramai 3.000 orang seperti kemarin," terangnya.

Baca juga: Fakta Unik Fenomena Embun Es di Kawasan Dieng, 7 Kali Terjadi di Tahun Ini

Untuk mengantisipasi lonjakan wisatawan yang datang untuk melihat embun es, pengelola sudah menerapkan protokol kesehatan di tempat wisata.

Wisatawan Menikmati Embun Es DiengKompas.com/Nur Rohmi Aida Wisatawan Menikmati Embun Es Dieng

Protokol kesehatan itu, kata dia, sudah tersedia di seluruh area wisata Dieng seperti Candi Arjuna dan Kawah Sikidang.

"Protokol kesehatan tersedia di parkir, area tempat cuci tangan. Untuk masuk obyek harus cek suhu badan," jelasnya.

Selain itu, pihak pengelola juga akan memberikan informasi perihal protokol kesehatan kepada pengunjung secara berkala.

Baca juga: Ada Fenomena Embun Es, Ini Aturan Berkunjung ke Dieng di Tengah Pandemi

Adapun cara mengingatkannya yakni melalui pengeras suara. "Informasi dari pengeras suara tentang jaga jarak, selalu pakai masker dan lainnya," ujarnya.

Pengelola juga sudah mengatur pembagian jalur masuk dan keluar wisatawan. Wisatawan yang berkunjung ke Candi Arjuna pun dibatasi paling banyak 140 orang untuk setiap kali putaran.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.